Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Negara Tetangga Indonesia Ini Langgengkan Politik Dinasti, Ada Sejarah Korupsi di Baliknya

M Nurhadi

Rabu, 29 November 2023 | 14:10 WIB
Negara Tetangga Indonesia Ini Langgengkan Politik Dinasti, Ada Sejarah Korupsi di Baliknya
Aktivitas warga di Pasar Cebu, Filipina [Unsplash/Namura]

Suara.com - Isu politik dinasti di Indonesia santer bergulir setelah putra presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka melenggang menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto. Politik dinasti sebenarnya bukan barang baru di kancah perpolitikan global.

Filipina menjadi negara tetangga selain Indonesia yang pernah berurusan dengan politik dinasti. Menempatkan anggota keluarga dalam sistem pemerintahan akhirnya membuat negara Filipina mengalami kehancuran ekonomi akibat korupsi yang merajalela. 

Seperti diketahui, saat ini Filipina dipimpin oleh Presiden Ferdinand Romualdez Marcos Jr. Dia adalah putra mantan diktator Ferdinand Marcos. Presiden yang akrab disapa “Bongbong” ini menang telak dalam pemilu Filipina tahun lalu. 

Dikutip dari kantor berita AFP, dengan penghitungan awal yang hampir selesai, Bongbong Marcos memperoleh lebih dari 56% suara atau lebih dari dua kali lipat jumlah penghitungan yang didapat oleh saingan terkuatnya, Leni Robredo (independen).

Bila hasil perhitungan cepat ini tidak berubah, kemenangan pasangan ini semakin memperkuat aroma dinasti politik yang merajalela di Filipina.

Sebelumnya, sejumlah nama seperti Gloria Macapagal Arroyo juga mengikuti jejak ayahnya, Diosdado Macapagal, menjadi presiden. Kemudian ada Benigno Aquino III yang ikut menjadi presiden mengikuti ibunya, Corazon Aquino.

"Oligarki dari dulu memainkan peran di sana (Filipina). Pilpres begitu cepat berganti, hanya dalam kurun 6 tahun dan masa jabatan presiden hanya boleh satu periode. Setiap dinasti memiliki wilayah kekuasaan sendiri dan kuat," kata Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI), Djayadi Hanan.

Menurut Hanan, ada tiga faktor yang membuat dinasti politik di Filipina mendominasi, yakni kekuatan jaringan, logistik keuangan, dan loyalitas. Dinasti politik di Filipina memiliki kekuatan jaringan yang luar biasa. Setiap dinasti masuk ke dalam sistem jaringan kekuasaan dari posisi tertinggi sampai yang terkecil.

"Jadi tidak hanya satu dua jabatan saja, sampai ke tingkat bawah mereka ada. Mereka menguasai logistik dan keuangan, keluarga dinasti ini terhubung secara terus-menerus dengan pemilik modal besar untuk menopang politik dinasti. Keluarga Marcos uangnya kuat apalagi bergabung dengan Duterte yang sedang berkuasa. Mereka juga memiliki pendukung loyal terutama masyarakat kelas menengah ke bawah dan ini selalu dijaga oleh setiap dinasti meskipun mereka tidak menjadi presiden saat itu," paparnya.

baca juga

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa dinasti politik rentan terhadap korupsi. Indonesia Corruption Watch dalam pernyataan resminya menyebutkan dinasti politik umumnya bermakna negatif karena biasanya terkait dengan korupsi. Korupsi yang dilakukan dinasti politik mengesankan korupsi yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM). Tingkat kerusakan dan bahaya yang ditimbulkannya menjadi berlipat dibandingkan dengan korupsi yang dilakukan orang per orang.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesan Jokowi ke Peserta Pemilu 2024: Silakan Adu Gagasan Tapi Tetap dengan Senyuman

Pesan Jokowi ke Peserta Pemilu 2024: Silakan Adu Gagasan Tapi Tetap dengan Senyuman

Kotak Suara | Rabu, 29 November 2023 | 13:19 WIB

Waduh! Data Yang Diretas Hacker Jimbo Nyaris Sama Dengan DPT Pemilu 2024

Waduh! Data Yang Diretas Hacker Jimbo Nyaris Sama Dengan DPT Pemilu 2024

Kotak Suara | Rabu, 29 November 2023 | 12:06 WIB

252 Juta DPT Pemilu Bocor, Begini Cara Hacker Jimbo Colong Data KPU RI

252 Juta DPT Pemilu Bocor, Begini Cara Hacker Jimbo Colong Data KPU RI

Kotak Suara | Rabu, 29 November 2023 | 10:51 WIB

Pakar Siber Soroti Dugaan 252 Juta Data Pemilih Bocor: Server KPU Perlu Diaudit

Pakar Siber Soroti Dugaan 252 Juta Data Pemilih Bocor: Server KPU Perlu Diaudit

Kotak Suara | Rabu, 29 November 2023 | 08:13 WIB

252 Juta Data Pemilih Di KPU Diduga Diretas, Hasil Pemilu 2024 Berpotensi Direkayasa

252 Juta Data Pemilih Di KPU Diduga Diretas, Hasil Pemilu 2024 Berpotensi Direkayasa

Kotak Suara | Rabu, 29 November 2023 | 06:53 WIB

KPU-Bawaslu Gandeng TikTok Cegah Hoaks di Kampanye Pilpres dan Pemilu 2024

KPU-Bawaslu Gandeng TikTok Cegah Hoaks di Kampanye Pilpres dan Pemilu 2024

Tekno | Rabu, 29 November 2023 | 06:50 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×