Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

KAI Logistik Dorong Inisiatif Peralihan Moda Angkutan Barang dari Truk ke Kereta Api

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 24 April 2025 | 14:17 WIB
KAI Logistik Dorong Inisiatif Peralihan Moda Angkutan Barang dari Truk ke Kereta Api
KAI Logistik mendorong inisiatif peralihan moda angkutan barang dari truk ke kereta api dan optimalisasi pemanfaatan kereta api sebagai transportasi berkelanjutan.

Suara.com - Dalam rangka memperingati Hari Bumi yang jatuh pada 22 April, KAI Logistik menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dengan mendorong inisiatif peralihan moda angkutan barang dari truk ke kereta api dan optimalisasi pemanfaatan kereta api sebagai transportasi berkelanjutan.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk mewujudkan ekosistem logistik yang lebih hijau dan efisien.

“Transportasi darat, terutama moda truk, berkontribusi signifikan terhadap emisi karbon. Kami percaya bahwa kereta api adalah solusi logistik masa depan yang lebih ramah lingkungan. Dengan memaksimalkan pengangkutan barang melalui jalur rel, kontribusi terhadap emisi karbon dapat ditekan secara signifikan dan mendukung target pengurangan karbon nasional,” kata VP of Corporate Secretary, Dwi Wulandari ditulis Kamis (24/4/2025).

KAI Logistik terus memperluas layanan pengangkutan berbasis rel ke berbagai wilayah strategis, termasuk kawasan industri dan pelabuhan, guna memberikan alternatif moda yang kompetitif bagi pelaku usaha.

Selain lebih ramah lingkungan, penggunaan kereta api juga terbukti lebih efisien dalam jangka panjang, terutama untuk pengiriman jarak jauh dan dalam volume besar.

Sebagai bagian dari kampanye Green Logistics, KAI Logistik terus menyempurnakan kapasitasnya khususnya dalam peralihan moda darat ke KA di antaranya penambahan rangkaian KA Kontainer (KA KALOG 3) dengan kapasitas 30 gerbong datar (60 TEUs) atau setara dengan 1.080 ton dalam satu kali perjalanan dan beroperasi setiap dua kali sehari.

Selain itu, KAI Logistik juga menambah kapasitas angkut untuk rute Klari, Karawang menuju Semarang dan Surabaya dari yang sebelumnya 20 GD menjadi 30 GD sebagai wujud nyata perusahaan dalam memfasilitasi distribusi berbasis KA.

Sebagai penguatan komitmen transportasi berkelanjutan, Perusahaan juga telah menghadirkan solusi digital melalui aplikasi KAI Logistik TRAX untuk memudahkan pelanggan dalam melakukan pemesanan, pelacakan, dan monitoring pengiriman secara real-time untuk layanan KALOG Express.

Lebih lanjut, tak hanya dalam penguatan aspek operasi dan layanan, KAI Logistik juga mengimbangi dengan langkah hijau melalui penanaman 1.200 pohon pada awal tahun 2025.

Inisiatif-inisiatif tersebut sejalan dengan komitmen Perseroan untuk terus berkontribusi dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam aspek climate action dan infrastruktur berkelanjutan selaras dengan langkah nyata perusahaan dalam hal lingkungan.

KAI Logistik mengapresiasi pelaku usaha yang turut mendukung dan menyukseskan logistik hijau melalui penggunaan moda KA dalam distribusi barang.

Hal ini salah satunya ditunjukkan melalui tren peningkatan pengiriman barang menggunakan angkutan peti kemas yang meningkat 13% pada tahun 2024, mencapai 2,3 juta ton dan mencatatkan lebih dari 530.000 ton pada kuartal pertama tahun 2025.

Lebih jauh, green logistics berkontribusi langsung terhadap kualitas hidup masyarakat, melalui udara yang lebih bersih, lalu lintas yang lebih lancar, mengurangi risiko kecelakaan, memperpanjang umur infrastruktur jalan, serta menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman bagi masyarakat.

Di sisi lain, hadirnya jaringan logistik berbasis rel yang lebih inklusif juga membuka akses yang lebih luas bagi pelaku usaha di berbagai daerah, memperkuat konektivitas nasional dan mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi.

”KAI Logistik percaya bahwa keberlanjutan bukan sekadar pilihan, tetapi sebuah keharusan untuk masa depan Indonesia yang lebih hijau, adil, dan tangguh,” tutup Dwi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KAI Logistik Optimalisasi Layanan Pra-Purna Angkutan BBM dan BBK untuk Ketahanan Energi Nasional

KAI Logistik Optimalisasi Layanan Pra-Purna Angkutan BBM dan BBK untuk Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Selasa, 22 April 2025 | 14:17 WIB

Link DANA Kaget Rp 150 Ribu, Bisa Dipakai untuk Pesan Tiket Kereta Api

Link DANA Kaget Rp 150 Ribu, Bisa Dipakai untuk Pesan Tiket Kereta Api

Bisnis | Senin, 21 April 2025 | 22:19 WIB

Kereta Api Jayakarta Dilempari Batu, KAI Daop 6 Yogyakarta Geram dan Ancam Pidana Berat

Kereta Api Jayakarta Dilempari Batu, KAI Daop 6 Yogyakarta Geram dan Ancam Pidana Berat

News | Kamis, 17 April 2025 | 21:15 WIB

Terkini

Indosaku Tindak Tegas Debt Collector Nakal, Putus Kerja Sama dan Perkuat Perlindungan Konsumen

Indosaku Tindak Tegas Debt Collector Nakal, Putus Kerja Sama dan Perkuat Perlindungan Konsumen

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 15:54 WIB

Industri Asuransi Jiwa Syariah Tumbuh Double Digit, Prudential Syariah Kempit Pangsa Pasar 22 Persen

Industri Asuransi Jiwa Syariah Tumbuh Double Digit, Prudential Syariah Kempit Pangsa Pasar 22 Persen

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 15:29 WIB

Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Maupun Aturan Pajak Baru Sebelum Ekonomi Membaik

Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Maupun Aturan Pajak Baru Sebelum Ekonomi Membaik

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 15:18 WIB

Purbaya Bikin Aturan Baru soal Anggaran OJK, Klaim Tetap Independen

Purbaya Bikin Aturan Baru soal Anggaran OJK, Klaim Tetap Independen

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 14:58 WIB

Minyak Brent Terbang USD119 Per Barel, Harga BBM RI Naik Malam Ini?

Minyak Brent Terbang USD119 Per Barel, Harga BBM RI Naik Malam Ini?

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 14:44 WIB

BRI Pertahankan Kinerja Solid, Laba Bersih Melesat13,7% Jadi Rp15,5 triliun di Triwulan I 2026

BRI Pertahankan Kinerja Solid, Laba Bersih Melesat13,7% Jadi Rp15,5 triliun di Triwulan I 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 14:14 WIB

IHSG Merana, BBCA Masih Dominasi Transaksi

IHSG Merana, BBCA Masih Dominasi Transaksi

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 13:55 WIB

Perusahan Tambang Asal Australia Nunggak Hak Karyawan RI Rp 600 Miliar

Perusahan Tambang Asal Australia Nunggak Hak Karyawan RI Rp 600 Miliar

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 13:38 WIB

Emiten TOBA Catatkan Pendapatan Naik 20,6% di Kuartal I-2026

Emiten TOBA Catatkan Pendapatan Naik 20,6% di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 13:28 WIB

Operasional Kereta Api Jarak Jauh Mulai Normal, Tapi Masih Terlambat

Operasional Kereta Api Jarak Jauh Mulai Normal, Tapi Masih Terlambat

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 13:23 WIB