Capai Ratusan Tahun, Faisal Basri Ungkap Perhitungan Balik Modal Kereta Cepat

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 17 Oktober 2023 | 14:05 WIB
Capai Ratusan Tahun, Faisal Basri Ungkap Perhitungan Balik Modal Kereta Cepat
Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Faisal Basri. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Ekonom Senior INDEF Faisal Basri ikut menghitung balik modal proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh. Hasilnya, proyek kerja sama antara Indonesia dengan China tersebut bisa balik modal hingga ratusan tahun.

Faisal Basri menjelaskan, perhitungannya berdasarkan tarif yang sebesar Rp 300 ribu per orang, tanpa sekitar 3,4%, serta tanpa menghitung ongkos operasional, sehingga butuh waktu hingga 48,3 tahun agar bisa mengembalikan modal sebesar Rp 114 triliun.

"Biaya operasi nggak dihitung, tapi nggak ada juga pendapatan dari non operasional, kios-kios gitu ya. Jadi nilai investasinya Rp 114 triliun. Pendapatan dari penumpang setiap tahun Rp 2,36 triliun. Ini butuh waktu 48,3 (tahun) tanpa ongkos operasi tanpa macam-macam, tanpa bayar bunga. Tapi kan ini janji surga, asumsinya surga," ujarnya saat menghadiri diskusi dengan tema Beban Utang Kereta Cepat di APBN di Universitas Paramadina, Jakarta, Selasa (17/10/2023).

Selanjutnya, tutur Faisal, perhitungan itu bisa diasumsikan, jika memang kapasitas kereta terisi penuh penumpang atau 601 penumpang.

Warga berfoto di depan kereta cepat setibanya di Stasiun Kereta Cepat Halim, Jakarta, Sabtu (16/9/2023). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc]
Warga berfoto di depan kereta cepat setibanya di Stasiun Kereta Cepat Halim, Jakarta, Sabtu (16/9/2023). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc]

Sedangkan, jika kapasitas kereta hanya terisi sebesa 75%, maka butuh waktu 64 tahun untuk balik modal yang dikeluarkan. "Jika hanya 30 trip sehari maka 77 tahun,"jelas dia.

Kemudian, Faisal bilang, bila tarifnya hanya Rp 250 ribu, maka butuh waktu balik modalnya menjadi 92,7 tahun.

"Jika kursnya Rp 14.500, tadi Rp 14.300 sebelumnya, cuma Rp 200 perak, sekarang hampir Rp 16.000, itu 94 tahun. Ganti aja Rp 14.500 jadi Rp 15.700, jadi 100 tahun," beber dia.

Lalu, Faisal membeberkan, bila ada kenaikan nilai investasi menjadi 8,5 miliar dolar AS, maka balik modal investasinya menunggu 98,5 tahun. Sementara, jika Kereta Cepat hanya terisi 50% dari jumlah kapasitas dan nilai investasi masih Rp 114 triliun, sehingga waktu yang dibutuhkan untuk balik modal selama 139 tahun.

"Nilai investasinya tetap Rp 114 triliun, seat-nya kalau 50% terisi itu 139 tahun. Gampang kok itu ngitungnya," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Minta Tolong China Ikut Bangun IKN: Mohon Dukungan Yang Mulia

Jokowi Minta Tolong China Ikut Bangun IKN: Mohon Dukungan Yang Mulia

Bisnis | Selasa, 17 Oktober 2023 | 12:59 WIB

Jokowi Angkat Topi Untuk China Karena Masifnya Investasi di RI

Jokowi Angkat Topi Untuk China Karena Masifnya Investasi di RI

Bisnis | Selasa, 17 Oktober 2023 | 11:19 WIB

Perbandingan Keunggulan Hingga Harga Tiket Kereta Cepat vs Argo Parahyangan

Perbandingan Keunggulan Hingga Harga Tiket Kereta Cepat vs Argo Parahyangan

Bisnis | Senin, 16 Oktober 2023 | 14:35 WIB

Terkini

Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham

Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:39 WIB

Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global

Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:14 WIB

Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi

Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:01 WIB

Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan

Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:56 WIB

125 Tahun Mengabdi Untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital Melalui Tring!

125 Tahun Mengabdi Untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital Melalui Tring!

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:34 WIB

Belanja di Korea Selatan Kini Tidak Perlu Tukar Uang, Bisa Pakai QRIS

Belanja di Korea Selatan Kini Tidak Perlu Tukar Uang, Bisa Pakai QRIS

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:32 WIB

Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti

Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:27 WIB

Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya

Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:18 WIB

Isu Harga BBM Melejit, Warga Jakarta 'Panic Buying' Pertamax Hingga Ludes!

Isu Harga BBM Melejit, Warga Jakarta 'Panic Buying' Pertamax Hingga Ludes!

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:12 WIB

Harga Avtur Naik 70%, Nasib Tarif Tiket Pesawat Gimana?

Harga Avtur Naik 70%, Nasib Tarif Tiket Pesawat Gimana?

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 14:42 WIB