Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.750.000
IHSG 7.026,782
LQ45 714,581
Srikehati 342,341
JII 479,563
USD/IDR 16.990

Pemkab Banten Berikan Pelatihan UMKM, Ekonomi Masyarakat Bisa Andalkan Produk Unggulan Daerah

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Rabu, 29 Mei 2024 | 14:14 WIB
Pemkab Banten Berikan Pelatihan UMKM, Ekonomi Masyarakat Bisa Andalkan Produk Unggulan Daerah
Bambu sebagai salah satu bahan baku pembuatan produk UMKM. Sebagai ilustrasi [Pexels/JV Gardens].

Suara.com - Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten, mengoptimalkan pembinaan dan pelatihan terhadap pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar mampu mengembangkan produk unggulan daerah. Tujuannya bisa dijadikan andalan ekonomi masyarakat.

Dikutip dari kantor berita Antara, Pemerintah Kabupaten Lebak meminta pelaku UMKM supaya menciptakan produk unggulan daerah berbasis potensi alam.

"Sampai saat ini, kami belum memiliki produk unggulan daerah," jelas Juli Zakiah, Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak di Rangkasbitung, Lebak, Rabu (29/5/2024).

Padahal, potensi alam sangat berpeluang dikembangkan pelaku UMKM. Baik dari hasil pertanian, perkebunan, pertambangan, sampai peternakan, dan perikanan.

"Kami mendorong pelaku UMKM dapat mengelola potensi alam hingga menyerap lapangan pekerjaan tenaga lokal," lanjut Juli Zakiah.

Para pelaku UMKM yang mengembangkan produk berbasis alam seperti gula aren, gula semut, kerajinan bambu, keripik singkong, ubi, kerupuk emping, kerupuk gadung, sale pisang, kerupuk ikan, baso ikan, dan abon ikan belum memasukkan lisensi produk unggulan daerah.

Padahal, produk telah menembus pasar modern sampai ekspor ke luar negeri. Antara lain gula semut, abon ikan dan kerajinan bambu Pasir Ona Rangkasbitung.

Pemerintah daerah perlu melibatkan akademisi, pelaku usaha, asosiasi usaha kecil dan instansi terkait untuk melakukan penelitian dan pengkajian dalam pengembangan usaha berbasis potensi alam.

"Kami berharap di masa mendatang pelaku UMKM dapat mengelola produk berbasis potensi alam menjadi produk unggulan daerah sehingga mampu menggenjot ekonomi masyarakat setempat sekaligus menghapus kemiskinan ekstrem," lanjut Juli Zakiah.

UMKM Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak di Rangkasbitung kini mendorong pelaku UMKM agar naik kelas. Caranya memberikan pelatihan digitalisasi media sosial secara online, sehingga pemasaran UMKM tidak lagi konvensional.

Sebagai catatan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah memberikan pelatihan digitalisasi sebanyak 150 pelaku usaha dan UMKM.

Pemerintah Kabupaten Lebak dalam waktu dekat juga akan memberikan pelatihan digitalisasi sebanyak 75 pelaku usaha dan UMKM.

Kegiatan pelatihan itu agar mereka mampu memposting produk mereka ke teknologi digitalisasi media sosial secara online.

"Sebab, pemasaran secara online sangat membantu untuk peningkatan pendapatan omzet penjualan," tambah Juli Zakiah.

Pemerintah daerah tahun ini akan memberikan legalisasi HAKI (Hak Kekayaan Intelektual), perizinan dan sertifikasi produk halal sebanyak 35 pelaku usaha dan UMKM.

"Kami terus membina dan memberikan pelatihan agar produk UMKM benar-benar bisa menopang peningkatan ekonomi masyarakat, sekaligus dapat menghapus kemiskinan ekstrem," ujar Juli Zakiah.

Ia menyebutkan, jumlah UMKM di Kabupaten Lebak berdasarkan data 2022 tercatat sebanyak 72.485 unit usaha. Serta menyerap tenaga kerja hingga ribuan dan perputaran uang miliaran rupiah per tahun.

Sebagian besar produksi UMKM di daerah ini mengembangkan dari potensi hasil alam pertanian, perkebunan dan perikanan.

"Kami berharap di masa mendatang produksi UMKM memiliki lisensi produksi unggulan daerah," lanjut Juli Zakiah.

Khaerul Pulungan, Direktur CV Shaniqua Marigold Bamboo Pasir Ona Rangkasbitung, Kabupaten Lebak menyatakan pihaknya memproduksi UMKM meubeler aneka kerajinan bambu berbasis potensi alam dengan melimpahnya bambu di daerah itu.

Selama ini, produksi mebel bambu produk pelaku usaha Shaniqua Marigold Bamboo Pasir Ona Rangkasbitung, Kabupaten Lebak belum menjadikan produk unggulan daerah, padahal pasarnya adalah ekspor.

