Makin Panas, Kapal Buatan China Bakal Dikenakan Tarif Tinggi Oleh Trump

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Sabtu, 19 April 2025 | 10:15 WIB
Makin Panas, Kapal Buatan China Bakal Dikenakan Tarif Tinggi Oleh Trump
Trump bekerja

Suara.com - Pemerintahan Trump pada hari ini mengumumkan biaya untuk kapal buatan Tiongkok. Lantaran, berdasarkan penyelidikan Perwakilan Dagang Amerika Serikat oleh pemerintahan Biden-Trump menemukan tindakan, kebijakan, dan praktik Tiongkok tidak masuk akal dan membebani atau membatasi perdagangan AS.

“Kapal dan pengiriman sangat penting bagi keamanan ekonomi Amerika dan arus perdagangan yang bebas. Tindakan pemerintahan Trump akan mulai membalikkan dominasi Tiongkok, mengatasi ancaman terhadap rantai pasokan AS, dan mengirimkan sinyal permintaan untuk kapal buatan AS," kata Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer dilansir dari CNBC International, Sabtu (19/4/2025).

Pihak AS mengatakan Tiongkok sebagian besar mencapai dominasinya melalui penargetan yang semakin agresif dan spesifik terhadap sektor-sektor ini, yang sangat merugikan perusahaan, pekerja, dan ekonomi negaranya. Biaya akan dikenakan sekali per pelayaran dan bukan per pelabuhan, seperti yang diusulkan semula.
Rencana ini dikonfirmasi Perwakilan Dagang AS (USTR) Jamieson Greer melalui pemberitahuan Federal Register. Biaya untuk semua kapal buatan China di AS bakal naik berdasarkan tonase bersih atau barang yang diangkut pada setiap pelayaran.

Adapun, usulan kebijakan, yang dimulai di bawah pemerintahan Biden dan berpuncak pada laporan Januari yang menyimpulkan bahwa industri pembuatan kapal Tiongkok memiliki keuntungan yang tidak adil. Serta memungkinkan pemerintah AS untuk mengenakan pungutan yang tinggi pada kapal-kapal buatan Tiongkok yang tiba di pelabuhan AS.
Nantinya, akan ada biaya terpisah untuk kapal yang dioperasikan China dan kapal yang dibuat China, dan keduanya akan meningkat secara bertahap selama tahun-tahun berikutnya.

Untuk kapal yang dibuat China, biayanya mulai dari 18 dollar AS per NT atau 120 dollar AS per kontainer. Artinya, kapal dengan 15.000 kontainer bisa dikenakan biaya sebesar 1,8 juta dollar AS. USTR mengakui perubahan ini dilakukan karena komentar publik pada dua hari sidang tentang denda pada bulan Maret di mana lebih dari 300 kelompok dagang dan pihak berkepentingan lainnya bersaksi.

Banyak yang memperingatkan pemerintah dalam surat dan kesaksian bahwa AS tidak dalam posisi untuk memenangkan perang ekonomi yang menempatkan operator laut yang menggunakan kapal buatan Tiongkok di tengah-tengah. Segera, kapal buatan Tiongkok akan mewakili 98% kapal dagang di lautan dunia.

Sementara itu, pemilik kapal dapat memenuhi syarat untuk pengurangan biaya jika mereka dapat memberikan bukti pesanan pembuatan kapal AS. Pengurangan biaya akan didasarkan pada kapasitas tonase bersih yang sama dengan atau kurang dari kapal buatan AS yang dipesan.

"Jika calon pemilik kapal tidak menerima pengiriman kapal buatan AS yang dipesan dalam waktu tiga tahun, biaya akan segera jatuh tempo," demikian bunyi laporan tersebut.

Biaya ini dikenakan sesuai dengan jam kapal tersebut berlabuh. Hitungannya, 180 hari pertama, biaya akan ditetapkan nol dan dipecah menjadi berbagai kategori. Semua biaya didasarkan pada tonase bersih kapal. Kapal kontainer dapat berkisar antara 50.000 hingga 220.000 ton.

baca juga

Sedangkan, biaya untuk kapal pengangkut mobil buatan luar negeri juga akan didasarkan pada kapasitasnya. Biaya akan mulai dari 150 ribu dollar per Car Equivalent Unit (CEU) dalam 180 hari. Tindakan tahap kedua tidak akan dimulai selama tiga tahun dan akan menargetkan kapal LNG. USTR akan membatasi pembatasan pengangkutan LNG melalui kapal asing. Pembatasan ini akan meningkat secara bertahap selama 22 tahun.

Jika perusahaan angkutan laut memberikan bukti pemesanan kapal buatan AS, biaya atau pembatasan pada kapal non-AS yang setara akan ditangguhkan hingga tiga tahun.· Biaya pada kapal buatan Tiongkok secara efektif tidak mencakup pengiriman Great Lakes atau Karibia, pengiriman ke dan dari wilayah AS. Ekspor massal seperti batu bara atau biji-bijian akan dikecualikan, bersama dengan kapal kosong yang tiba di pelabuhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadiri Indonesia-China Bridge Forum, Ketua DPD RI Ajak Investor Asing Kembangkan Properti Perumahan

Hadiri Indonesia-China Bridge Forum, Ketua DPD RI Ajak Investor Asing Kembangkan Properti Perumahan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:52 WIB

China Negara Super Power: Real Madrid Dibuat Mohon Ampun Gegara Ulah Mbappe

China Negara Super Power: Real Madrid Dibuat Mohon Ampun Gegara Ulah Mbappe

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:12 WIB

Sinopsis Live in This Moment, Drama China Terbaru Tiffany Tang di WeTV

Sinopsis Live in This Moment, Drama China Terbaru Tiffany Tang di WeTV

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:55 WIB

The Vanishing Beauty: Kisah Kebangkitan Wanita dari Badai Pengkhianatan

The Vanishing Beauty: Kisah Kebangkitan Wanita dari Badai Pengkhianatan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Stok Minyak AS Menipis dan Harga Brent Meroket, Rencana Pasokan UEA Jadi Pertaruhan RI

Stok Minyak AS Menipis dan Harga Brent Meroket, Rencana Pasokan UEA Jadi Pertaruhan RI

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Bongkar Pabrik Sabu Berkedok Bengkel di Aceh, Polisi Tetapkan 10 Tersangka Termasuk 2 WNA China

Bongkar Pabrik Sabu Berkedok Bengkel di Aceh, Polisi Tetapkan 10 Tersangka Termasuk 2 WNA China

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:53 WIB

Mao Zedong Jadi Bahan Lelucon, Kylian Mbappe Kehilangan Dua Sponsor China

Mao Zedong Jadi Bahan Lelucon, Kylian Mbappe Kehilangan Dua Sponsor China

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:29 WIB

Rahasia Mobil Listrik China Jauh Lebih Murah Dibanding Buatan Eropa

Rahasia Mobil Listrik China Jauh Lebih Murah Dibanding Buatan Eropa

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Pasar Otomotif Eropa Diserbu Mobil Listrik Bekas Asal China

Pasar Otomotif Eropa Diserbu Mobil Listrik Bekas Asal China

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Pemerintah China Siapkan Aturan Ketat untuk Layar Besar dan Fitur Mobil Modern

Pemerintah China Siapkan Aturan Ketat untuk Layar Besar dan Fitur Mobil Modern

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:22 WIB

Terkini

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:15 WIB

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda dengan Celios

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda dengan Celios

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:45 WIB

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:40 WIB

×