Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Dollar AS Makin Perkasa Bikin Perbankan di Asia Dilema

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Kamis, 09 Januari 2025 | 15:01 WIB
Dollar AS Makin Perkasa Bikin Perbankan di Asia Dilema
Ilustrasi dollar makin ganas (Pixabay/nikolayfrolochkin)

Suara.com - Bank-bank sentral di Asia menghadapi dilema pada tahun 2025.  Hal ini dikarenakan kenaikan dolar AS yang tak henti-hentinya telah membuat mata uang Asia melemah.

Salah satunya seperti yen Jepang, won Korea Selatan, yuan Tiongkok, dan rupee India merosot ke posisi terendah dalam beberapa tahun terhadap dolar AS.

Apalagi, Presiden terpilih Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif, bank-bank sentral di Asia.

Salah satunya menilai dampaknya terhadap inflasi impor dan menghindari taruhan spekulatif pada pelemahan berkelanjutan mata uang mereka yang dapat mempersulit pembuatan kebijakan, kata para analis.

Dolar AS telah terapresiasi tajam sejak Trump memenangkan pemilihan presiden 2024, naik sekitar 5,39% sejak pemilihan pada 5 November di Amerika Serikat.

Sebagian alasan di balik kekuatan dolar AS adalah kebijakan yang dijanjikan Trump di jalur kampanye, termasuk tarif dan pemotongan pajak, yang dilihat oleh para ekonom sebagai inflasi.

Dilansir CNBC, Pejabat federal pada pertemuan bulan Desember mereka menyatakan kekhawatiran tentang inflasi dan dampak yang dapat ditimbulkan oleh kebijakan Presiden terpilih Donald Trump.

Kebijakan inj mengindikasikan bahwa mereka akan bergerak lebih lambat dalam pemangkasan suku bunga karena ketidakpastian, menurut risalah yang dirilis hari Rabu.

Penilaian ulang prospek kebijakan moneter Fed telah memperlebar kesenjangan imbal hasil antara obligasi AS dan beberapa obligasi Asia.

baca juga

Lalu, perbedaan suku bunga ini telah meredupkan daya tarik aset dengan imbal hasil yang lebih rendah, menyebabkan mata uang utama Asia melemah dan mendorong beberapa bank sentral termasuk Bank Jepang dan Bank Sentral India untuk melakukan intervensi.

James Ooi, ahli strategi pasar di pialang daring Tiger Brokers mengatakan kepada  bahwa dolar AS yang kuat akan mempersulit bank sentral Asia untuk mengelola ekonomi mereka.

Dolar AS yang lebih kuat kemungkinan akan menimbulkan tantangan bagi bank sentral Asia dengan meningkatkan tekanan inflasi melalui biaya impor yang lebih tinggi dan membebani cadangan devisa [bank sentral] mereka jika mereka mencoba mendukung mata uang mereka melalui intervensi.

"Jika suatu negara bergulat dengan inflasi tinggi dan mata uang yang terdepresiasi, menurunkan suku bunga untuk merangsang pertumbuhan ekonomi dapat menjadi kontraproduktif," tambah Ooi dilansir CNBC, Kamis (9/1/2024).

Sementara itu, Yuan domestik Tiongkok mencapai titik terendah dalam 16 bulan di angka 7,3361 pada 7 Januari, tertekan oleh meningkatnya imbal hasil Treasury AS dan dolar yang lebih kuat.

Yuan yang lebih lemah seolah-olah akan membuat ekspor Tiongkok lebih kompetitif dan diharapkan dapat merangsang pertumbuhan di ekonomi terbesar di Asia.

Namun Lorraine Tan, direktur riset ekuitas untuk Asia di Morningstar, mengatakan dolar AS yang lebih kuat akan membatasi kemampuan Bank Rakyat Tiongkok untuk menurunkan suku bunga tanpa mempertaruhkan peningkatan arus keluar modal.

Serta membantu ekonomi domestik untuk memiliki lebih banyak fleksibilitas moneter. Sedangkan China telah berjuang untuk mendukung ekonominya sejak September lalu.

Dengan beberapa langkah stimulus termasuk penurunan suku bunga dan dukungan untuk pasar saham dan properti. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BNI Perkenalkan Logo HUT ke-80, Simbol Pengabdian dan Komitmen Melayani Negeri

BNI Perkenalkan Logo HUT ke-80, Simbol Pengabdian dan Komitmen Melayani Negeri

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:35 WIB

Pilot AS Tewas Ditembak OPM di Yahukimo, TNI Kerahkan 3 Heli untuk Evakuasi

Pilot AS Tewas Ditembak OPM di Yahukimo, TNI Kerahkan 3 Heli untuk Evakuasi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:33 WIB

Daftar Penumpang Pesawat AMA Korban Serangan KKB di Yahukimo, Pilot Asal AS Tewas

Daftar Penumpang Pesawat AMA Korban Serangan KKB di Yahukimo, Pilot Asal AS Tewas

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:20 WIB

Iran Ancam Jet Tempur Amerika Serikat Lewat di Udara Selat Hormuz

Iran Ancam Jet Tempur Amerika Serikat Lewat di Udara Selat Hormuz

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 06:55 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam

Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 05:30 WIB

Mata Dunia Tertuju ke Iran, Pemakaman Ali Khamenei Dihadiri Perwakilan 30 Negara

Mata Dunia Tertuju ke Iran, Pemakaman Ali Khamenei Dihadiri Perwakilan 30 Negara

Video | Kamis, 02 Juli 2026 | 23:05 WIB

Saham Perbankan Masih Menarik, BBCA dan BMRI Layak Dikoleksi

Saham Perbankan Masih Menarik, BBCA dan BMRI Layak Dikoleksi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:32 WIB

Janji! Amerika Tidak Serang Iran Lagi

Janji! Amerika Tidak Serang Iran Lagi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:18 WIB

Kemlu Qatar: Perundingan Sukses, AS dan Iran Kembali Bertemu Usai Pemakaman Ali Khamenei

Kemlu Qatar: Perundingan Sukses, AS dan Iran Kembali Bertemu Usai Pemakaman Ali Khamenei

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:57 WIB

Statistik Amerika Serikat vs Bosnia, The Yanks Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026

Statistik Amerika Serikat vs Bosnia, The Yanks Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:14 WIB

Terkini

Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul

Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:51 WIB

Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini

Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41 WIB

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:00 WIB

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:57 WIB

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:43 WIB

Jadi Pertimbangan Serok, Harga Emas Batangan Diproyeksi Anjlok Pekan Depan

Jadi Pertimbangan Serok, Harga Emas Batangan Diproyeksi Anjlok Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:25 WIB

Pertamina Rombak Besar-besaran, 31 Anak Perusahaan Resmi Direstrukturisasi

Pertamina Rombak Besar-besaran, 31 Anak Perusahaan Resmi Direstrukturisasi

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:22 WIB

Warga Malaysia Sering Kepo Kecanggihan Whoosh

Warga Malaysia Sering Kepo Kecanggihan Whoosh

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:20 WIB

Enaknya Jadi Komisaris Bank, Bisa Kredit Fiktif dan Manipulasi Pembukuan

Enaknya Jadi Komisaris Bank, Bisa Kredit Fiktif dan Manipulasi Pembukuan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:14 WIB

BNI Perkenalkan Logo HUT ke-80, Simbol Pengabdian dan Komitmen Melayani Negeri

BNI Perkenalkan Logo HUT ke-80, Simbol Pengabdian dan Komitmen Melayani Negeri

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:35 WIB

×