Berapa Gaji Komisaris Utama Pertamina? Ahok Mundur dari Komut Tinggalkan Penghasilan Fantastik

Rifan Aditya Suara.Com
Sabtu, 03 Februari 2024 | 12:02 WIB
Berapa Gaji Komisaris Utama Pertamina? Ahok Mundur dari Komut Tinggalkan Penghasilan Fantastik
Ahok mengundurkan diri sebagai Komisaris Utama Pertamina (Twitter) - Berapa gaji komisaris utama Pertamina

Suara.com - Berapa gaji Komisaris Utama Pertamina? Pasalnya, Basuki Tjahaja Purnama membuat pengumuman di akun X (twitter) bahwasanya ia mengundurkan diri sebagai Komisaris Utama PT. Pertamina (Persero).

Surat pengunduran diri diserahkan pada Jum'at, 2 Februari 2024. Hal ini mengundang rasa penasaran terkait dengan berapa gaji Komisaris Utama Pertamina.

Sosok yang sudah akrab disapa Ahok ini menyatakan mengundurkan diri dengan tujuan agar tidak ada lagi kebingungan terkait arah politik Ahok ke depannya. Ia akan ikut serta dalam mengkampanyekan pasangan calon Presiden Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. 

Hal itu menuai komentar beragam dari netizen, tetapi umumnya mereka mendukung. 

"Ini namanya berintegritas. Contoh yang baik dari seorang Ahok dengan mundur dari Komisaris Utama Pertamina. Ahok akan ikut berjuang dalam memenangkan Ganjar Mahfud," kata seorang netizen. 

Kemudian ada juga yang berkata, "Pak, saya kagum dengan komitmen Anda terhadap konstitusi dan peraturan. Anda punya rekam jejak itu dan hari ini menunjukkannya kembali. Selamat berjuang dalam pesta demokrasi."

Gaji Komisaris Utama Pertamina

Pengunduran diri Komisaris Utama Pertamina menarik perhatian netizen. Ia meninggalkan gaji dengan jumlah yang fantastis!

Pernah beredar kabar bahwa gaji Ahok sebagai Komisaris Utama Pertamina mencapai Rp8 miliar. Namun kabar tersebut segera ditepis dan disebut hoaks.

Baca Juga: Adu Kekayaan Ahok vs Erick Thohir: Bak Langit dan Bumi! Adab Keduanya Dukung Capres Juga Disorot

Dengan bercanda Ahok berharap dia mendapatkan gaji sebesar itu, karena itu berarti Pertamina juga sudah mencapai keuntungan lebih dari Rp10 miliar dolar. 

Agar tidak terjadi perdebatan di masyarakat, Ahok membeberkan bahwa gajinya sebulan hanya Rp170 juta per bulan dan jika ada bonus kinerja, ia akan mendapatkan tambahan gaji sebesar 1 persen dari keuntungan Pertamina dibagi untuk seluruh direksi komisaris dan seluruh manajemen SVP VP Manager, dan lain sebagainya. 

Di tahun 2020 lalu, Ahok juga menyampaikan bahwa gajinya Rp170 juta, 45 persen dari direktur utama. Hal itu disampaikannya di talkshow live IG TV Mata Najwa yang disiarkan pada Minggu, 16 Agustus 2020. 

Itu artinya, belum ada perubahan gaji untuk Ahok sebagai Komisaris Utama Pertamina.

Bila pun ada kenaikan gaji yang diterima Ahok, kemungkinan itu berasal dari bonus kinerja yang bisa berubah setiap tahunnya karena sesuai peraturan, bonus itu didapatkan dari total keuntungan yang diperoleh Pertamina.

Besaran gaji yang diterima Ahok juga dapat diperiksa melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). 

Demikian itu informasi gaji Komisaris Utama Pertamina. Semoga bermanfaat. 

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI