Janji Trump Bakal Deportasi Massal Pekerja Bisa Hantui Ekonomi AS

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Jum'at, 03 Januari 2025 | 18:07 WIB
Janji Trump Bakal Deportasi Massal Pekerja Bisa Hantui Ekonomi AS
Donald Trump saat berkampanye di hadapan para pendukungnya. (Instagram/@realdonaldtrump)

Suara.com - Pemulihan ekonomi bersejarah Amerika dari krisis pandemi berlanjut pada tahun ini. Pertumbuhan ekonomi secara konsisten menentang perkiraan, mengatasi suku bunga yang tinggi dan inflasi yang sangat tinggi.

Hingga, pasar keuangan melonjak. Untuk itu memasuki tahun 2025, ada banyak alasan untuk optimis tentang ekonomi saat pemerintahan Trump bersiap untuk mengambil alih kekuasaan.

"Ekonomi AS, seperti yang telah terjadi selama bertahun-tahun, terus berjalan dengan kecepatan yang sangat stabil," ujar David Kelly, kepala strategi global di JPMorgan Asset Management dilansir dari CNN International, Jumat (3/1/2025).

Lalu, ada juga bahaya bahwa janji Trump untuk melakukan deportasi massal akan membuat industri-industri utama kekurangan pekerja, sehingga menaikkan upah dan harga.

Investor juga sangat waspada terhadap potensi pertempuran antara Trump dan Powell, ketua Fed pilihannya.

"Apa pun yang ditujukan untuk independensi Fed dapat benar-benar merusak sentimen pasar dan menjadi pemenuhan diri," imbuh dia.

Dia juga menyebutkan, perang Federal Reserve terhadap inflasi memperlambat pertumbuhan ekonomi. Namun,  tidak separah yang ditakutkan.

"Pasar menyerah, tetapi tidak hancur.Dan meskipun keretakan muncul di pasar kerja, tingkat pengangguran tetap relatif rendah," jelasnya.

Dia menyebutkan Presiden terpilih Donald Trump sangat fokus untuk meningkatkan ekonomi AS. Apalagi, ada  banyak perdebatan mengenai dampak agenda Trump  terutama pada inflasi.

baca juga

"Tetapi beberapa ekonom gembira dengan prospek reformasi pajak dan janji Trump untuk memangkas birokrasi," jelasnya.

Selain itu, agenda perdagangan Trump terus membuat khawatir banyak ekonom arus utama. Salah satunya khawatir akan menimbulkan inflasi dan menekan investasi bisnis.

Tentunya, perkembangan ekonomi AS juga akan mempengaruhi beberapa kebijakan negara. Apalagi penerapan tarif yang diberikan Trump di beberapa negara membuatnya menjadi perang dagang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI: Inflasi 2024 Lebih Rendah Dibanding 2023

BI: Inflasi 2024 Lebih Rendah Dibanding 2023

Bisnis | Jum'at, 03 Januari 2025 | 08:34 WIB

Bos OJK Sebut Kontribusi Pasar Modal ke Ekonomi RI Masih Tertinggal dari Negara Tetangga

Bos OJK Sebut Kontribusi Pasar Modal ke Ekonomi RI Masih Tertinggal dari Negara Tetangga

Bisnis | Kamis, 02 Januari 2025 | 15:29 WIB

Pengusaha Sebut Investasi Bisa Jadi Modal Pemerintahan Prabowo Dorong Ekonomi Tumbuh 8 Persen

Pengusaha Sebut Investasi Bisa Jadi Modal Pemerintahan Prabowo Dorong Ekonomi Tumbuh 8 Persen

Bisnis | Selasa, 31 Desember 2024 | 19:25 WIB

Terkini

Tanpa Waktu Istirahat, Maung Bandung Langsung Alihkan Fokus ke Markas Melbourne Victory

Tanpa Waktu Istirahat, Maung Bandung Langsung Alihkan Fokus ke Markas Melbourne Victory

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 21:19 WIB

Diiming-imingi Bonus Rp620 Juta, WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

Diiming-imingi Bonus Rp620 Juta, WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 21:17 WIB

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 21:04 WIB

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 21:00 WIB

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

News | Senin, 02 November 2026 | 20:55 WIB

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

News | Senin, 02 November 2026 | 20:49 WIB

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

News | Senin, 02 November 2026 | 20:36 WIB

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 20:26 WIB

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:25 WIB

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Sport | Senin, 02 November 2026 | 20:24 WIB

×