Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Kolaborasi dengan Kelompok Nelayan, PT Timah Tbk Ciptakan Rumpon Babel

RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 26 April 2024 | 10:19 WIB
Kolaborasi dengan Kelompok Nelayan, PT Timah Tbk Ciptakan Rumpon Babel
Nelayan tengah menebar jala dan menunggu hasil ikan tangkapan [Pixabay].

Suara.com - Rumpon atau rumah ikan adalah karang buatan manusia yang  dijadikan alat bantu menangkap ikan di lautan. Cara membuatnya adalah menenggelamkan berbagai jenis barang ke dasar laut setelah diberi beton pemberat sehingga posisinya tidak berubah akibat terbawa arus laut. Kawanan ikan akan berdiam di area ini sehingga memudahkan nelayan menangkap ikan.

Dikutip dari kantor berita Antara, PT Timah Tbk bersama Kelompok Nelayan Dusun Air Antu Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) telah membuat rumpon baru.

Yaitu menenggelamkan benda-benda penyusun rumpon yang dibagi menjadi 60 unit rumah ikan di Laut Bangka. Tujuannya meningkatkan hasil tangkapan ikan bagi para nelayan daerah itu.

"Dengan adanya bantuan rumah ikan ini, diharapkan nelayan tidak terlalu jauh pergi melaut mencari ikan, sehingga bisa mengurangi penggunaan bahan bakar," jelas Anggi Siahaan, Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk di Pangkalpinang, Jumat (26/4/2024).

Acara penenggelaman 60 unit rumpon rumah ikan ini berlangsung pada Kamis (26/4/2024), di empat titik di Laut Dusun Air Antu Kabupaten Bangka.

Hadir dalam kegiatan itu adalah Dinas Perikanan Kabupaten Bangka, Penyuluh Perikanan Wilayah Kerja Riau Silip, HNSI Kabupaten Bangka, serta anggota kelompok Bina Sejahtera Bersama.

PT Timah Tbk menyatakan kegiatan memasang rumpon ini adalah komitmen perusahaan untuk memberdayakan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat nelayan.

"Kegiatan ini adalah kedua kalinya, PT Timah berkolaborasi dengan kelompok nelayan. Sebelumnya, kami menggarap coral garden, yang materinya ditenggelamkan di kawasan ini," lanjut Anggi Siahaan.

Sementara itu, Juliadi, Ketua Nelayan Bina Sejahtera menyatakan bahwa aktivitas penenggelaman rumpon ini adalah salah satu bentuk perhatian PT Timah kepada kelompok nelayan agar bisa meningkatkan hasil tangkapan.

baca juga

"Kami optimis dengan adanya rumpon ini bisa menjadi rumah ikan, apalagi tadi ditenggelamkan di jalur ikan kakap, dan kerapu," ungkapnya optimis.

Sebagai nelayan, Juliadi dan para rekan sesama nelayan pernah membuat rumpon. Meski pun material sebatas kayu, hasil yang diperoleh cukup banyak.

"Hasil tangkapan berupa kakap merah bisa sekitar 20 kg, namun kayu bertahan cuma satu tahun. Nah, dengan rumpon beton yang permanen ini, harapannya bisa menjadi rumah ikan yang bisa didatangi banyak ikan," ujar Juliadi.

Ditambahkannya, program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan PT Timah sangat bermanfaat bagi kelompok nelayan.

"Ini untuk jangka panjang, tidak hanya nelayan namun mendukung wisata bawah laut. Kami berharap PT Timah bisa terus berkelanjutan melaksanakan kegiatan ini sehingga semakin banyak rumah ikan," lanjut Juliadi.

Senada Ismed, Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Bangka. Ia turut mengapresiasi PT Timah yang telah membantu kelompok nelayan dalam meningkatkan hasil tangkapan melalui program penenggelaman rumpon.

"Kami menyambut baik dan semoga ini berkelanjutan karena rumpon memberikan dampak jangka panjang. Rumah ikan tercipta secara alami dengan bantuan rumpon. Nelayan kami jadi punya titik fokus untuk menangkap ikan, sehingga mereka lebih mudah," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit

SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:45 WIB

Sudahi 'Drama' Aspal Rusak! Dinas Bina Marga DKI Bakal Rombak Jalan Kebon Sirih Pakai Beton

Sudahi 'Drama' Aspal Rusak! Dinas Bina Marga DKI Bakal Rombak Jalan Kebon Sirih Pakai Beton

News | Jum'at, 24 April 2026 | 10:25 WIB

Studi Ungkap Aspal dan Beton Memerangkap Panas, Kenapa Kota Jadi Kian Menyengat?

Studi Ungkap Aspal dan Beton Memerangkap Panas, Kenapa Kota Jadi Kian Menyengat?

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:55 WIB

Profil PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS), Saham yang Diduga Digoreng PT MASI

Profil PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS), Saham yang Diduga Digoreng PT MASI

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 06:13 WIB

Request Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M, Bisa Buat Ngecor Beton Jalan Berapa Kilometer?

Request Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M, Bisa Buat Ngecor Beton Jalan Berapa Kilometer?

Otomotif | Kamis, 26 Februari 2026 | 19:02 WIB

Emiten WTON Masuk Daftar 13% Perusahaan Top Konstruksi Dunia

Emiten WTON Masuk Daftar 13% Perusahaan Top Konstruksi Dunia

Bisnis | Minggu, 15 Februari 2026 | 09:58 WIB

Novel Babel: Menggugat Akar Kolonialisme Lewat Menara Terjemahan

Novel Babel: Menggugat Akar Kolonialisme Lewat Menara Terjemahan

Your Say | Sabtu, 14 Februari 2026 | 11:45 WIB

Wagub Babel Dicecar 10 Jam di Bareskrim, Misteri Ijazah Sarjana Terkuak?

Wagub Babel Dicecar 10 Jam di Bareskrim, Misteri Ijazah Sarjana Terkuak?

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 21:59 WIB

Waspada Cuaca Buruk, Warga Bangka Belitung Diimbau Tak Rayakan Tahun Baru di Pantai

Waspada Cuaca Buruk, Warga Bangka Belitung Diimbau Tak Rayakan Tahun Baru di Pantai

News | Jum'at, 26 Desember 2025 | 11:53 WIB

Tersandung Kasus Ijazah Palsu, Isi Garasi Wagub Babel Ternyata Penuh Mobil 'Tempur' yang Awet

Tersandung Kasus Ijazah Palsu, Isi Garasi Wagub Babel Ternyata Penuh Mobil 'Tempur' yang Awet

Otomotif | Rabu, 24 Desember 2025 | 13:30 WIB

Terkini

Dorong Kolaborasi Hijau, Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim

Dorong Kolaborasi Hijau, Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:32 WIB

Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg

Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:10 WIB

Rekap Hari Ini: IHSG Ambruk, Rupiah Anjlok!

Rekap Hari Ini: IHSG Ambruk, Rupiah Anjlok!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:03 WIB

Sinyal Bahaya dari Perbankan: Kredit Agresif, Likuiditas Justru Kian Menipis!

Sinyal Bahaya dari Perbankan: Kredit Agresif, Likuiditas Justru Kian Menipis!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pemerintah Tunda Insentif Motor Listrik, Nasib Ditentukan Juli 2026

Pemerintah Tunda Insentif Motor Listrik, Nasib Ditentukan Juli 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:53 WIB

Prabowo Mau Stop Impor BBM: Kita Akan Swasembada Energi

Prabowo Mau Stop Impor BBM: Kita Akan Swasembada Energi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:37 WIB

IHSG Hancur Lebur! Anjlok 3,56% ke Level 5.883, Asing Ramai Jual BMRI dan DSSA

IHSG Hancur Lebur! Anjlok 3,56% ke Level 5.883, Asing Ramai Jual BMRI dan DSSA

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:31 WIB

Pelemahan Tak Terbendung, Rupiah Hampir Balik Lagi ke Rp18.000

Pelemahan Tak Terbendung, Rupiah Hampir Balik Lagi ke Rp18.000

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:13 WIB

Purbaya Klaim Kemenkeu Belum Berencana Punya Saham BEI Meski Diizinkan UU P2SK

Purbaya Klaim Kemenkeu Belum Berencana Punya Saham BEI Meski Diizinkan UU P2SK

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:37 WIB

Purbaya Ngotot Tambah Layer Cukai untuk Legalisasi Rokok Ilegal

Purbaya Ngotot Tambah Layer Cukai untuk Legalisasi Rokok Ilegal

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:14 WIB