Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

China Kasih Peringatan Keras Bagi Negara Lain yang Nego ke AS Soal Tarif Resiprokal

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 21 April 2025 | 14:32 WIB
China Kasih Peringatan Keras Bagi Negara Lain yang Nego ke AS Soal Tarif Resiprokal
Presiden China Xi Jinping (Instagram)

Suara.com - Pemerintah China mengeluarkan peringatan keras terhadap negara mana pun yang mencoba meraih keuntungan dari Amerika Serikat (AS) dengan mengorbankan kepentingan Negeri Tirai Bambu itu.

Melalui pernyataan resmi Kementerian Perdagangan, Beijing menegaskan penolakannya terhadap segala bentuk kesepakatan dagang yang dilakukan atas dasar tekanan, terutama yang berkaitan dengan tarif resiprokal Trump.

Dilansir dari Reuters, pernyataan ini muncul setelah muncul laporan bahwa mantan Presiden AS, Donald Trump yang kembali aktif dalam urusan dagang berencana menekan negara-negara mitra untuk menjauh dari China demi mendapatkan keringanan tarif dari Washington.

"China menghormati solusi damai dan konsultasi setara dalam menyelesaikan perbedaan dagang. Tapi kami tidak akan tinggal diam jika ada pihak yang ingin mengambil untung dengan merugikan China," kata juru bicara Kementerian Perdagangan China, seperti dikutip Senin (21/4/2025).

Lebih lanjut, China memperingatkan bahwa mereka akan mengambil tindakan balasan yang tegas dan setara terhadap negara mana pun yang nekad bersepakat dengan AS di atas penderitaan ekonomi China. Pemerintah Xi Jinping siap menyalakan alarm diplomatik jika tekanan ekonomi sepihak AS mulai menggoyang stabilitas perdagangan global.

Menurut Bloomberg, Trump disebut-sebut siap menggunakan sanksi keuangan sebagai alat tawar agar negara lain bersedia memangkas hubungan dagang dengan China. Langkah ini dipandang China sebagai bentuk penyalahgunaan kekuatan ekonomi oleh AS atas nama “kesetaraan”.

"Setiap kompromi yang dibuat di bawah tekanan seperti ini tidak akan kami hormati," lanjut pernyataan dari pemerintah China.

China menegaskan bahwa mereka memiliki tekad, kemampuan, dan jaringan diplomatik kuat untuk mempertahankan kepentingan nasionalnya. Pemerintah juga menyatakan siap memperkuat solidaritas dengan negara-negara mitra untuk melawan tekanan sepihak dari Washington.

Sementara itu, Perwakilan Dagang AS, Jamieson Greer, mengklaim bahwa hampir 50 negara telah menghubungi AS guna membahas kemungkinan mendapatkan pengecualian tarif. Namun, dalam langkah yang dianggap kontroversial, Trump tetap mempertahankan tarif tinggi hanya terhadap China menjadikannya satu-satunya negara besar yang masih terkena dampak penuh dari kebijakan perdagangan agresif AS.

Indonesia Buka Negosiasi

Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto disebut-sebut belum mematok target terhadap delegasi tingkat tinggi yang akan berangkat ke Amerika Serikat pada Selasa (15/4/2025) malam dalam misi utama untuk melaksanakan negosiasi terkait penerapan tarif timbal balik (resiprokal) yang diberlakukan oleh AS.

Prabowo hanya menekankan agar negosiasi yang dilakukan dapat membuat besaran penerapan tarif terhadap Indonesia menjadi turun.

"Belum ada. Yang penting diturunkan," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto di komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (15/4/2025).

Meski belum ada target spesifik soal persentase tarif yang diinginkan, Airlangga yang bakal memimlin delegasi tingkat tinggi Indonesia itu mengaku mendapat pesan dari Prabowo. Kepala negara mengingatkan Airlangga untuk melakukan negosiasi sebaik mungkin demi kepentingan nasional.

Pesan, negosiasi sebaik-baiknya untuk kepentingan nasional," kata Airlangga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Berani Pecat Jerome Powell, Ekonomi AS Bakal Terguncang Hebat!

Donald Trump Berani Pecat Jerome Powell, Ekonomi AS Bakal Terguncang Hebat!

Bisnis | Senin, 21 April 2025 | 09:38 WIB

Hadapi "Badai" Tarif Trump, Kadin Ingatkan Kekuatan Optimisme dan Gotong Royong!

Hadapi "Badai" Tarif Trump, Kadin Ingatkan Kekuatan Optimisme dan Gotong Royong!

Bisnis | Minggu, 20 April 2025 | 11:06 WIB

Makin Panas, Kapal Buatan China Bakal Dikenakan Tarif Tinggi Oleh Trump

Makin Panas, Kapal Buatan China Bakal Dikenakan Tarif Tinggi Oleh Trump

Bisnis | Sabtu, 19 April 2025 | 10:15 WIB

Terkini

OJK Bahas Rebalancing MSCI, Ada Saham yang Bakal Didepak dari IHSG?

OJK Bahas Rebalancing MSCI, Ada Saham yang Bakal Didepak dari IHSG?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 16:07 WIB

Rebalancing MSCI Diumumkan Besok, Danantara Pede Pasar Modal RI Tak Turun Kasta

Rebalancing MSCI Diumumkan Besok, Danantara Pede Pasar Modal RI Tak Turun Kasta

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 15:35 WIB

Pegadaian dan SMBC Indonesia Kembangkan Sustainable Financing Framework 2026 Berbasis ESG

Pegadaian dan SMBC Indonesia Kembangkan Sustainable Financing Framework 2026 Berbasis ESG

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 15:07 WIB

Menkeu Purbaya Batal Aktifkan BSF: Kita Enggak Krisis

Menkeu Purbaya Batal Aktifkan BSF: Kita Enggak Krisis

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:53 WIB

Sah! Menteri Bahlil Tunda Kenaikan Royalti Tambang Demi Jaga Iklim Investasi

Sah! Menteri Bahlil Tunda Kenaikan Royalti Tambang Demi Jaga Iklim Investasi

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:47 WIB

Kenaikan Ongkos Kirim di Marketplace Tak Bisa Dibendung

Kenaikan Ongkos Kirim di Marketplace Tak Bisa Dibendung

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:40 WIB

Rupiah Masih Melemah, Bank Mulai Jual Dolar AS di kisaran Rp17.700

Rupiah Masih Melemah, Bank Mulai Jual Dolar AS di kisaran Rp17.700

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:29 WIB

Viral Video Menkeu Bagi-bagi Dana Hibah di Tiktok, BRI Klarifikasi: HOAKS!

Viral Video Menkeu Bagi-bagi Dana Hibah di Tiktok, BRI Klarifikasi: HOAKS!

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:11 WIB

PT Pertamina Training and Consulting Gelar RUPS Tahun Buku 2025, Bertransformasi di Tengah Fluktuasi

PT Pertamina Training and Consulting Gelar RUPS Tahun Buku 2025, Bertransformasi di Tengah Fluktuasi

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:10 WIB

Purbaya Hapus Kebijakan Tax Amnesty Sri Mulyani, Bahaya untuk Pegawai Pajak

Purbaya Hapus Kebijakan Tax Amnesty Sri Mulyani, Bahaya untuk Pegawai Pajak

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:02 WIB