Hardiknas, Askrindo Gelar Pelatihan Bagi Pendidik Anak Berkebutuhan Khusus

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 03 Mei 2025 | 07:00 WIB
Hardiknas, Askrindo Gelar Pelatihan Bagi Pendidik Anak Berkebutuhan Khusus
Askrindo menyelenggarakan Pelatihan Terapi Perilaku untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) kepada para pendidik (guru) sekolah PAUD seJabodetabek di Bekasi.

Suara.com - PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), sebagai bagian dari Holding Asuransi dan Penjaminan Indonesia Financial Group (IFG), menunjukkan komitmennya dalam memajukan dunia pendidikan di Indonesia. 

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2025, Askrindo menggelar pelatihan intensif mengenai Terapi Perilaku untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Kegiatan yang berlangsung di Bekasi ini menyasar para tenaga pendidik (guru) dari berbagai sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di wilayah Jabodetabek.

Inisiatif mulia ini merupakan wujud nyata dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Askrindo di bidang Peduli Pendidikan. 

Sekretaris Perusahaan Askrindo, Syafruddin, menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang khusus untuk membekali para guru PAUD dengan pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni dalam menangani ABK. 

Peningkatan mutu dan kompetensi tenaga pendidik menjadi fokus utama agar mereka dapat memberikan dukungan yang optimal bagi perkembangan anak-anak, baik dari segi akademik maupun sosial-emosional.

“Kami di Askrindo memiliki komitmen yang kuat untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Melalui program TJSL Peduli Pendidikan, dan bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, kami berinisiatif memberikan pembekalan kepada para guru PAUD dengan pendekatan ilmiah dalam mengatasi berbagai tantangan perilaku ABK. Kami berharap, dengan pelatihan ini, para pendidik dapat memberikan dukungan yang lebih baik bagi perkembangan anak-anak secara holistik,” ujar Syafruddin dalam keterangannya dikutip Sabtu (3/5/2025).

Lebih lanjut, Syafruddin mengungkapkan bahwa Askrindo memiliki visi untuk mendorong terwujudnya layanan PAUD Inklusi di berbagai lembaga pendidikan. Menurutnya, lembaga PAUD yang telah memiliki tenaga pendidik dengan keterampilan yang memadai diharapkan dapat membuka layanan inklusif. 

Langkah ini bertujuan agar seluruh anak usia dini, tanpa terkecuali, dapat terlayani sesuai dengan hak mereka untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

“Saat ini, kita melihat banyak sekali guru di tingkat PAUD, Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) yang menghadapi kesulitan dalam menangani Anak Berkebutuhan Khusus. Hal ini disebabkan karena selama ini pendidikan bagi ABK cenderung diselenggarakan secara segregasi atau terpisah di Sekolah Luar Biasa (SLB) dan PAUD Inklusi. Sayangnya, jumlah SLB dan PAUD Inklusi di Indonesia masih sangat terbatas,” tambahnya dengan nada prihatin.

baca juga

Syafruddin juga menyoroti bahwa masih banyak sekolah yang belum memiliki kesiapan untuk menerima ABK. Kekhawatiran utama adalah kurangnya kemampuan dan pengetahuan para pendidik dalam memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan spesifik anak-anak tersebut. 

Akibatnya, tidak sedikit ABK yang terpaksa tidak mendapatkan akses pendidikan yang selaras dengan potensi dan kebutuhan perkembangan mereka.

Pelatihan Terapi Perilaku ini diharapkan menjadi langkah awal yang signifikan dalam mengatasi permasalahan tersebut. Para peserta akan dibekali dengan berbagai teknik dan strategi intervensi perilaku yang efektif dan berbasis bukti ilmiah. Materi pelatihan mencakup pemahaman tentang berbagai jenis kebutuhan khusus pada anak usia dini, identifikasi dini masalah perilaku, penyusunan rencana intervensi individual, serta teknik-teknik modifikasi perilaku positif. 

