Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Likuiditas Chandra Asri Group di Akhir Semester 1-2024 Capai 2,2 Miliar Dolar AS

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 31 Juli 2024 | 19:09 WIB
Likuiditas Chandra Asri Group di Akhir Semester 1-2024 Capai 2,2 Miliar Dolar AS
Ilustrasi Dolar AS [shutterstock]

Suara.com - Hingga akhir Semester I-2024, PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group), IDX: TPIA, mencatatkan likuiditas yang kuat hingga mencapai USD2,2 miliar, terutama pada akun kas dan setara kas sebesar USD 1,1 miliar pada neraca Perseroan.

Selain likuiditas dalam bentuk kas dan setara kas untuk periode yang berakhir 30 Juni 2024 tersebut, likuiditas TPIA juga terdapat pada instrumen surat berharga sebesar USD0,9 miliar dan sebesar USD0,2 miliar dalam bentuk fasilitas kredit bergulir.

Menurut Direktur Chandra Asri Group, Suryandi, pada paruh pertama tahun ini Perseroan berhasil mempertahankan EBITDA positif sebesar USD18 juta. Capaian TPIA di Semester I-2024 terpengaruh oleh kondisi pasar global yang menantang, serta adanya pemeliharaan fasilitas operasional terjadwal atau Turn Around Maintenance (TAM).

“Pemeliharaan rutin ini untuk memastikan keandalan pabrik, keselamatan dan kepatuhan terhadap peraturan. Upaya perawatan ini melibatkan tim berpengalaman yang melakukan perbaikan kritis dan mengintegrasikan fasilitas baru untuk mendukung pertumbuhan di masa depan,” papar Suryandi ditulis Rabu (31/7/2024).

Lebih lanjut Suryandi menegaskan, sejauh ini Chandra Asri Group terkonsentrasi menjalankan strategi bisnis untuk mencapai pertumbuhan secara eksponensial dan berkelanjutan. Pada Mei 2024, Chandra Asri Group dan Glencore Plc (Glencore) menandatangani perjanjian untuk mengakuisisi seluruh aset milik Shell Singapore Pte Ltd di Shell Energy and Chemicals Park Singapore (SECP).

Melalui CAPGC Pte Ltd, perusahaan patungan yang mayoritas dimiliki oleh Chandra Asri Group dengan Glencore sebagai mitra minoritas, Perusahaan patungan ini tengah berupaya mengakuisisi kilang berkapasitas 237.000 barel per hari, cracker etilena 1,1 juta metrik ton di Pulau Bukom dan aset kimia tambahan di Pulau Jurong.

Suryandi menyampaikan, Perseroan berharap transaksi ini bisa selesai pada akhir 2024, namun tergantung pula pada persetujuan regulasi. Strategi ini juga diyakini mampu memantapkan eksistensi dan kemampuan Chandra Asri Group di kancah regional, serta meningkatkan daya saing kedua perusahaan dan memperluas peluang bisnis di kawasan.

Perlu diketahui, Chandra Asri Group masuk ke dalam indeks MSCI Global Standard Index yang efektif pada 31 Mei 2024. Hal ini diharapkan bisa meningkatkan visibilitas Perseroan kepada investor institusi global, berpotensi meningkatkan likuiditas dan mengurangi biaya modal. Keberadaan TPIA di MSCI Global Standard Index juga sekaligus menunjukkan kinerja solid Perseroan dengan bisnis yang memiliki inisiatif pertumbuhan strategis dan berkomitmen pada aspek berkelanjutan.

Kekuatan likuiditas dan prospek bisnis TPIA yang positif juga tercermin dari keputusan PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) yang kembali menegaskan peringkat AA- kepada Chandra Asri Group untuk obligasi yang beredar. Adapun prospek Perseroan berada di level Stabil, karena posisi perseroan yang kuat di industri kimia Indonesia.

Chandra Asri Group juga mendapatkan fasilitas pinjaman sindikasi sebesar USD800 juta dengan OCBC yang bertindak sebagai lead arranger. Selain itu, Perseroan juga memperoleh fasilitas pinjaman infrastruktur sebesar Rp4 triliun dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Fasilitas-fasilitas ini menunjukkan dukungan solid dari industri perbankan dan menegaskan komitmen Chandra Asri Group terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Chandra Asri Group Layani Kepelabuhan dan Penyimpanan Curah Cair Terpadu Melalui CPN

Chandra Asri Group Layani Kepelabuhan dan Penyimpanan Curah Cair Terpadu Melalui CPN

Bisnis | Minggu, 21 Juli 2024 | 12:13 WIB

Chandra Asri Group Optimis Lini Bisnis Infrastruktur Perkuat Kinerja Perusahaan

Chandra Asri Group Optimis Lini Bisnis Infrastruktur Perkuat Kinerja Perusahaan

Bisnis | Jum'at, 31 Mei 2024 | 13:58 WIB

Dari Supir Angkot, Kini Prajogo Pangestu Kempit Kekayaan Bersih Rp1.000 Triliun

Dari Supir Angkot, Kini Prajogo Pangestu Kempit Kekayaan Bersih Rp1.000 Triliun

Bisnis | Senin, 13 Mei 2024 | 15:46 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB