Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Anak Usaha WIKA Hadirkan Pemanas Air Ramah Lingkungan di Megabuild Indonesia 2025

Iwan Supriyatna

Senin, 28 April 2025 | 05:51 WIB
Anak Usaha WIKA Hadirkan Pemanas Air Ramah Lingkungan di Megabuild Indonesia 2025
Anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk meluncurkan produk terbaru WIKA Solar Water Heater (SWH) SR100S1 di ajang Megabuild Indonesia 2025.

Suara.com - PT Wijaya Karya Industri Energi (WINNER), anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk yang sejak tahun 1987 telah fokus pada bidang energi terbarukan, kembali hadirkan inovasi produk pemanas air ramah lingkungan yang ekonomis bagi rumah tangga muda.

WINNER tegaskan komitmennya terhadap gaya hidup berkelanjutan dengan meluncurkan produk terbaru WIKA Solar Water Heater (SWH) SR100S1 di ajang Megabuild Indonesia 2025, yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC) pada 24–27 April 2025.

SR100S1 hadir sebagai solusi cerdas bagi rumah tangga muda yang mengutamakan efisiensi energi dan kenyamanan. Menggunakan tenaga matahari sebagai sumber energi utama, produk ini tidak hanya hemat Listrik dengan harga terjangkau sekaligus turut mendukung upaya pengurangan emisi karbon.

“Kami melihat tren positif rumah tangga muda yang semakin sadar pentingnya efisiensi energi. Melalui WIKA SWH SR100S1, kami ingin menghadirkan solusi yang praktis, ekonomis, dan ramah lingkungan,” ujar Firmansyah, Manajer Operasi WINNER ditulis Senin (28/4/2025).

Dengan kapasitas 100 liter dan desain elegan yang cocok untuk berbagai jenis atap, SR100S1 menggabungkan teknologi kolektor surya terbaru dengan kemudahan instalasi.

Tangki berlapis enamel titanium tahan karat serta garansi hingga 5 tahun menjadikannya pilihan tepat bagi keluarga muda yang menginginkan solusi air panas bebas repot.

Didukung oleh lebih dari 30 Distributor Profesional yang tersebar di kota-kota besar seluruh Indonesia, WINNER memastikan perawatan, layanan purna jual yang andal dan teknisi berpengalaman untuk setiap kebutuhan pelanggan.

Keikutsertaan WINNER dalam Megabuild Indonesia 2025 menegaskan peran aktif perusahaan dalam mendorong transisi energi bersih dan pembangunan berkelanjutan di sektor properti nasional.

Semangat ini sejalan dengan roadmap Net Zero Emission Indonesia serta penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG).

baca juga

“Matahari memberikan energi untuk semesta, WIKA menyebarkan manfaatnya untuk Indonesia.”

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, atau lebih dikenal dengan WIKA, adalah salah satu perusahaan konstruksi terkemuka di Indonesia.

Perjalanan panjang WIKA dimulai dari sebuah perusahaan instalasi listrik bernama NV Electriciteit Maatschappij Aniem pada tahun 1960, yang merupakan perusahaan nasionalisasi dari perusahaan Belanda.

Seiring berjalannya waktu, WIKA bertransformasi menjadi kontraktor sipil, bangunan, dan instalasi listrik. Pada dekade 1970-an, WIKA mulai mengembangkan bisnisnya ke bidang konstruksi bangunan gedung, jalan, jembatan, dan dermaga.

Keberhasilan menyelesaikan berbagai proyek infrastruktur penting di era tersebut mengantarkan WIKA menjadi salah satu pemain utama dalam industri konstruksi nasional. Diversifikasi bisnis terus dilakukan WIKA pada tahun-tahun berikutnya.

Perusahaan ini merambah ke sektor industri manufaktur dengan mendirikan pabrik beton pracetak, baja, dan konstruksi modular.

Langkah ini menjadikan WIKA sebagai perusahaan konstruksi terintegrasi yang memiliki kemampuan untuk menyediakan solusi konstruksi yang komprehensif.

WIKA juga aktif dalam proyek-proyek infrastruktur berskala besar di Indonesia, seperti pembangunan jalan tol, bandara, pembangkit listrik, dan proyek properti.

Beberapa proyek ikonik yang dikerjakan WIKA antara lain Jembatan Suramadu, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, dan berbagai proyek pembangunan infrastruktur untuk mendukung Asian Games 2018.

Selain berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur di dalam negeri, WIKA juga melebarkan sayapnya ke pasar internasional.

Perusahaan ini telah menyelesaikan berbagai proyek di luar negeri, seperti di Aljazair, Malaysia, Myanmar, dan Timor Leste. Ekspansi internasional ini menjadi bukti kemampuan WIKA dalam bersaing di pasar global.

Di era modern ini, WIKA terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Perusahaan ini menerapkan teknologi Building Information Modeling (BIM) dan sistem manajemen konstruksi yang terintegrasi untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas proyek.

WIKA juga berkomitmen untuk menjalankan bisnis secara berkelanjutan dengan memperhatikan aspek lingkungan dan sosial.

Dengan pengalaman panjang, kemampuan teknis yang mumpuni, dan komitmen terhadap inovasi, WIKA terus menjadi salah satu motor penggerak pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Perusahaan ini memiliki visi untuk menjadi perusahaan Engineering, Procurement, and Construction (EPC) terkemuka di Asia Tenggara, dengan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan bangsa dan negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Utang Jumbo, WIKA Sedang Alami Tekanan Finansial

Utang Jumbo, WIKA Sedang Alami Tekanan Finansial

Bisnis | Selasa, 18 Maret 2025 | 11:23 WIB

Waskita Karya Pamer Kontrak Baru, Wijaya Karya Justru Merana

Waskita Karya Pamer Kontrak Baru, Wijaya Karya Justru Merana

Bisnis | Minggu, 23 Februari 2025 | 16:30 WIB

Belum Dapat Proyek Baru, Gagal Bayar Utang dan Saham Disuspensi Itulah WIKA

Belum Dapat Proyek Baru, Gagal Bayar Utang dan Saham Disuspensi Itulah WIKA

Bisnis | Selasa, 18 Februari 2025 | 12:22 WIB

Terkini

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

×