Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Inflasi November 2024 Naik, Bagaimana Dampaknya ke Kantong Anda?

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 03 Desember 2024 | 13:55 WIB
Inflasi November 2024 Naik, Bagaimana Dampaknya ke Kantong Anda?
Suasana aktivitas perdagangan di Pasar Senen, Jakarta, Senin (28/10/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro, mengungkapkan bahwa harga emas domestik mengalami tekanan akibat inflasi bulanan yang tercatat sebesar 0,30 persen pada November 2024, meningkat dari 0,08 persen di bulan Oktober.

Salah satu penyebab inflasi ini adalah pelemahan nilai tukar rupiah, meskipun harga emas global mengalami penurunan akibat arus modal yang beralih ke dolar AS, didorong oleh ekspektasi kebijakan agresif dari pemerintahan Donald Trump.

Andry menjelaskan bahwa depresiasi rupiah berkontribusi pada kenaikan harga emas domestik, yang pada gilirannya menambah tekanan pada inflasi umum, terutama melalui pengeluaran untuk perawatan pribadi. Ia menyatakan, "Meskipun harga emas global turun karena aliran modal ke dolar AS, pelemahan rupiah menyebabkan harga emas domestik meningkat."

Andry, seperti yang dikutip dari Antara, menyoroti pergerakan harga pangan menunjukkan ketidakmerataan. Sementara harga beras mengalami deflasi, harga bawang merah justru meningkat secara signifikan. Oleh karena itu, ia menekankan perlunya koordinasi yang lebih baik antara pemerintah pusat dan daerah untuk mengatasi ketimpangan pasokan pangan yang menyebabkan tekanan harga.

Sektor makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama inflasi bulanan dengan kenaikan signifikan sebesar 0,78 persen dibandingkan dengan 0,03 persen pada bulan sebelumnya. Kenaikan ini menunjukkan bahwa dampak pasokan pangan yang melimpah akibat musim panen mulai berkurang untuk beberapa komoditas.

Dari sisi inflasi tahunan, angka inflasi tercatat turun menjadi 1,55 persen pada November 2024 dari 1,71 persen di bulan Oktober. Penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh tingginya basis inflasi pada periode yang sama tahun lalu. Andry memproyeksikan adanya tekanan inflasi tambahan menjelang akhir tahun karena meningkatnya permintaan terkait musim liburan, meskipun secara keseluruhan inflasi tetap terkendali.

Bank Mandiri memperkirakan inflasi tahun 2024 akan berada di angka 1,98 persen, mencerminkan stabilitas harga yang lebih luas. Andry juga menyoroti tantangan global yang dapat mempengaruhi inflasi Indonesia, seperti rencana penerapan tarif impor oleh Donald Trump yang dapat mengganggu perdagangan global dan meningkatkan biaya di sektor-sektor bergantung pada impor.

Ketegangan geopolitik antara Rusia dan Ukraina juga dapat menyebabkan volatilitas harga energi. Namun, pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve dapat memberikan stabilitas arus modal dan mendukung nilai tukar rupiah.

Dengan inflasi yang tetap dalam target Bank Indonesia di kisaran 2-4 persen, Andry melihat bahwa otoritas moneter memiliki ruang untuk mempertahankan kebijakan akomodatif guna mendukung pertumbuhan ekonomi di tengah tekanan eksternal.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat inflasi tahunan pada November 2024 sebesar 1,55 persen dengan peningkatan indeks harga konsumen dari 104,71 pada November 2023 menjadi 106,33 pada November 2024. Inflasi tahunan didorong oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan kontribusi sebesar 0,48 persen terhadap inflasi umum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Tunda Rencana Serang Israel, Ini Penyebabnya

Iran Tunda Rencana Serang Israel, Ini Penyebabnya

News | Selasa, 03 Desember 2024 | 10:47 WIB

Inflasi Tembus 0,30 Persen, Bank Indonesia Yakin Harga Bahan Makanan Stabil

Inflasi Tembus 0,30 Persen, Bank Indonesia Yakin Harga Bahan Makanan Stabil

Bisnis | Selasa, 03 Desember 2024 | 07:08 WIB

Donald Trump Tunjuk Besan Sebagai Penasihat Utama untuk Urusan Timur Tengah, Siapa Sebenarnya Sosok Massad Boulos?

Donald Trump Tunjuk Besan Sebagai Penasihat Utama untuk Urusan Timur Tengah, Siapa Sebenarnya Sosok Massad Boulos?

News | Senin, 02 Desember 2024 | 16:00 WIB

Ternyata Ini Alasan Joe Biden Beri Grasi untuk Putranya Sendiri

Ternyata Ini Alasan Joe Biden Beri Grasi untuk Putranya Sendiri

News | Senin, 02 Desember 2024 | 14:33 WIB

Trump Perkuat Jaringan Keluarga di Gedung Putih: Dua Besan Dapat Jabatan Strategis

Trump Perkuat Jaringan Keluarga di Gedung Putih: Dua Besan Dapat Jabatan Strategis

News | Senin, 02 Desember 2024 | 14:05 WIB

Hunter Biden Diampuni, Trump Tuntut Keadilan untuk Terdakwa Kerusuhan 6 Januari

Hunter Biden Diampuni, Trump Tuntut Keadilan untuk Terdakwa Kerusuhan 6 Januari

News | Senin, 02 Desember 2024 | 13:24 WIB

Terkini

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:31 WIB

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:21 WIB