Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Dapat Proyek Kereta Cepat, Wijaya Karya Justru Gigit Jari Alami Rugi Tertinggi

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 04 Desember 2023 | 16:27 WIB
Dapat Proyek Kereta Cepat, Wijaya Karya Justru Gigit Jari Alami Rugi Tertinggi
Ilustrasi. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) mencatat sepanjang kuartal III 2023 mengalami kerugian hingga menyentuh level Rp 5.88 triliun.

Suara.com - Kondisi keuangan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) sepanjang kuartal III 2023 boleh dibilang berdarah-darah, pasalnya BUMN Karya tersebut mengalami kerugian hingga menyentuh level Rp 5,88 triliun.

Mengutip laporan keuangan WIKA, Senin (4/11/2023) rugi bersih ini meningkat tajam sebesar 21.228 persen dibandingkan kuartal III 2022 yang tercatat senilai Rp 27,96 miliar.

Lonjakan kerugian tersebut disebabkan rugi usaha yang membengkak menjadi Rp 4,51 triliun dibandingkan rugi usaha di kuartal III 2022 yang tercatat senilai Rp 595,95 miliar.

Usut punya usut kerugian ini dikarenakan pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang mengalami pembengkakan anggaran atau cost over run.

Ada pun beban lain-lain tercatat senilai Rp 4,51 triliun.

Dimana, beban tersebut ditopang oleh penurunan nilai sebesar Rp 3,04 triliun dan penghapusan pekerjaan dalam proses konstruksi senilai Rp 666,95 miliar.

Selain itu, terdapat juga beban keuangan yang naik menjadi Rp 2,3 triliun.

“Pada 30 September 2023, KSO WIKA-CRIC-CRDC-CREC-CRSC mencatat saldo pekerjaan dalam proyek konstruksi (PDKPK) atas proyek High Speed Railway Jakarta Bandung milik KCIC sebesar Rp 4,69 triliun, yang merupakan klaim atas cost over run,” tulis manajemen WIKA dalam laporan keuangan.

Selain itu, WIKA juga membukukan pendapatan senilai Rp 15,07 triliun, yang naik 17,88 persen dibandingkan kuartal III 2022.

Sementara segmen infrastruktur dan gedung menyumbang pendapatan terbesar senilai Rp 8,09 triliun, disusul oleh segmen industri senilai Rp 3,42 triliun.

Sedangkan segmen lainnya yang menopang pendapatan WIKA yaitu energi dan industrial plant senilai Rp 2,5 triliun, hotel senilai Rp 634,34 miliar, realty dan properti senilai Rp 279,2 miliar dan investasi senilai Rp 62,01 miliar.

Dengan demikian, WIKA mencatatkan rugi bersih terbesar di antara BUMN Karya lainnya.

Posisi kedua ditempati oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk (IDX: WSKT) senilai Rp 2,83 triliun.

Sementara BUMN Karya lainnya mencetak laba bersih, antara lain; PT Jasa Marga (Persero) Tbk (IDX: JSMR) senilai Rp 1,15 triliun dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk (IDX: ADHI) senilai Rp 23,5 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BUMN Karya Berdarah-darah, Kini Giliran Wijaya Karya Rugi Rp 5,88 Triliun

BUMN Karya Berdarah-darah, Kini Giliran Wijaya Karya Rugi Rp 5,88 Triliun

Bisnis | Senin, 04 Desember 2023 | 11:43 WIB

WIKA Mau Right Issue Usai Kantongi PMN Rp6 Triliun dari Negara

WIKA Mau Right Issue Usai Kantongi PMN Rp6 Triliun dari Negara

Bisnis | Senin, 27 November 2023 | 15:42 WIB

Naik Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh Bisa Gratis Masuk 5 Destinasi Wisata Ini: Cek Daftarnya!

Naik Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh Bisa Gratis Masuk 5 Destinasi Wisata Ini: Cek Daftarnya!

Lifestyle | Rabu, 15 November 2023 | 06:15 WIB

Terkini

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:40 WIB