Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.094,941
LQ45 616,399
Srikehati 311,257
JII 380,793
USD/IDR 17.668

Profil Lengkap Anggoro Eko Cahyo yang Resmi Jadi Direktur Utama BSI

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 16 Mei 2025 | 17:07 WIB
Profil Lengkap Anggoro Eko Cahyo yang Resmi Jadi Direktur Utama BSI
PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS), atau Bank BSI resmi menunjuk Anggoro Eko Cahyo sebagai Direktur Utama untuk menggantikan Hery Gunardi yang telah ditunjuk menjadi Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, atau Bank BRI.

Suara.com - PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS), atau Bank BSI resmi menunjuk Anggoro Eko Cahyo sebagai Direktur Utama untuk menggantikan Hery Gunardi yang telah ditunjuk menjadi Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, atau Bank BRI.

Keputusan ini tertuang dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar hari ini, Jumat (16/5/2025).

Sebelum didapuk sebagai orang nomor satu di BSI, ia telah menorehkan jejak kepemimpinan yang gemilang sebagai Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan sejak Februari 2021.

Di bawah kepemimpinannya, BPJS Ketenagakerjaan mencatatkan berbagai capaian positif dalam memperluas cakupan perlindungan dan meningkatkan kualitas layanan bagi para pekerja Indonesia.

Namun, yang menarik, Anggoro Eko Cahyo memiliki akar yang kuat di dunia perbankan. Latar belakangnya sebagai seorang bankir ulung diyakini menjadi salah satu pertimbangan utama para pemegang saham dalam menunjuknya sebagai nahkoda baru BSI.

Jejak kariernya di bank BUMN plat merah tersebut terbilang cukup panjang dan sarat pengalaman, bahkan sempat mencicipi kursi Wakil Direktur Utama (Wadirut) meski dalam kurun waktu yang relatif singkat.

Menilik profilnya melalui platform profesional LinkedIn, Anggoro Eko Cahyo bukanlah sosok baru di lingkungan BNI. Ia mengawali karirnya di bank kebanggaan bangsa ini sejak tahun 1994, dengan posisi awal sebagai Asisten Manager (AMGR) Marketing Officer. Dedikasi dan kemampuannya membawanya terus menanjak dalam hierarki perusahaan.

Sejumlah jabatan strategis pernah diemban oleh lulusan Institut Teknologi Indonesia (ITI) tahun 1992 ini. Periode 2015 hingga 2018 menjadi saksi kepiawaiannya dalam memimpin lini bisnis konsumer BNI sebagai Direktur Konsumer. Setelahnya, ia dipercaya untuk mengemban tanggung jawab yang lebih besar di bidang keuangan, menjabat sebagai Direktur Keuangan BNI dari tahun 2018 hingga 2020.

Tak hanya aktif di internal BNI, Anggoro Eko Cahyo juga memiliki peran penting di kancah industri sistem pembayaran nasional. Ia tercatat menduduki posisi Ketua Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASP) sejak tahun 2016, menunjukkan keahlian dan pengaruhnya dalam perkembangan infrastruktur pembayaran di tanah air.

Sebelum menapaki karir gemilang di dunia perbankan, Anggoro Eko Cahyo menyelesaikan pendidikan sarjananya di Institut Teknologi Indonesia (ITI) pada tahun 1992. Semangat belajarnya tak berhenti di situ. Ia kemudian melanjutkan pendidikan ke jenjang Magister Management di Institut Pertanian Bogor (IPB), melengkapi keahlian teknisnya dengan pemahaman mendalam tentang manajemen dan bisnis.

Pengalaman dan pemahamannya yang mendalam mengenai seluk-beluk industri perbankan syariah diharapkan dapat membawa BSI menuju level yang lebih tinggi dalam inovasi produk, ekspansi pasar, dan penguatan daya saing.

Anggoro juga tercatat pernah menjabat sebagai Ketua (ASPI) Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia yang juga merupakan Lembaga Standar dalam Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). Dia juga menjabat Ikatan Bankir Indonesia (IBI) sebagai Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Advokasi.

Selain mengangkat Anggoro, dalam RUPST juga disepakati untuk membagikan dividen tunai tahun buku 2024 sebesar Rp 1,05 triliun atau setara Rp 22,78 per saham.

Pembagian dividen itu setara dengan 15% dari laba bersih tahun 2024. Sementara itu sebesar 20% dari laba bersih atau sebesar Rp1,40 triliun dijadikan cadangan wajib. Sebesar 65% atau setara Rp4,55 triliun digunakan sebagai saldo laba ditahan.

Adapun bank syariah terbesar RI itu membukukan laba bersih tahun 2024 sebesar Rp7,00 triliun. Perolehan tersebut naik 22,83% secara tahunan (yoy) dari perolehan tahun 2023 sebesar Rp5,70 triliun.

Mengingatkan saja, BSI tahun lalu membagikan dividen tunai tahun buku 2023 sebesar Rp855,56 miliar atau sebesar Rp18,55 per saham. Jumlah itu setara dengan 15% dari laba bersih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham BRIS Tertekan Usai Kabar Sunarso jadi Kandidat Utama Dirut BSI

Saham BRIS Tertekan Usai Kabar Sunarso jadi Kandidat Utama Dirut BSI

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2025 | 10:59 WIB

Sunarso Jadi Kandidat Kuat Dirut BSI, Sore Ini Dikukuhkan

Sunarso Jadi Kandidat Kuat Dirut BSI, Sore Ini Dikukuhkan

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2025 | 10:21 WIB

Latar Belakang Mentereng Marco Ivanos, Dituding Sindir Kekayaan Fuji Bareng Istri

Latar Belakang Mentereng Marco Ivanos, Dituding Sindir Kekayaan Fuji Bareng Istri

Entertainment | Jum'at, 16 Mei 2025 | 07:26 WIB

Terkini

Moodys: Kontrol Ekspor Tambang oleh SDI Bikin Indonesia Ditinggal Investor

Moodys: Kontrol Ekspor Tambang oleh SDI Bikin Indonesia Ditinggal Investor

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 07:11 WIB

Operasi CANTVR Dihentikan, Diduga Tawarkan Investasi Ilegal

Operasi CANTVR Dihentikan, Diduga Tawarkan Investasi Ilegal

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:33 WIB

Produk Ekspor Indonesia Bisa Laku di Karena Rupiah Melemah, Tapi Ada Syaratnya

Produk Ekspor Indonesia Bisa Laku di Karena Rupiah Melemah, Tapi Ada Syaratnya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:22 WIB

Rupiah yang Memble Jadi Tantangan Industri Logistik, Ini Strategi SiCepat Ekspres

Rupiah yang Memble Jadi Tantangan Industri Logistik, Ini Strategi SiCepat Ekspres

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:14 WIB

Panasonic GOBEL Hadirkan ART with HEART: Pamerkan 70 Karya Seniman Difabel dan Senior

Panasonic GOBEL Hadirkan ART with HEART: Pamerkan 70 Karya Seniman Difabel dan Senior

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:18 WIB

Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik

Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:07 WIB

Emiten CRSN Bidik Pendapatan Naik 22%, Begini Strateginya

Emiten CRSN Bidik Pendapatan Naik 22%, Begini Strateginya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:49 WIB

Kemenko Perekonomian Bidik Sektor Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Kemenko Perekonomian Bidik Sektor Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:34 WIB

Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float

Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:11 WIB