Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Wall Street Bergejolak saat Pasar Modal Asia Perkasa, IHSG Diprediksi Meroket Hari Ini

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 29 April 2025 | 11:16 WIB
Wall Street Bergejolak saat Pasar Modal Asia Perkasa, IHSG Diprediksi Meroket Hari Ini
Bursa Efek Indonesia, Jakarta. [Dok SMF]

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan akan melanjutkan tren positif pada perdagangan hari ini, Selasa (29/4/2025). Sentimen pasar saat ini masih dipengaruhi oleh sikap wait and see para pelaku pasar terhadap rilis data penting dari dalam negeri, yaitu data Foreign Direct Investment (FDI) atau Penanaman Modal Asing (PMA) untuk kuartal I-2025. Data ini akan menjadi salah satu tolok ukur penting untuk mengukur kepercayaan investor asing terhadap iklim investasi di Indonesia.

Pada pembukaan perdagangan pagi ini, IHSG menunjukkan sinyal penguatan dengan dibuka naik sebesar 26,02 poin atau 0,39 persen ke level 6.748,99. Sementara itu, indeks LQ45 yang berisikan 45 saham unggulan juga bergerak positif dengan kenaikan sebesar 3,17 poin atau 0,42 persen, mencapai posisi 756,89.

Pergerakan awal yang optimis ini sejalan dengan prediksi sejumlah analis yang melihat potensi kelanjutan kenaikan IHSG pada perdagangan hari ini.

Senior Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan, dalam analisisnya di Jakarta pada Selasa pagi menyampaikan bahwa IHSG berpeluang untuk mencoba menutup gap atau celah harga pada kisaran level 6.770 hingga 6.870 pada pekan ini.

Proyeksi ini didasarkan pada sentimen pasar yang masih cukup kuat meskipun pelaku pasar juga menantikan data-data ekonomi penting.

Dari dalam negeri, perhatian utama akan tertuju pada realisasi PMA Indonesia untuk kuartal pertama tahun 2025. Valdy Kurniawan menyoroti pentingnya data ini untuk melihat apakah Indonesia masih mampu mempertahankan pertumbuhan PMA di level double digit di tengah isu kebijakan tarif impor Amerika Serikat (AS) yang mulai mencuat pada kuartal I-2025.

Isu tarif AS ini muncul bersamaan dengan beberapa kebijakan domestik yang dinilai sempat memicu sikap wait and see dari para pelaku pasar. Sebagai catatan, data PMA terakhir pada kuartal IV-2024 menunjukkan pertumbuhan yang signifikan sebesar 33,3 persen year on year (yoy) dengan nilai mencapai Rp245,8 triliun, atau mewakili 54,3 persen dari total realisasi investasi.

Dari sisi sentimen global, Valdy Kurniawan menjelaskan bahwa isu tarif masih menjadi perhatian utama, terutama terkait dengan potensi pelunakan sikap AS terhadap China. AS terus berupaya mendorong negosiasi perdagangan dengan China, meskipun hingga saat ini belum ada indikasi bahwa China membuka ruang untuk perundingan tersebut.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent belum memberikan kejelasan mengenai arah perundingan perdagangan dengan China, namun ia menekankan bahwa pihak China seharusnya mengambil inisiatif untuk meredakan ketegangan mengingat besarnya volume ekspor China ke AS dibandingkan sebaliknya.

Menteri Keuangan China Lan Fo’an sendiri menyatakan bahwa pihaknya akan mengimplementasikan kebijakan yang lebih proaktif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan stabilitas ekonomi global, yang memicu spekulasi mengenai potensi negosiasi dengan AS di masa depan.

Selain itu, terdapat potensi kesepakatan perdagangan antara AS dengan sejumlah negara lain yang saat ini sedang bernegosiasi. Tekanan dari dalam negeri AS, khususnya tekanan politik, juga berpotensi mendorong Presiden AS Donald Trump untuk mencapai kesepakatan perdagangan.

Dari kawasan Eropa, pelaku pasar bersiap menghadapi pekan yang berpotensi fluktuatif dengan adanya rilis data inflasi utama dari Zona Euro dan AS, serta laporan ketenagakerjaan bulanan AS yang dijadwalkan pada Jumat (2/5/2025).

Bursa saham Eropa melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin (28/4/2025), dengan sebagian besar sub-indeks mencatatkan kenaikan yang didorong oleh optimisme terhadap meredanya ketegangan perdagangan AS-China menjelang musim laporan keuangan dan rilis data ekonomi pada pekan ini.

Indeks pan-Eropa STOXX 600 menguat 0,53 persen ke level 523,19. Indeks-indeks utama Eropa juga menunjukkan tren positif, dengan DAX Jerman naik 0,13 persen ke 22.271,67, FTSE 100 Inggris bertambah tipis 0,02 persen ke 8.417,34, dan CAC 40 Prancis naik 0,50 persen ke 7.573,76.

Sementara itu, bursa saham AS Wall Street bergerak bervariasi pada perdagangan Senin (28/4/2025). Indeks S&P 500 menutup sesi yang penuh gejolak nyaris stagnan, tertekan oleh pergerakan saham-saham berkapitalisasi besar seiring investor menantikan sejumlah katalis, termasuk data ekonomi dan laporan keuangan dari perusahaan-perusahaan besar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Lanjutkan Reli Penguatan di Pembukaan Perdagangan, Ini Saham Penggeraknya

IHSG Lanjutkan Reli Penguatan di Pembukaan Perdagangan, Ini Saham Penggeraknya

Bisnis | Selasa, 29 April 2025 | 09:21 WIB

IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Ini Prospek Saham yang Jadi Pilihan

IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Ini Prospek Saham yang Jadi Pilihan

Bisnis | Selasa, 29 April 2025 | 08:47 WIB

IHSG Hari Ini Diprediksi Terus Perkasa, Mayoritas Bursa Saham Kompak Menguat

IHSG Hari Ini Diprediksi Terus Perkasa, Mayoritas Bursa Saham Kompak Menguat

Bisnis | Senin, 28 April 2025 | 11:05 WIB

IHSG Terus Melaju Naik di Pada Senin Pagi, Didorong oleh Saham-saham Ini

IHSG Terus Melaju Naik di Pada Senin Pagi, Didorong oleh Saham-saham Ini

Bisnis | Senin, 28 April 2025 | 09:14 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Lagi, Daftar Saham-saham Pilihan di Perdagangan Hari Ini

IHSG Diproyeksi Menguat Lagi, Daftar Saham-saham Pilihan di Perdagangan Hari Ini

Bisnis | Senin, 28 April 2025 | 08:39 WIB

Emiten ABMM Catat Kinerja Positif di Tengah Turbulensi Pasar Batu Bara

Emiten ABMM Catat Kinerja Positif di Tengah Turbulensi Pasar Batu Bara

Bisnis | Sabtu, 26 April 2025 | 11:46 WIB

Terkini

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB