Komando 'Palak' Bank Himbara Buat Modal Koperasi Desa Merah Putih ala Prabowo

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 10 Maret 2025 | 14:07 WIB
Komando 'Palak' Bank Himbara Buat Modal Koperasi Desa Merah Putih ala Prabowo
Ilustrasi. Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) diminta untuk menyalurkan pinjaman hingga Rp400 triliun sebagai modal awal bagi Koperasi Desa Merah Putih, sebuah program atas 'komando' Presiden Prabowo Subianto. (Foto Ist).

Suara.com - Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) diminta untuk menyalurkan pinjaman hingga Rp400 triliun sebagai modal awal bagi Koperasi Desa Merah Putih, sebuah program atas 'komando' Presiden Prabowo Subianto.

Program ini diklaim dapat mendirikan satu unit koperasi di setiap desa di Indonesia, tidak hanya merevitalisasi koperasi yang sudah ada.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menjelaskan bahwa keberadaan koperasi ini diharapkan dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa. Selain itu, koperasi ini juga akan berperan sebagai pembeli atau offtaker dari produk yang dihasilkan oleh masing-masing desa, dengan harga yang wajar.

"Secara umum nanti akan ada anggaran berupa pinjaman dari bank. Nanti dengan koperasi itu bisa membayar nantinya," ujar Tito di Istana Kepresidenan, Jakarta akhir pekan lalu.

Koperasi Desa Merah Putih dirancang sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan mengatasi persoalan ekonomi di pedesaan, salah satunya terkait pinjaman informal, seperti pinjaman daring hingga tengkulak.

Namun demikian rencana menuai kekhawatiran di kalangan investor. Menurut Head of Research Samuel Sekuritas Indonesia, Prasetya Gunadi, proyek ini berpotensi membebani bank-bank BUMN dengan pinjaman hingga Rp400 triliun.

Pemerintah berencana meminta bank-bank BUMN untuk memberikan pinjaman awal sebesar Rp3-5 miliar per desa, yang akan dilunasi dalam 3-5 tahun menggunakan dana desa tahunan. Dengan estimasi 70.000-80.000 desa yang terlibat, total pinjaman bisa mencapai angka fantastis tersebut.

"Investor khawatir bahwa pinjaman sebesar ini dapat berdampak negatif pada kualitas aset bank BUMN," ungkap Gunadi dalam risetnya, Senin (10/3/2025).

Kekhawatiran ini mencerminkan potensi intervensi politik dalam operasional bank BUMN, yang dapat menekan harga saham bank-bank tersebut.

baca juga

Selain itu, investor asing juga masih bersikap "wait and see" terkait pembentukan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, yang dianggap berisiko oleh pasar. Kombinasi kedua faktor ini diperkirakan akan membuat saham bank BUMN tetap berada di bawah tekanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mantan Menkeu era Jokowi Mundur dari Komisaris TOBA

Mantan Menkeu era Jokowi Mundur dari Komisaris TOBA

Bisnis | Senin, 10 Maret 2025 | 11:21 WIB

Strategi Jitu BRI Genjot KUR, Revitalisasi Tenaga Pemasar Mikro Jadi Kunci!

Strategi Jitu BRI Genjot KUR, Revitalisasi Tenaga Pemasar Mikro Jadi Kunci!

Bri | Senin, 10 Maret 2025 | 11:04 WIB

Layanan Tukar Uang Lebaran Aplikasi BI Sudah Kembali Normal, Berikut Cara Daftarnya

Layanan Tukar Uang Lebaran Aplikasi BI Sudah Kembali Normal, Berikut Cara Daftarnya

Bisnis | Senin, 10 Maret 2025 | 08:00 WIB

Terkini

Urutan Shio yang Paling Cocok Jadi Rekan Bisnis agar Usaha Tidak Bangkrut, Ini 5 Daftarnya

Urutan Shio yang Paling Cocok Jadi Rekan Bisnis agar Usaha Tidak Bangkrut, Ini 5 Daftarnya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 14:58 WIB

Ciri Mobil yang Udah Recall Apa? Tips Meminang Raize dan Rocky Bekas

Ciri Mobil yang Udah Recall Apa? Tips Meminang Raize dan Rocky Bekas

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 14:56 WIB

BRI inFrame 2026 Kembali Hadir, Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan Lewat Lensa Fotografi

BRI inFrame 2026 Kembali Hadir, Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan Lewat Lensa Fotografi

Banten | Rabu, 23 September 2026 | 14:56 WIB

150 KK Terdampak Banjir Bandang Tanggamus, Puluhan Rumah dan Lahan Warga Rusak

150 KK Terdampak Banjir Bandang Tanggamus, Puluhan Rumah dan Lahan Warga Rusak

News | Rabu, 23 September 2026 | 14:56 WIB

Pelaku Kekerasan Seksual Dapat Surat Pembebasan Bersyarat Jelang HUT RI

Pelaku Kekerasan Seksual Dapat Surat Pembebasan Bersyarat Jelang HUT RI

Bekaci | Rabu, 23 September 2026 | 14:55 WIB

BRI Kembali Gelar BRI inFrame 2026, Rekam Wajah Ekonomi Kerakyatan Indonesia Lewat Fotografi

BRI Kembali Gelar BRI inFrame 2026, Rekam Wajah Ekonomi Kerakyatan Indonesia Lewat Fotografi

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 14:54 WIB

Kevin Diks Jadi Kapten Timnas Indonesia, Siap Ambil Peran Lebih Besar Tanpa Jay Idzes

Kevin Diks Jadi Kapten Timnas Indonesia, Siap Ambil Peran Lebih Besar Tanpa Jay Idzes

News | Rabu, 23 September 2026 | 14:53 WIB

Ke Depan Bunga Kredit Tak Naik, BI Tahan BI-Rate di Level 5,75%

Ke Depan Bunga Kredit Tak Naik, BI Tahan BI-Rate di Level 5,75%

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 14:52 WIB

Jejak Terakhir KM Arupadatu I, DNA Terdampar di Enggano Teridentifikasi sebagai Sukarman

Jejak Terakhir KM Arupadatu I, DNA Terdampar di Enggano Teridentifikasi sebagai Sukarman

Banten | Rabu, 23 September 2026 | 14:51 WIB

Malaysia Bidik Final, Presiden FAM Berani Klaim Harimau Malaya Permalukan Timnas Indonesia

Malaysia Bidik Final, Presiden FAM Berani Klaim Harimau Malaya Permalukan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 14:51 WIB

×