Bersiap, Trump Mau Naikan Pajak Buat Orang Kaya

Iwan Supriyatna | Rina Anggraeni | Suara.com

Selasa, 13 Mei 2025 | 07:32 WIB
Bersiap, Trump Mau Naikan Pajak Buat Orang Kaya
Donald Trump (Instagram)

Suara.com - Presiden Donald Trump berencana untuk menaikkan pajak bagi orang Amerika terkaya. Tentunya keputusan ini bakal membuat dinamika politik bergejolak antara partai Demokrat dan Republika.

Gagasan mengenai menaikan tarif pajam pada orang kaya, setelah Trump muncul setelah menghubungi Ketua DPR Mike Johnson, R-La. Komunikasi keduanya mengungkapkan penambahan kenaikan pajak pada penerima penghasilan tertinggi ke dalam RUU pajak dan pengeluaran utama yang ingin disahkan GOP tahun ini.

Trump beralasan menaikkan pajak orang kaya bisa menjadi alternatif untuk melindungi Medicaid dan memberikan ruang fiskal bagi pemotongan pajak kelas menengah dan pekerja. Ia juga mendesak agar celah pajak carried interest, yang sering dimanfaatkan oleh manajer dana lindung nilai untuk membayar pajak lebih rendah, dihapuskan.

Partai Republik juga tengah mempertimbangkan sejumlah langkah perpajakan lainnya yang bernuansa populis, seperti peningkatan pajak atas stock buyback dan pembatasan pengurangan pajak atas kompensasi eksekutif yang tinggi.

Dilansir CNBC, RUU ini ditargetkan untuk disahkan sebelum Hari Peringatan (Memorial Day), namun masih dihadapkan pada banyak perdebatan internal, termasuk soal penghapusan batas potongan pajak negara bagian dan lokal (SALT cap) yang banyak diminta oleh legislator dari negara bagian berbiaya tinggi.

Padahal sebelumnya, Trump mengacu pada janji kampanye George H.W. Bush tahun 1988 saat itu bahwa ia tidak akan menaikkan pajak sebagai presiden.  

Kegagalan Bush untuk menepati janji itu akhirnya menjadi sasaran utama bagi lawan-lawan politiknya dan dianggap sebagai faktor kekalahannya dalam pemilihan umum 1992.

Namun kemudian, tampaknya ia mengubah pendiriannya, ia menulis mengenai ide menaikan pajak. Saya setuju jika mereka melakukannya," katanya.

Diminta kejelasannya pada hari Jumat nanti tentang apakah Trump ingin atau tidak menaikkan tarif pajak tertinggi, sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan ia menginginkan “pemotongan pajak terbesar dalam sejarah," tulis Trump.

Selain itu, Presiden telah mengatakan bahwa ia sendiri, secara pribadi, tidak keberatan membayar sedikit lebih banyak untuk membantu kaum miskin dan kelas menengah serta kelas pekerja di negara ini.

"Sejujurnya, saya pikir itu adalah posisi yang sangat terhormat. Namun, sekali lagi, negosiasi ini sedang berlangsung di Capitol Hill, dan presiden akan mempertimbangkannya jika perlu," kata kata Leavitt.  

Jabatan Trump dapat memberikan tekanan lebih besar pada para pemimpin GOP yang sudah berjuang untuk menyusun RUU yang memenuhi tuntutannya untuk serangkaian pemotongan pajak besar, tanpa menambah defisit. Sehingga para petinggi fiskal partai tidak akan memberikan suaranya.

Selain itu, Trump berjanji di jalur kampanye dan sebagai presiden bahwa ia akan menghapus pajak atas upah lembur, atas tip pekerja layanan, dan atas Jaminan Sosial untuk para manula, sambil memperpanjang pemotongan pajak perusahaan yang diterapkan pada tahun 2017 selama masa jabatan pertamanya.

Perwakilan parta Republik yakni. Jason Smith, R-Mo., ketua Komite Anggaran dan Sarana DPR yang berfokus pada pajak, dijadwalkan bertemu dengan Trump pada hari Jumat.

Adapun, Johnson memberi tahu Partai Republik bahwa mereka tidak akan mampu membayar pemotongan pajak sebesar 4,5 triliun dollar As yang sebelumnya telah mereka targetkan, menurut Politico.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 21:44 WIB

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:15 WIB

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:00 WIB

Bikin Iri Donald Trump, Iran Izinkan Kapal Tanker Jepang Lewat Selat Hormuz

Bikin Iri Donald Trump, Iran Izinkan Kapal Tanker Jepang Lewat Selat Hormuz

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:35 WIB

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:08 WIB

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:41 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:31 WIB

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:00 WIB

Ancaman 'Kiamat' Energi: Trump Beri Ultimatum, Guncang Pasokan Migas Dunia

Ancaman 'Kiamat' Energi: Trump Beri Ultimatum, Guncang Pasokan Migas Dunia

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 07:30 WIB

Hutan Lestari Pertamina: Menenun Harmoni Alam, Menuai Kesejahteraan Masyarakat

Hutan Lestari Pertamina: Menenun Harmoni Alam, Menuai Kesejahteraan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:37 WIB

Terkini

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 21:44 WIB

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:19 WIB

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:08 WIB

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 18:11 WIB

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:58 WIB

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:41 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:31 WIB

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:16 WIB

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:00 WIB

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:48 WIB