Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

BTPN Syariah (BTPS) Genjot Modal, Caplok 373.100 Saham Treasuri

M Nurhadi

Senin, 29 Januari 2024 | 15:46 WIB
BTPN Syariah (BTPS) Genjot Modal, Caplok 373.100 Saham Treasuri
Sejumlah karyawan saat penutupan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 2018 di kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (28/12). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Bank BTPN Syariah (BTPS) melakukan pengalihan saham hasil buyback sebanyak 373.100 lembar. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat posisi keuangan perusahaan serta mengoptimalkan nilai bagi pemegang saham.

Proses pengalihan saham tersebut telah dilakukan pada tanggal 25 Januari 2024 dengan dukungan penuh dari Trimegah Sekuritas Indonesia (TRIM), yang menunjukkan komitmen kuat dari bank dalam menjalankan strategi ini.

Dengan harga pelaksanaan sebesar Rp3.266 per lembar, bank berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp1,21 miliar. Angka ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang Bank BTPN Syariah, yang terus berkembang di tengah dinamika pasar keuangan yang berubah-ubah.

Pendistribusian saham hasil buyback ini merupakan bagian dari strategi manajemen risiko dan alokasi modal yang cermat. Melalui proses ini, bank dapat mengoptimalkan struktur permodalannya dan memperkuat posisi keuangannya untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Corporate Secretary and General Counsel Head Bank BTPN Syariah, Yunita C. Haerani dalam keterangan resminya yang dikutip Redaksi Suara.com pada Senin (29/1/2024) mengatakan, saham treasuri yang dialokasikan dan didistribusikan kepada penerima merupakan bagian dari skema remunerasi bersifat variable yang ditangguhkan (deferred bonus). 

Dengan pendistribusian ini, saham treasuri tersebut tidak lagi terikat dalam periode lock-up, sehingga dapat diperdagangkan di pasar saham.

Namun demikian, Yunita menekankan bahwa transaksi ini tidak akan berdampak negatif terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Bank BTPN Syariah sebagai perusahaan publik.

Sebaliknya, langkah ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemegang saham, karyawan, dan mitra bisnis bank.

Dengan strategi yang matang dan komitmen yang kuat, Bank BTPN Syariah terus bergerak maju dalam mewujudkan visi dan misinya sebagai penyedia layanan keuangan syariah terkemuka di Indonesia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rezeki Nomplok, Janda Anak 2 Dapat Modal dari Gus Iqdam

Rezeki Nomplok, Janda Anak 2 Dapat Modal dari Gus Iqdam

News | Minggu, 28 Januari 2024 | 11:49 WIB

Eko Patrio Blak-blakan Modal Nyaleg, Berharap bisa Bantu UMKM

Eko Patrio Blak-blakan Modal Nyaleg, Berharap bisa Bantu UMKM

Entertainment | Minggu, 21 Januari 2024 | 09:52 WIB

Tokopedia 'Tolong' TikTok Shop Jualan Lagi, Siapa yang Diuntungkan?

Tokopedia 'Tolong' TikTok Shop Jualan Lagi, Siapa yang Diuntungkan?

Bisnis | Minggu, 21 Januari 2024 | 08:19 WIB

Terungkap, Modal Ustaz Solmed Bangun Rumah Puluhan Miliar Ternyata dari Bisnis Rokok

Terungkap, Modal Ustaz Solmed Bangun Rumah Puluhan Miliar Ternyata dari Bisnis Rokok

Entertainment | Rabu, 10 Januari 2024 | 14:38 WIB

Investasi Mudah dari Genggaman: Cara Beli Saham di BRImo!

Investasi Mudah dari Genggaman: Cara Beli Saham di BRImo!

Bisnis | Rabu, 10 Januari 2024 | 13:01 WIB

BNI Asset Management Yakin Kinerja Pasar Modal RI Positif di 2024

BNI Asset Management Yakin Kinerja Pasar Modal RI Positif di 2024

Bisnis | Selasa, 09 Januari 2024 | 14:43 WIB

Terkini

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

×