Selain itu, pelatihan ini juga memberikan penekanan pada pentingnya kolaborasi antara guru, orang tua, dan tenaga ahli dalam mendukung perkembangan ABK secara komprehensif.

Syafruddin menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa setiap warga negara Indonesia berhak mendapatkan pendidikan yang layak, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 31 ayat (1).

“Dengan pelatihan ini, kami berharap dapat meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran, profesionalisme tenaga pendidik, serta mewujudkan pemerataan akses layanan pendidikan yang merata dan setara terhadap anak berkebutuhan khusus. Ini adalah wujud komitmen kami untuk mendukung amanat konstitusi dan menciptakan masa depan yang lebih inklusif bagi seluruh anak Indonesia,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gratis! Koleksi Twibbon Hardiknas 2025 Terlengkap, Download & Bagikan Sekarang

Gratis! Koleksi Twibbon Hardiknas 2025 Terlengkap, Download & Bagikan Sekarang

Lifestyle | Jum'at, 02 Mei 2025 | 20:23 WIB

Peringati Hardiknas, Pemprov DKI Tebus 381 Ijazah yang Tertahan karena Tunggakan Biaya Sekolah

Peringati Hardiknas, Pemprov DKI Tebus 381 Ijazah yang Tertahan karena Tunggakan Biaya Sekolah

News | Jum'at, 02 Mei 2025 | 17:58 WIB

Sejuta Anak Punya Cerita: Menjadikan Pendidikan sebagai Hak, Bukan Impian

Sejuta Anak Punya Cerita: Menjadikan Pendidikan sebagai Hak, Bukan Impian

Your Say | Jum'at, 02 Mei 2025 | 17:41 WIB

Terkini

Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel

Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 18:39 WIB

Pencarian Hari Ke-5 Jurnalis Hilang: SAR Perluas Sektor, Terkendala Kabut Tebal dan Angin Kencang

Pencarian Hari Ke-5 Jurnalis Hilang: SAR Perluas Sektor, Terkendala Kabut Tebal dan Angin Kencang

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 18:34 WIB

Mau Liburan Lebih Hemat? Coba Ubah Poin yang Terkumpul Jadi Tiket Pesawat

Mau Liburan Lebih Hemat? Coba Ubah Poin yang Terkumpul Jadi Tiket Pesawat

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 18:30 WIB

Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol

Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 18:30 WIB

Antrean BBM Subsidi Mengular di Makassar, Pertamina Tambah Selang Nozzle di SPBU

Antrean BBM Subsidi Mengular di Makassar, Pertamina Tambah Selang Nozzle di SPBU

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 18:27 WIB

Daftar Harga HP Xiaomi September 2026 Resmi, Lengkap POCO dan Redmi

Daftar Harga HP Xiaomi September 2026 Resmi, Lengkap POCO dan Redmi

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 18:16 WIB

Gen Z Impact Fest 2026 Edukasi Tips Keamanan Digital Gen Z di UGM

Gen Z Impact Fest 2026 Edukasi Tips Keamanan Digital Gen Z di UGM

News | Sabtu, 12 September 2026 | 18:16 WIB

6 Alasan Posisi Setir Mobil Wajib Lurus Saat Parkir, Ketahui Dampaknya!

6 Alasan Posisi Setir Mobil Wajib Lurus Saat Parkir, Ketahui Dampaknya!

Otomotif | Sabtu, 12 September 2026 | 18:04 WIB

Firasat Tak Biasa Rekan Profesi Sebelum Jurnalis Antara Hilang di Krakatau: Sampai Ucap Kata Pamit

Firasat Tak Biasa Rekan Profesi Sebelum Jurnalis Antara Hilang di Krakatau: Sampai Ucap Kata Pamit

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 18:02 WIB

Bye Pori Tersumbat! 4 Cleanser Volcanic untuk Kulit Mulus Bebas Komedo

Bye Pori Tersumbat! 4 Cleanser Volcanic untuk Kulit Mulus Bebas Komedo

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 18:00 WIB

×