"Kami rutin setiap bulan memasok produk mebel kerajinan bambu ke pasar Eropa sebanyak satu kontainer dengan omzet pendapatan Rp 250 juta," tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.100 Triliun, OJK: Bisa Bantu Ekonomi Indonesia

Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.100 Triliun, OJK: Bisa Bantu Ekonomi Indonesia

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 11:09 WIB

Divonis Bebas, Amsal Sitepu Apresiasi Dukungan Pejuang Ekonomi Kreatif

Divonis Bebas, Amsal Sitepu Apresiasi Dukungan Pejuang Ekonomi Kreatif

Video | Kamis, 02 April 2026 | 16:05 WIB

Bank itu Riba? Memahami Prinsip Islam di Buku Ekonomi Moneter Syariah

Bank itu Riba? Memahami Prinsip Islam di Buku Ekonomi Moneter Syariah

Your Say | Kamis, 02 April 2026 | 16:50 WIB

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:32 WIB

Warisan Leluhur Negeri Tirai Bambu: 88 Kisah yang Bikin Kamu Lebih Bijak

Warisan Leluhur Negeri Tirai Bambu: 88 Kisah yang Bikin Kamu Lebih Bijak

Your Say | Rabu, 01 April 2026 | 21:40 WIB

DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual

DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:28 WIB

Ekonomi Pulih Lebih Lamban Meskipun Blokade Selat Hormuz Dibuka

Ekonomi Pulih Lebih Lamban Meskipun Blokade Selat Hormuz Dibuka

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 11:39 WIB

Jenuh Baca Data dan Angka? Yuk Belajar Seru Bareng Buku Economics 101

Jenuh Baca Data dan Angka? Yuk Belajar Seru Bareng Buku Economics 101

Your Say | Rabu, 01 April 2026 | 13:15 WIB

Rahasia UMKM Candyco 'Naik Kelas' Berkat Dukungan Ekosistem Digital BRI

Rahasia UMKM Candyco 'Naik Kelas' Berkat Dukungan Ekosistem Digital BRI

Bri | Rabu, 01 April 2026 | 06:34 WIB

Dompet Menipis Usai Lebaran? Sequis Life Dorong Reset Keuangan dan Kesehatan

Dompet Menipis Usai Lebaran? Sequis Life Dorong Reset Keuangan dan Kesehatan

Foto | Rabu, 01 April 2026 | 05:55 WIB

Terkini

Menaker Dorong Hubungan Industrial Naik Kelas Hadapi AI

Menaker Dorong Hubungan Industrial Naik Kelas Hadapi AI

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 14:19 WIB

IHSG Sepekan Loyo ke Level 7.026, Asing Jual Rp 33 Triliun!

IHSG Sepekan Loyo ke Level 7.026, Asing Jual Rp 33 Triliun!

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 14:04 WIB

Usai Divonis Bebas Kasus Video Profil Desa, Amsal Sitepu Ditunjuk Jadi Ketua Gekrafs Karo

Usai Divonis Bebas Kasus Video Profil Desa, Amsal Sitepu Ditunjuk Jadi Ketua Gekrafs Karo

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 13:51 WIB

Sektor Properti 2026 Ngegas! Kredit Tembus 13 Persen

Sektor Properti 2026 Ngegas! Kredit Tembus 13 Persen

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 13:46 WIB

Bos BP BUMN Cari Peruntungan Sektor Energi Lewat Kolaborasi ExxonMobil

Bos BP BUMN Cari Peruntungan Sektor Energi Lewat Kolaborasi ExxonMobil

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 12:46 WIB

Harga BBM Terancam Naik, Ekonom Minta Pemerintah Gaungkan Kembali Insentif EV

Harga BBM Terancam Naik, Ekonom Minta Pemerintah Gaungkan Kembali Insentif EV

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 12:35 WIB

Bukan Prediksi, Ini Strategi Raih Profit saat Trading Emas

Bukan Prediksi, Ini Strategi Raih Profit saat Trading Emas

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 12:26 WIB

Harga Pangan Hari Ini Melonjak, Cabai Rawit Tembus Rp119 Ribu/Kg, Ayam Rp52 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Melonjak, Cabai Rawit Tembus Rp119 Ribu/Kg, Ayam Rp52 Ribu

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 12:15 WIB

JP Morgan Sebut Kenaikan Harga Minyak Dunia Bisa Bertahan Lama, Sampai Kapan?

JP Morgan Sebut Kenaikan Harga Minyak Dunia Bisa Bertahan Lama, Sampai Kapan?

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 12:14 WIB

Ekspansi Regional, MedcoEnergi (MEDC) Resmi Amankan PSC Cendramas di Malaysia

Ekspansi Regional, MedcoEnergi (MEDC) Resmi Amankan PSC Cendramas di Malaysia

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 11:45 WIB