Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Resmi Beroperasi, Pabrik AC Sharp Siap Penuhi Kebutuhan Lokal dan Ekspor

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Rabu, 23 Agustus 2023 | 14:33 WIB
Resmi Beroperasi, Pabrik AC Sharp Siap Penuhi Kebutuhan Lokal dan Ekspor
Peresmian pabrik AC Sharp di Kawasan Karawang International Industrial City (KIIC), Karawang, Jawa Barat pada Rabu, (28/3/2023). (Dok: Restu Fadilah/Suara.com)

Suara.com - Pabrik produk penyejuk udara (AC) Sharp yang terletak di kawasan Karawang International Industrial City (KIIC), Karawang, Jawa Barat secara resmi beroperasi pada Rabu, (23/8/2023). Pabrik yang menelan biaya investasi hingga Rp582 miliar ini siap memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri juga ekspor.

Direktur PT Sharp Electronics Indonesia, Shinji Teraoka menjelaskan, tingginya permintaan akan produk penyejuk udara di Indonesia tidak terlepas dari posisi geografis Indonesia yang terletak pada garis khatulistiwa. Hal tersebut menjadikan Indonesia sebagai sebuah negara yang memiliki iklim tropis dimana matahari terus bersinar sepanjang tahun dengan suhu yang relatif tinggi. Saat ini, Sharp menempati posisi pertama di pasar AC Indonesia dengan pangsa pasar sekitar 24%.

"Memiliki kapasitas produksi sekitar 900.000 unit per tahun untuk tahun pertama dan akan terus menambah kapasitas produksi sejalan dengan perkembangan bisnis kami hingga 1,2 juta unit pertahunnya, kami optimis dapat meningkatkan pangsa pasar menjadi 30%," tutur Shinji Teraoka.

Seremoni pabrik yang mengusung konsep ramah lingkungan ini, dihadiri oleh Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Kenji Kanasugi; Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Transportasi dan Elektronika (ILMATE), Taufik Bawazier dan CEO Sharp Corporation, Robert Wu.

Dalam sambutannya, Taufik Bawazier mengatakan, penanaman modal asing (PMA) masih berkontribusi paling besar pada realisasi semester ini, yaitu mencapai Rp 363,3 triliun, atau tumbuh 53,5% secara tahunan (yoy).

Kepercayaan investor, baik dari dalam dan luar negeri terhadap kebijakan pemerintah di bidang investasi, maupun iklim industri, menjadi salah satu faktor yang mendorong peningkatan realisasi investasi di Indonesia.

"Harapannya dengan semakin lengkapnya struktur industri elektronik baik hilir maupun komponen di dalam negeri, hal ini mampu menjadikan Indonesia sebagai basis produksi produk elektronika yang dapat menyuplai kebutuhan baik di dalam negeri maupun pasar internasional," tutur Taufik Bawazier.

Komitmen Sharp untuk terus berkontribusi terhadap lingkungan dan masyarakat direfleksikan melalui pengoperasian pabrik barunya. Mengusung konsep ramah lingkungan, pabrik yang menempati lahan seluas 3,5 Hektare ini digadang-gadang akan menyerap tenaga kerja baru. Baik itu di posisi produksi, distribusi hingga purna jual.

Tidak hanya itu, Sharp pun memberikan kesempatan kepada para pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya dengan menjadi mitra sebagai pemasok suku cadang maupun kanal penjualan.

"Saat ini Sharp Indonesia telah memperkerjakan sebanyak 700 karyawan dan kemungkinan akan terus bertambah serta menggunakan 60% komponen lokal yang berasal dari 30 suplier," ucap Teraoka.

Bersamaan dengan peresmian pabrik AC-nya, Sharp pun memperkenalkan rangkaian produk AC yang di produksi di Indonesia, yaitu 'Garuda Series' yang terdiri dari beberapa tipe yakni AC Split Basic Standard, AC Split Standard with Plasmacluster, AC Split Basic Inverter, AC Split Inverter with Plasmacluster. Kapasitas yang tersedia mulai dari PK hingga 1 PK. Beberapa fitur lokal pun disematkan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan pasar dan masyarakat Indonesia, diantaranya adalah:

- Teknologi Ion Plasmacluster

Ini merupakan teknologi ion yang ditemukan dan dipatenkan oleh Sharp yang dapat menghasilkan ion positif & negatif dan terbukti secara aktif dapat melumpuhkan virus, bakteri, jamur dan bau tak sedap yang menyebar ke seluruh ruangan sehingga udara ruangan lebih bersih dan sehat.

- Garuda Wing Airflow

Fitur yang mampu memberikan hembusan udara langsung yang lebih kuat menyebar ke seluruh ruangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Greenpeace: Atasi Polusi Udara di Jakarta, Perlu Peran Kota Penyangga

Greenpeace: Atasi Polusi Udara di Jakarta, Perlu Peran Kota Penyangga

News | Rabu, 23 Agustus 2023 | 13:54 WIB

5 Cara Pilih Skincare Cegah Polusi Udara Masuk dan Merusak Kulit: Antioksidan Jangan Lupa

5 Cara Pilih Skincare Cegah Polusi Udara Masuk dan Merusak Kulit: Antioksidan Jangan Lupa

Lifestyle | Rabu, 23 Agustus 2023 | 13:18 WIB

Baru 4 Hari Berjalan, Heru Bakal Evaluasi Kebijakan WFH ASN Pemprov DKI, Ada Apa?

Baru 4 Hari Berjalan, Heru Bakal Evaluasi Kebijakan WFH ASN Pemprov DKI, Ada Apa?

News | Rabu, 23 Agustus 2023 | 12:20 WIB

Polusi Udara di Ibukota Makin Parah, Pemerintah Lakukan Hujan Buatan

Polusi Udara di Ibukota Makin Parah, Pemerintah Lakukan Hujan Buatan

Your Say | Rabu, 23 Agustus 2023 | 12:18 WIB

Atasi Polusi Udara, Tito Karnavian Minta Pemimpin se-Jabodetabek Beri Tarif Murah Transportasi Umum

Atasi Polusi Udara, Tito Karnavian Minta Pemimpin se-Jabodetabek Beri Tarif Murah Transportasi Umum

Bisnis | Rabu, 23 Agustus 2023 | 11:39 WIB

Bagaimana Cara Melindungi Anak dari Bahaya Polusi Udara dan ISPA?

Bagaimana Cara Melindungi Anak dari Bahaya Polusi Udara dan ISPA?

Video | Rabu, 23 Agustus 2023 | 11:00 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB