Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Serba-Serbi OVO PayLater, Bisa Untuk Apa Saja?

Vania Rossa

Senin, 04 November 2024 | 17:38 WIB
Serba-Serbi OVO PayLater, Bisa Untuk Apa Saja?
Ilustrasi OVO Paylater (Instagram/@ovo_id)

Suara.com - OVO menjadi salah satu aplikasi dompet digital yang populer di Indonesia, telah menghadirkan sebuah layanan inovatif bernama OVO PayLater. Bahkan fitur ini, memungkinkan pengguna untuk membeli barang impian dan membayarnya di kemudian hari. Lantas OVO PayLater bisa untuk apa saja?

Kehadiran OVO PayLater ini memberikan kemudahan dan fleksibilitas buat pengguna dalam bertransaksi. Namun, perlu diingat bahwa hanya pengguna terpilih dan telah memenuhi syarat saja yang bisa menggunakan OVO PayLater ini. Oleh sebab itu, pastikan kamu telah memenuhi ketentuan yang berlaku.

Syarat Daftar OVO PayLater

Jika tertarik menggunakan layanan OVO PayLater ini, maka kamu perlu mengetahui syarat-syaratnya. Berikut ini adalah beberapa syarat untuk pengajuan OVO PayLater:

1. Berusia Minimal 18 Tahun

OVO PayLater dapat diakses dengan batasan pengguna berusia minimal 18 tahun. Usia tersebut sesuai dengan ketentuan legal untuk melakukan layanan keuangan di Indonesia.

 2. Memiliki Akun OVO Premier dan KTP

Sebagai informasi, OVO PayLater tidak bisa diakses melalui akun OVO biasa. Pengguna perlu upgrade akun menjadi OVO Premier terlebih dahulu. Adapun proses upgrade ini pada umumnya memerlukan verifikasi identitas melalui foto KTP atau selfie.

 3. Akun OVO Telah Aktif Minimal 60 Hari

baca juga

Pastikan jika akun OVO mu telah aktif minimal 60 hari sebelum mengajukan aktivasi fitur OVO PayLater. Hal ini bertujuan untuk melihat riwayat penggunaan OVO.

4. Memiliki Riwayat Transaksi di OVO yang Baik

Meski tidak dijelaskan secara detail, terdapat kemungkinan bila pihak OVO akan mempertimbangkan riwayat transaksi OVO pengguna. Misalnya sering top up atau berbelanja menggunakan OVO.

5. Pastikan Wilayah Tempat Tinggal Telah Bergabung Layanan OVO PayLater

Selain beberapa hal di atas, pastikan pula kamu berdomisili di daerah-daerah yang sudah bergabung dengan layanan OVO PayLater. Seperti Depok, Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Bandung, Surabaya, Malang, Surakarta, Semarang, Palembang, Medan, Pekanbaru dan Makassar.

Cara Aktifkan OVO PayLater

Untuk proses pengaktifan hingga pengajuan OVO PayLater terbilang cukup sederhana. Berikut langkah-langkahnya:

• Buka Aplikasi OVO

Masuk ke aplikasi OVO yang telah terinstal di HP kamu.

• Pilih OVO PayLater

Temukan menu "OVO PayLater" di aplikasi OVO. Biasanya, ini terletak di bagian menu maupum tab tertentu.

• Ajukan PayLater

Ikuti langkah-langkah yang diberikan untuk mengajukan OVO PayLater. Dalam proses ini, pengguna mungkin akan diminta untuk memberikan informasi pribadi dan melakukan verifikasi.

• Verifikasi dan Persetujuan

Setelah proses pengajuan selesai, tunggu proses verifikasi serta persetujuan dari pihak OVO. Umumnya, kamu akan diberi notifikasi tentang status pengajuan.

• Gunakan OVO PayLater

Setelah berhasil disetujui, maka kamu sudah bisa menggunakan OVO PayLater untuk bertransaksi sesuai dengan batas yang telah ditentukan sebelumnya.

OVO PayLater Bisa untuk Apa Saja?

OVO PayLater dapat digunakan untuk melakukan transaksi untuk berbagai merchant pilihan yang telah bekerja sama dengan OVO. Antara lain seperti GrabBike, GrabCar, GrabFood, GrabMart, GrabExpress, GoPay, Hypermart, Brastagi Supermarket, Century, Diamond Supermarket, Foodmart, Suzuya, Watsons, Shell, Timezone, hingga Traveloka.

Tak hanya itu, OVO PayLater juga dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti pembelian barang, pembayaran tagihan, pengisian pulsa hingga belanja online. Untuk platform e-commerce yang dapat digunakan hanyalah Tokopedia.

Pastikan kamu membayar tagihan OVO PayLater secara rutin sebelum tanggal 30 setiap bulannya. Hal ini dilakukan untuk memastikan  saldo OVO tercukupi. Jika tidak ingin terlambat, pengguna bisa membayar tagihan lebih awal sebelum tanggal jatuh tempo.

Tak sampai di situ, terdapat biaya sebesar Rp 30.000 per bulan apabila kamu menggunakan layanan OVO PayLater untuk transaksi pembelian tertentu. Nah, jika kamu terlambat membayar, maka akan diberi notifikasi dalam waktu tiga hari. Apabila terlewat dari tenggat waktu, maka akan berlaku Biaya Keterlambatan sebesar 0,2% per hari dari pemakaian limit saldo.

Sekian ulasan tentang OVO Paylater bisa untuk apa saja. Sekarang kamu bisa melakukan transaksi pembelian menggunakan OVO PayLater dengan praktis dan efisien.

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Transfer dari OVO ke Shopeepay

Cara Transfer dari OVO ke Shopeepay

Bisnis | Senin, 04 November 2024 | 16:08 WIB

Tak Dipotong Biaya Admin, Begini Cara Top Up OVO Gratis

Tak Dipotong Biaya Admin, Begini Cara Top Up OVO Gratis

Bisnis | Senin, 04 November 2024 | 13:28 WIB

Cara Beli Token Listrik PLN Gampang Banget Pakai OVO

Cara Beli Token Listrik PLN Gampang Banget Pakai OVO

Tekno | Minggu, 03 November 2024 | 09:50 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB