Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Dari Jepang ke Indonesia: Berikut Evolusi QR Code Menjadi QRIS

Tasmalinda | Suara.com

Rabu, 21 Mei 2025 | 14:50 WIB
Dari Jepang ke Indonesia: Berikut Evolusi QR Code Menjadi QRIS
evolusi pembayaran QRIS

Suara.com - Teknologi pembayaran digital terus berkembang pesat di era modern ini, dan salah satu inovasi paling revolusioner yang merevolusi cara kita bertransaksi adalah QR Code.

Namun, tahukah Anda bahwa QR Code awalnya ditemukan di Jepang dan kemudian berkembang pesat di Indonesia melalui sistem QRIS?

Asal Usul QR Code: Teknologi Jepang yang Mendunia

QR Code, singkatan dari Quick Response Code, pertama kali dikembangkan oleh perusahaan Jepang, Denso Wave, pada tahun 1994.

Teknologi ini diciptakan untuk memudahkan pelacakan komponen dalam proses manufaktur mobil Toyota.

Dengan kemampuan menyimpan lebih banyak data dibandingkan barcode konvensional dan kemampuan untuk dipindai dengan cepat dari berbagai sudut, QR Code segera menarik perhatian berbagai sektor industri.

Di Jepang, QR Code tidak hanya digunakan dalam industri manufaktur, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari iklan, tiket kereta, hingga pembayaran digital.

Keunggulan QR Code adalah kemudahan dan kecepatan dalam mengakses informasi maupun melakukan transaksi, tanpa perlu alat khusus selain kamera ponsel.

Perjalanan QR Code Menuju Indonesia

Masuknya QR Code ke Indonesia sejalan dengan pesatnya penetrasi teknologi smartphone dan kebutuhan masyarakat akan metode pembayaran yang praktis dan cepat.

Namun, pada awalnya penggunaan QR Code di Indonesia masih tersebar dan tidak terintegrasi karena banyak penyedia layanan yang menggunakan format QR Code berbeda-beda.

Kondisi ini menyulitkan konsumen dan pelaku usaha, karena satu aplikasi pembayaran digital tidak bisa digunakan untuk memindai QR Code dari penyedia lain.

Situasi tersebut menjadi tantangan besar bagi pemerintah dan pelaku industri untuk menciptakan standar pembayaran digital yang seragam dan mudah diakses oleh semua pihak.

Lahirnya QRIS: Standarisasi QR Code Indonesia

Untuk mengatasi fragmentasi ini, Bank Indonesia bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) meluncurkan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) pada 2019.

QRIS merupakan standarisasi sistem pembayaran menggunakan QR Code yang mengintegrasikan seluruh penyedia layanan pembayaran digital dalam satu platform standar.

Dengan QRIS, pedagang hanya perlu memiliki satu QR Code yang dapat digunakan oleh semua aplikasi pembayaran digital yang telah terdaftar.

Hal ini sangat memudahkan konsumen dalam bertransaksi dan mendorong inklusi keuangan di Indonesia, terutama bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang kini dapat menerima pembayaran digital tanpa repot.

Dampak QRIS bagi Ekonomi Digital Indonesia

Implementasi QRIS membawa perubahan besar pada ekosistem ekonomi digital di Indonesia.

Data Bank Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan dalam volume transaksi digital sejak peluncuran QRIS. Transaksi non-tunai menjadi semakin populer, tidak hanya di kota besar tetapi juga di daerah-daerah terpencil.

Selain itu, QRIS mendorong percepatan transformasi digital di sektor UMKM.

Kini, pedagang kecil yang sebelumnya hanya menerima pembayaran tunai dapat dengan mudah menerima pembayaran digital melalui ponsel mereka, memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan.

evolusi QRIS
evolusi QRIS

Tantangan dan Masa Depan QRIS

Meski telah banyak kemajuan, QRIS juga menghadapi sejumlah tantangan, seperti edukasi pengguna yang belum merata, keamanan transaksi digital, dan infrastruktur teknologi yang harus terus ditingkatkan.

Namun, dengan dukungan pemerintah dan kolaborasi lintas sektor, QRIS diyakini akan terus berkembang dan semakin memperkuat ekonomi digital Indonesia.

Ke depan, integrasi QRIS dengan teknologi lain seperti dompet digital berbasis blockchain, IoT, dan kecerdasan buatan (AI) diprediksi akan membuka peluang inovasi baru dalam sistem pembayaran digital.

Dengan demikian, perjalanan QR Code dari Jepang hingga evolusinya menjadi QRIS di Indonesia bukan hanya sekadar cerita teknologi, tapi juga kisah transformasi sosial dan ekonomi yang mengubah cara hidup masyarakat modern.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bijak Memantau: Cara Baru Masyarakat Mengawal Proses Legislasi Lewat Platform Digital

Bijak Memantau: Cara Baru Masyarakat Mengawal Proses Legislasi Lewat Platform Digital

Lifestyle | Selasa, 20 Mei 2025 | 22:02 WIB

Prof Nuh Ungkap Pendidikan di Sekolah Rakyat Akan Berbasis Digital

Prof Nuh Ungkap Pendidikan di Sekolah Rakyat Akan Berbasis Digital

News | Selasa, 20 Mei 2025 | 17:10 WIB

10 Manfaat QRIS yang Wajib Diketahui, Pembayaran Aman dan Mudah di Era Digital!

10 Manfaat QRIS yang Wajib Diketahui, Pembayaran Aman dan Mudah di Era Digital!

Bisnis | Rabu, 21 Mei 2025 | 11:39 WIB

Kapan QRIS Berlaku di Indonesia? Ini Sejarah QRIS dan Keunggulannya

Kapan QRIS Berlaku di Indonesia? Ini Sejarah QRIS dan Keunggulannya

Bisnis | Selasa, 20 Mei 2025 | 14:28 WIB

Berapa Biaya Pembuatan QRIS?

Berapa Biaya Pembuatan QRIS?

Bisnis | Selasa, 20 Mei 2025 | 13:33 WIB

Paus Leo XIV Soroti Dampak Parah Perkembangan Teknologi? Serukan Persatuan Dunia

Paus Leo XIV Soroti Dampak Parah Perkembangan Teknologi? Serukan Persatuan Dunia

Tekno | Senin, 19 Mei 2025 | 14:26 WIB

Grup 'Fantasi Sedarah', Alarm Bahaya Penyimpangan Seksual di Dunia Digital

Grup 'Fantasi Sedarah', Alarm Bahaya Penyimpangan Seksual di Dunia Digital

Your Say | Senin, 19 Mei 2025 | 14:25 WIB

Siapa Pembuat QRIS yang Hebohkan Dunia Keuangan Global

Siapa Pembuat QRIS yang Hebohkan Dunia Keuangan Global

Bisnis | Senin, 19 Mei 2025 | 13:48 WIB

Terkini

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB