Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Australia Larang Indomie Rasa Soto Mie dan Ayam Bawang Diedarkan, Bisa Picu Sakit

Tim Liputan Bisnis

Kamis, 19 Desember 2024 | 15:04 WIB
Australia Larang Indomie Rasa Soto Mie dan Ayam Bawang Diedarkan, Bisa Picu Sakit
Produk Indomie rasa Soto Mie/(Instagram @indomie).

Suara.com - Australia secara resmi melarang peredaran produk mie instan populer, yakni Indomie rasa Soto Mie dan Indomie rasa Ayam Bawang dari pasaran domestiknya.

Dikutip dari news.com.au, pelarangan ini dilakukan setelah badan standarisasi makanan Australia (Food Standards Australia) menemukan adanya alergen yang tidak terdaftar dalam kemasan produk tersebut.

"Setiap konsumen yang memiliki alergi atau intoleransi terhadap susu dan atau telur dapat mengalami reaksi jika mengonsumsi produk Indomie tersebut," demikian pengumuman FSA, dikutip hari Kamis (19/12/2024).

Menurut informasi yang dirilis badan tersebut, Indomie Rasa Soto Mie mengandung alergen susu yang tidak dinyatakan pada kemasannya.

Sedangkan Indomie Rasa Ayam Bawang mengandung alergen telur yang juga tidak tercantum.

Untuk diketahui, alergen adalah zat yang dapat menyebabkan reaksi alergi atau intoleransi pada seseorang. 

Food Standards Australia dalam pernyataannya pekan ini menjelaskan, konsumen yang memiliki alergi atau intoleransi terhadap susu dan telur dapat mengalami reaksi alergi jika mengonsumsi produk tersebut.

Sementara Grant Eastern Trading menyerukan kepada setiap konsumen yang membeli produk Indomie itu untuk mengembalikannya ke tempat pembelian.

"Setiap pengembalian akan mendapatkan pengembalian uang secara penuh."

baca juga

Mereka juga menyarankan konsumen yang terlanjur mengonsumsi Indomie rasa Soto mie ataupun Ayam Bawang dan khawatir tentang kesehatan mereka untuk mencari saran medis.

Berdasarkan laporan media setempat, kedua produk Indomie itu banyak terdapat di toko-toko grosir Asia di kawasan Victoria. Tapi kekinian, semuanya sudah ditarik dari peredaran.

Food Standards Australia mengumumkan, Indomie Rasa Soto Mie yang ditarik memiliki tanggal kedaluwarsa terbaik sebelum 10 April 2025.

Sementara Indomie Rasa Ayam Bawang ditandai kedaluwarsa terbaik sebelum 1 April 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Mengandung Alergen, Dua Varian Indomie Ditarik dari Pasaran Australia

Diduga Mengandung Alergen, Dua Varian Indomie Ditarik dari Pasaran Australia

Bisnis | Kamis, 19 Desember 2024 | 07:28 WIB

Pelatih Australia Merasa Beruntung Lawan Timnas Indonesia di Sydney: Kami Telah Membuat...

Pelatih Australia Merasa Beruntung Lawan Timnas Indonesia di Sydney: Kami Telah Membuat...

Bola | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:03 WIB

Prabowo-Albanese Sepakat, Lima Anggota Bali Nine Pulang ke Australia

Prabowo-Albanese Sepakat, Lima Anggota Bali Nine Pulang ke Australia

News | Senin, 16 Desember 2024 | 19:28 WIB

Cairns Australia: Destinasi Liburan Tropis yang Wajib Masuk Bucket List di Tahun Depan

Cairns Australia: Destinasi Liburan Tropis yang Wajib Masuk Bucket List di Tahun Depan

Lifestyle | Senin, 16 Desember 2024 | 16:58 WIB

Kevin Diks Ditunggu! 2.000 Lebih Fans Timnas Indonesia akan Merahkan Kandang Australia

Kevin Diks Ditunggu! 2.000 Lebih Fans Timnas Indonesia akan Merahkan Kandang Australia

Bola | Senin, 16 Desember 2024 | 07:40 WIB

Syarat dan Visa yang Dibutuhkan untuk Kerja di Australia, WNI Bisa Lamar!

Syarat dan Visa yang Dibutuhkan untuk Kerja di Australia, WNI Bisa Lamar!

Bisnis | Minggu, 15 Desember 2024 | 12:41 WIB

Australia Wajibkan Raksasa Teknologi Bayar Konten Berita Media Lokal

Australia Wajibkan Raksasa Teknologi Bayar Konten Berita Media Lokal

Tekno | Kamis, 12 Desember 2024 | 17:10 WIB

Terkini

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

×