Hoax, Emak-emak Ngaku Kehilangan Uang Ratusan Juta di Bank Diduga untuk Serangan Bansos Pemilu

Rabu, 24 April 2024 | 15:42 WIB
Hoax, Emak-emak Ngaku Kehilangan Uang Ratusan Juta di Bank Diduga untuk Serangan Bansos Pemilu
Hoax imbauan untuk menarik uang di bank.

Suara.com - Sebuah video pendek beredar di media sosial. Seorang emak emak mengaku kehilangan dana dari sebuah bank yang disinyalir terjadi akibat serangan yang dikaitkan dengan program bantuan sosial (bansos) menjelang Pemilihan Umum (Pemilu). Namun, otoritas terkait membantah kebenaran dari klaim tersebut, menyebutnya sebagai hoax atau informasi palsu.

Klaim tersebut bermula dari pernyataan yang tersebar luas di media sosial, menyebutkan bahwa sejumlah uang menghilang dari salah satu bank terkemuka, dengan spekulasi bahwa serangan tersebut terjadi sebagai bentuk sabotase terhadap program bansos yang dikeluarkan oleh pemerintah menjelang masa kampanye Pemilu.

"Nah, saudara-saudaraku. Seluruh rakyat Indonesia tercinta yang cinta demokrasi hati-hati uang anda di bank karena banyak yang raib ratusan juta. Sudah banyak yang kehilangan uang yang melaporkan," kata salah seorang wanita dalam video Tiktoknya.

"Hati-hati, kalian harus menarik uang tersebut mendingan kalian simpan sendiri. Sejauh kasus ini sudah 8 kasus orang yang kehilangan uangnya sampai ratusan juta rupiah. Ini efek dari Pemilu yang membutuhkan uang untuk serangan-serangan bansos dan lain-lain, serangan uang apapun caranya dihalalkan. Untuk membantu pemerintah yang merusak demokrasi ini." pungkasnya.

Meskipun klaim tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, namun otoritas terkait segera memberikan klarifikasi. Menurut pernyataan resmi dari pihak berwenang, tidak ada kejadian atau laporan yang menunjukkan adanya kehilangan dana dalam jumlah besar di bank. Mereka menegaskan bahwa klaim tersebut merupakan hasil dari informasi yang tidak valid dan tidak memiliki dasar yang kuat.

Sementara itu, pihak berwenang juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak diverifikasi secara jelas, terutama yang tersebar di media sosial.

Mereka menegaskan pentingnya untuk selalu memeriksa keabsahan informasi sebelum menyebarkannya lebih luas, guna mencegah penyebaran berita palsu yang dapat menimbulkan kepanikan dan kebingungan di tengah masyarakat.

Klaim mengenai kehilangan dana di bank sebagai akibat dari serangan terhadap program bansos menjelang Pemilu menjadi peringatan bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap informasi yang tidak diverifikasi.

Otoritas terkait terus memantau situasi ini dan memastikan bahwa keamanan dan integritas sistem keuangan tetap terjaga selama periode Pemilu.

Baca Juga: Selain Tetap Ngotot Gulirkan Hak Angket di DPR, PKB Berniat Revisi UU Pemilu

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI