Meski Naik 7 Persen Selama Sepekan, Pi Network Dihantui Penurunan

Achmad Fauzi

Jum'at, 25 April 2025 | 11:20 WIB
Meski Naik 7 Persen Selama Sepekan, Pi Network Dihantui Penurunan
ilustrasi Pi Network/(Instagram).

Suara.com - Aset kripto Pi Network mencatat kenaikan harga sebesar 7 persen dalam tujuh hari terakhir, menandai momentum kenaikan moderat di tengah kondisi pasar yang cenderung fluktuatif.

Seperti dilansir dari Beincrypto, Jumat (25/4/2025), kekininan Pi Network diperdagangkan di level USD0,65. Namun, di balik pergerakan harga ini, analisis teknikal menunjukkan bahwa reli Pi Network belum sepenuhnya didukung oleh kekuatan fundamental atau sentimen pasar yang kuat.

Kenaikan harga ini, menurut analis, lebih mencerminkan pertumbuhan pasar kripto secara keseluruhan daripada lonjakan minat investor khusus terhadap Pi Network. Salah satu indikator utama yang mencerminkan pandangan ini adalah Relative Strength Index (RSI), sebuah alat analisis teknis yang mengukur kekuatan tren berdasarkan tekanan beli dan jual.

Menariknya, RSI PI tetap datar meskipun harga mengalami peningkatan. Dalam analisis teknikal, kondisi RSI yang datar menandakan tidak adanya dominasi dari tekanan beli atau jual, atau dengan kata lain, pasar berada dalam fase konsolidasi atau keragu-raguan.

Hal ini menunjukkan keseimbangan antara tekanan beli dan jual Pi Network, bukan lonjakan sentimen bullish yang biasanya menyertai reli berkelanjutan.

Sebagai informasi, RSI bergerak antara 0 dan 100, dengan nilai di atas 70 mengindikasikan kondisi overbought atau jenuh beli, sedangkan nilai di bawah 30 menunjukkan oversold atau jenuh jual. Namun ketika nilai RSI berada di tengah-tengah dan tidak menunjukkan pergerakan jelas, para trader biasanya mengartikan ini sebagai tanda bahwa tidak ada arah tren yang kuat.

Lebih lanjut, indikator Super Trend menambah lapisan kehati-hatian dalam prospek Pi Network. Saat ini, indikator ini berada pada level USD0,85, bertindak sebagai resistensi dinamis yang kuat. Dengan harga Pi Network masih diperdagangkan di bawah level tersebut, sinyal yang muncul adalah bahwa pasar Pi Network masih dalam tren menurun, dengan tekanan jual yang terus mendominasi.

Saat ini Pi Network berjuang untuk menembus level ini, garis tren memperkuat sentimen bearish dan menunjukkan bahwa mendorong aset lebih tinggi dalam jangka pendek akan sulit.

Tak hanya itu, Pi Network juga diperdagangkan di bawah Exponential Moving Average (EMA) 20 harinya, sebuah indikator teknis yang menghitung rata-rata harga aset dalam 20 hari terakhir dengan bobot lebih pada harga terbaru. Ini adalah sinyal bearish jangka pendek yang menunjukkan bahwa harga Pi Network saat ini lebih rendah daripada tren rata-rata terdekatnya.

baca juga

Jika tekanan jual berlanjut, para analis memperingatkan kemungkinan Pi Network kembali ke titik terendah sepanjang masa di level USD0,40. Skenario ini menjadi perhatian khusus di kalangan investor ritel yang khawatir akan potensi koreksi lebih dalam.

Namun, tak semua berita berujung negatif. Jika sentimen pasar membaik dan para bull (istilah untuk pembeli agresif) berhasil mengambil alih momentum, maka Pi Network berpotensi untuk bangkit dan menembus EMA 20 hari, yang akan membuka jalan menuju level resistensi psikologis berikutnya di USD1,01.

Secara keseluruhan, meskipun Pi Network mengalami kenaikan harga dalam sepekan terakhir, fundamental teknis menunjukkan sinyal peringatan. Keseimbangan RSI, tekanan dari indikator Super Trend, dan posisi di bawah EMA 20 hari menjadi pertanda bahwa perjalanan PI menuju pemulihan penuh masih jauh dari pasti.

Investor dan trader disarankan untuk tetap berhati-hati, mempertimbangkan sinyal teknikal dan mengamati dinamika pasar secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan investasi lebih lanjut.

Apa Itu Pi Network?

Pi Network adalah proyek kripto inovatif yang dikembangkan oleh sekelompok lulusan Stanford, dipimpin oleh Dr. Nicolas Kokkalis. Proyek ini diluncurkan pada 14 Maret 2019, dengan misi menghadirkan mata uang kripto yang dapat ditambang melalui smartphone sebuah konsep yang sangat berbeda dari Bitcoin atau Ethereum yang membutuhkan perangkat keras canggih dan konsumsi listrik besar.

Dengan pendekatan yang ramah pengguna dan hemat energi, Pi Network menarik perhatian jutaan pengguna global. Hingga kini, komunitas Pi disebut "Pioneers" telah berkembang pesat dengan lebih dari 45 juta pengguna terdaftar.
Penambangan Pi dilakukan melalui aplikasi seluler, tanpa menguras baterai atau data.

Aplikasi hanya memverifikasi kehadiran pengguna setiap 24 jam. Kontribusi keamanan jaringan dilakukan melalui sistem Social Trust Graph, di mana pengguna saling memverifikasi keaslian akun.

Pi menggunakan konsensus algoritma Stellar Consensus Protocol (SCP), yang memungkinkan validasi transaksi tanpa konsumsi daya besar seperti Proof of Work. Ini membuatnya jauh lebih berkelanjutan secara lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pi Network Hampir Rp11.000, Ini Prediksi Fluktuasi Pasarnya

Harga Pi Network Hampir Rp11.000, Ini Prediksi Fluktuasi Pasarnya

Bisnis | Kamis, 24 April 2025 | 20:49 WIB

Setelah Terkoreksi Pi Network Mulai Kembali Melaju Naik, Dalam Sepekan Naik 4,7 Persen

Setelah Terkoreksi Pi Network Mulai Kembali Melaju Naik, Dalam Sepekan Naik 4,7 Persen

Bisnis | Kamis, 24 April 2025 | 11:50 WIB

Harga Coin Pi Network Naik Stabil dalam 24 Jam, Kapitalisasi 4,52 Miliar Dolar AS

Harga Coin Pi Network Naik Stabil dalam 24 Jam, Kapitalisasi 4,52 Miliar Dolar AS

Bisnis | Rabu, 23 April 2025 | 18:17 WIB

Terkini

Baju Terkena Genangan Air Hujan di Jalan Apakah Najis? Ini Penjelasan Fiqihnya

Baju Terkena Genangan Air Hujan di Jalan Apakah Najis? Ini Penjelasan Fiqihnya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:36 WIB

Diduga Habisi Nyawa Karyawati di Batam, Tetangga Kos Ditembak

Diduga Habisi Nyawa Karyawati di Batam, Tetangga Kos Ditembak

Batam | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:34 WIB

Viral Pembalut Kena Pajak, Pengamat: Menstruasi Siklus Alami Perempuan

Viral Pembalut Kena Pajak, Pengamat: Menstruasi Siklus Alami Perempuan

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:32 WIB

Perundungan Linguistik: Apa Kita Masih Punya Ruang untuk Belajar Berbahasa?

Perundungan Linguistik: Apa Kita Masih Punya Ruang untuk Belajar Berbahasa?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Raih Dana Rp570 Miliar, Bank Mandiri Lepas Bisnis Asuransi Inhealth

Raih Dana Rp570 Miliar, Bank Mandiri Lepas Bisnis Asuransi Inhealth

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:29 WIB

Jadwal Super League Pekan 8: Persija Hadapi Ujian Berat Dewa United, Persib vs Isenmulang

Jadwal Super League Pekan 8: Persija Hadapi Ujian Berat Dewa United, Persib vs Isenmulang

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:28 WIB

Niat Baik Berujung Duka: Bantu Renovasi Warung, Pria Tewas Terjatuh dari Tangga di Tanggamus

Niat Baik Berujung Duka: Bantu Renovasi Warung, Pria Tewas Terjatuh dari Tangga di Tanggamus

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Tayang 5 November, Keira Knightley Kembali Jadi Spy di Black Doves Season 2

Tayang 5 November, Keira Knightley Kembali Jadi Spy di Black Doves Season 2

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:25 WIB

Kemampuan Multibahasa GenZ: Gaul & Fasih Bahasa Asing Tanpa Lupa Bahasa Ibu

Kemampuan Multibahasa GenZ: Gaul & Fasih Bahasa Asing Tanpa Lupa Bahasa Ibu

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Diam-Diam Bertemu Kapolri, Erick Thohir Bahas Langkah Tegas soal Kekerasan Suporter

Diam-Diam Bertemu Kapolri, Erick Thohir Bahas Langkah Tegas soal Kekerasan Suporter

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:17 WIB

×