Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Mudik Gratis Lebaran 2025 Terancam Ditiadakan Dampak Efisiensi

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 03 Maret 2025 | 13:46 WIB
Mudik Gratis Lebaran 2025 Terancam Ditiadakan Dampak Efisiensi
Ilustrasi (penghubung.jatengprov.go.id)

Suara.com - Merujuk Survei Potensi Pergerakan Angkutan Lebaran 2024 yang diselenggarakan oleh Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, terungkap bahwa angkutan umum seperti kereta api (KA) antar kota dan bus menjadi moda transportasi utama bagi masyarakat yang akan mudik. Survei ini menunjukkan bahwa mayoritas pemudik lebih memilih menggunakan transportasi umum dibandingkan kendaraan pribadi.

Data Pemilihan Moda Transportasi Pemudik 2024

Hasil survei tersebut mengungkapkan distribusi pilihan moda transportasi pemudik sebagai berikut:
- Kereta Api Antar Kota: 39,32 juta orang (20,3%)
- Bus: 37,51 juta orang (19,37%)
- Mobil Pribadi: 35,42 juta orang (18,29%)
- Sepeda Motor: 31,12 juta orang (16,07%)
- Mobil Sewa: 11,64 juta orang (6,01%)
- Pesawat: 10,97 juta orang (5,67%)
- Kapal Penyeberangan: 10,65 juta orang (5,5%)
- Mobil Travel: 8,27 juta orang (4,27%)
- Kapal Laut: 2,9 juta orang (1,5%)

Selain itu, terdapat pilihan moda transportasi lain dengan persentase yang lebih kecil, seperti:
- Kereta Cepat: 1,42 juta orang (0,73%)
- Kereta Perkotaan: 1,25 juta orang (0,65%)
- Taksi Online: 1,07 juta orang (0,55%)
- Taksi Reguler: 153,93 ribu orang (0,08%)
- Sepeda: 143,31 ribu orang (0,07%)

Meskipun angkutan umum menjadi pilihan utama, terdapat potensi peningkatan penggunaan kendaraan pribadi selama musim mudik tahun ini.

Djoko Setijowarno, Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat, menyatakan bahwa hal ini disebabkan oleh berkurangnya atau bahkan dihentikannya program mudik gratis akibat efisiensi anggaran, termasuk di Kementerian Perhubungan.

Djoko menambahkan, jika pemerintah melalui Kementerian Perhubungan tidak menyelenggarakan program mudik gratis pada Lebaran 2025, maka potensi penurunan penggunaan angkutan umum akan semakin besar.

“Anggaran untuk penyelenggaraan mudik gratis menggunakan bus, kereta api, dan kapal laut dipangkas demi efisiensi anggaran. Padahal, program yang berkaitan dengan keselamatan dan kepentingan masyarakat seharusnya tidak dikurangi,” ujarnya.

Sebagai informasi, pada tahun 2024, Kementerian BUMN menyediakan kuota mudik gratis untuk 80.125 pemudik, sementara Kementerian Perhubungan menyediakan kuota untuk 85.694 pemudik. Jika program mudik gratis sepenuhnya diserahkan kepada BUMN pada 2025, maka BUMN harus menyediakan kuota dua kali lipat dari tahun sebelumnya, yaitu sekitar 165.000 pemudik.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi lantas diminta untuk mengharapkan restu dari Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Presiden Prabowo Subianto agar program mudik gratis tetap dilaksanakan.

Menurutnya, program ini sangat penting bagi masyarakat kurang mampu yang ingin mudik ke kampung halaman. Selain itu, mudik gratis juga berperan dalam mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, yang dapat membantu menurunkan angka kecelakaan selama musim mudik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Publik Sorot LHKPN Kapolda Kalsel dan Gaya Hidup Mewah Pejabat di Tengah Efisiensi

Publik Sorot LHKPN Kapolda Kalsel dan Gaya Hidup Mewah Pejabat di Tengah Efisiensi

Bisnis | Senin, 03 Maret 2025 | 13:27 WIB

Kapan Pendaftaran Mudik Gratis Taspen 2025 Dibuka? Ini Bocorannya

Kapan Pendaftaran Mudik Gratis Taspen 2025 Dibuka? Ini Bocorannya

News | Senin, 03 Maret 2025 | 12:42 WIB

7 Aneka Kue Kering Lebaran yang Wajib Ada, Hangatkan Suasana Halal Bihalal

7 Aneka Kue Kering Lebaran yang Wajib Ada, Hangatkan Suasana Halal Bihalal

Lifestyle | Senin, 03 Maret 2025 | 11:20 WIB

Link Penukaran Uang Baru BI 2025, Simak Juga Syaratnya: Jangan Direkatkan Selotip dan Steples

Link Penukaran Uang Baru BI 2025, Simak Juga Syaratnya: Jangan Direkatkan Selotip dan Steples

News | Senin, 03 Maret 2025 | 11:07 WIB

Kapan THR 2025 Cair? Presiden Prabowo Umumkan Jadwal Resminya

Kapan THR 2025 Cair? Presiden Prabowo Umumkan Jadwal Resminya

Lifestyle | Minggu, 02 Maret 2025 | 20:36 WIB

Anggaran KND Dipangkas Jadi Rp500 Juta: Efisiensi atau  Diskriminasi Disabilitas?

Anggaran KND Dipangkas Jadi Rp500 Juta: Efisiensi atau Diskriminasi Disabilitas?

Liks | Senin, 03 Maret 2025 | 08:00 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB