Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

Jawab Pertanyaan Publik, Sri Mulyani Jelaskan Lari ke Mana Penggunaan Dana APBN

Achmad Fauzi

Selasa, 13 Agustus 2024 | 11:20 WIB
Jawab Pertanyaan Publik, Sri Mulyani Jelaskan Lari ke Mana Penggunaan Dana APBN
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/(Suara.com/Achmad Fauzi).

Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjawab semua pertanyaan dari masyarakat terkait dengan penggunaaan dana APBN. Menurut dia, sebagian dana APBN justru langsung diberikan ke masyarakat.

"Banyak masyarakat yang bertanya kepada saya, apa yang dirasakan masyarakat dari APBN," ujar Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN Kita di Gedung Kementerian Keuangan, Selasa (13/8/2024).

Bendahara Negara ini memaparkan, pemerintah telah membelanjakan dana APBN sebesar Rp 1,170,8 triliun per 1 Agustus 2024, atau 47,5 persen dari total pagu anggaran.

Sri Mulyani menyebut, dari belanaj itusebanyak Rp 872,8 triliun atau 74,5 persen itu langsung diberikan ke masyarakat. Sehingga, bilang dia, masyarakat tanpa sadar bahwa telah mendapatkan manfaat dari APBN itu sendiri.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menjelaskan, manfaat yang diberikan masyarakat mulai dari biaya Jaminan Kesehatan Nasional sebesar Rp 27 triliun untuk 96,7 peserta.

Kemudian, subisidi BBM Rp 10,4 triliun sebanyak 8,66 juta kiloliter, subsdidi LPG 3 Kg Rp 40,4 triliun sebanyak 4,02 juta metrik ton.

"Jadi kalau peserta BPJS mau berobat ke rumah sakit dan biayanya gratis karena preminya dibayar negara. Terus, kalau ada masyarakat naik gojek atau naik kendaraan sendiri dengan isi BBM Pertalite itu disubsidi pemerintah," ucap dia.

Kemudian, lanjut Sri Mulyani, untuk sektor pertanian negara telah memberikan bantuan alat dan mesin pertanian pra panen sebesar Rp 1 triliun dan subsidi pupuk Rp 6,3 triliun.

Setelah itu, ada perlindungan sosial dari program keluarga harapan (PKH) Rp 17,7 triliun dan kartu sembako Rp 28 triliun. Lalu, pendidikan ada program Indonesia pintar Rp 8,9 triliun, program KIP kuliah Rp 7 triliun, BOS Rp 7,4 triliun, BOPTN Rp 3,6 triliun.

baca juga

Terakhir, dana APBN juga digunakan untuk membangun infrastruktur yang sebesar Rp 94,1 triliun.

"Jadi ke mana masyarakat itu pergi, APBN selalu menudukung kegiatan masyarakat," pungkas Sri Mulyani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bakso IKN Penuh Keakraban: Jokowi, Prabowo dan Airlangga Duduk Berdekatan

Bakso IKN Penuh Keakraban: Jokowi, Prabowo dan Airlangga Duduk Berdekatan

Bisnis | Senin, 12 Agustus 2024 | 14:16 WIB

Usai Bermalam di IKN, Sri Mulyani Berharap Kota Ini Bisa Hidup

Usai Bermalam di IKN, Sri Mulyani Berharap Kota Ini Bisa Hidup

Bisnis | Senin, 12 Agustus 2024 | 14:13 WIB

Genjot Pajak-Investasi, Keponakan Prabowo Ingatkan Jajaran Kemenkeu Jangan Pelit Informasi

Genjot Pajak-Investasi, Keponakan Prabowo Ingatkan Jajaran Kemenkeu Jangan Pelit Informasi

Bisnis | Rabu, 07 Agustus 2024 | 09:07 WIB

Terkini

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

Pemerintah Resmi Luncurkan SRUK 9 Juli, Era Baru Perdagangan Karbon Dimulai

Pemerintah Resmi Luncurkan SRUK 9 Juli, Era Baru Perdagangan Karbon Dimulai

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

Riset CORE Indonesia Ungkap MBG & Kopdes Merah Putih Bikin Pemda 'Krisis Keuangan'

Riset CORE Indonesia Ungkap MBG & Kopdes Merah Putih Bikin Pemda 'Krisis Keuangan'

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:22 WIB

×