Indonesia Bisa Salip Vietnam, IEU-CEPA Jadi Kunci Pintu Pasar Eropa

M Nurhadi Suara.Com
Rabu, 06 Maret 2024 | 17:15 WIB
Indonesia Bisa Salip Vietnam, IEU-CEPA Jadi Kunci Pintu Pasar Eropa
Terminal Petikemas (TPK) Bitung, salah satu TPK yang mulai dioperasikan pada Jumat (1/4/2022) oleh PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP). ANTARA/HO-SPTP

Suara.com - Kepala Badan Kebijakan Perdagangan Kementerian Perdagangan, Kasan, mengungkapkan bahwa Indonesia berhasil melewati Vietnam dalam perundingan IEU-CEPA dengan Uni Eropa. Menurutnya, jika akses pasar Indonesia ke Uni Eropa terbuka, maka manfaat yang diperoleh akan jauh lebih besar dibandingkan dengan Vietnam.

Kasan menyatakan bahwa Indonesia sebelumnya ketinggalan jauh dari Vietnam dalam perjanjian dagang dengan Uni Eropa.

Hal ini membuat Vietnam lebih mudah dalam mengekspor barang dan jasa ke pasar Eropa. Pada tahun 2022, volume perdagangan Indonesia dengan Uni Eropa hanya mencapai 46 miliar dolar AS, sementara Vietnam melebihi 94 miliar dolar AS setelah menerapkan CEPA.

Meskipun demikian, Kasan tetap optimis bahwa Indonesia bisa mengejar ketertinggalan tersebut dengan penyelesaian IEU-CEPA tahun ini. Menurutnya, perjanjian IEU-CEPA sangat penting untuk membuka akses ekspor Indonesia ke pasar Eropa, yang kemudian dapat membantu memperluas ke pasar lainnya.

"Akses pasar kita ke Uni Eropa mana kala ini diselesaikan dan diimplementasikan, kita akan memperoleh manfaat yang jauh lebih besar dari Vietnam," ujar Kasan dalam Gambir Trade Talk #13 di Jakarta, Rabu (6/3/2023).

Kasan menambahkan bahwa Indonesia, dengan ekonomi yang lebih besar daripada Vietnam, diharapkan akan mendapatkan manfaat yang lebih besar dari akses pasar ke Uni Eropa.

Saat ini, perundingan IEU-CEPA telah mencapai putaran ke-17, membahas berbagai isu termasuk perdagangan barang, jasa, investasi, hingga ketentuan asal barang.

Dalam putaran ke-17, tiga bab telah disepakati secara teknis, termasuk kerja sama sistem pangan berkelanjutan, hambatan perdagangan, dan ketentuan konstitusional. Meski masih berlanjut, diharapkan perundingan ini dapat selesai pada akhir 2024.

Baca Juga: 2 Gelandang Senior Cedera, Pelatih Vietnam Bakal Andalkan Jebolan Klub La Liga untuk Lawan Timnas Indonesia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI