5 Manfaat QRIS Bagi Pelaku UMKM, Tak Perlu Khawatir Dicurangi Pembeli

Husna Rahmayunita, Rosiana Chozanah

Rabu, 21 Mei 2025 | 21:05 WIB
5 Manfaat QRIS Bagi Pelaku UMKM, Tak Perlu Khawatir Dicurangi Pembeli
Pembeli memindai Kode Respons Cepat Standar (QRIS) di Sarinah, Jakarta, Selasa (13/5/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

4. Meningkatkan jangkauan pasar

QRIS mendukung pembayaran dari berbagai aplikasi dompet digital dan perbankan, sehingga memperluas segmen pelanggan.

Pelanggan yang sudah terbiasa menggunakan pembayaran digital lebih tertarik berbelanja di tempat yang menyediakan metode pembayaran QRIS, membantu UMKM meningkatkan daya saing dan menarik lebih banyak pelanggan.

5. Pencatatan dan analisis keuangan lebih mudah

Penggunaan QRIS memungkinkan pemilik usaha memiliki data transaksi yang lebih rapi dan terstruktur.

pelaku UMKM dapat dengan mudah mengakses riwayat transaksi mereka dan melakukan analisis keuangan dengan adanya pencatatan otomatis.

Hal itu dapat membantu pelaku usaha dalam mengambil keputusan bisnis yang lebih baik berdasarkan data yang telah tersedia di dalam sistem.

Biaya Pembuatan dan transaksi QRIS

Keuntungan lain dari QRIS adalah biaya pembuatan atau pendaftaran gratis. Sebagian besar Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) yang berizin dari Bank Indonesia (BI) tidak memungut biaya sama sekali.

baca juga

Namun, PJP akan mematok biaya registrasi sebesar Rp 30.000 untuk mendapatkan softcipy QRIS yang dapat dicetak sendiri.

Di lain sisi, transaksi yang dilakukan menggunakan QRIS akan dipotong untuk biaya layanan Merchant Discount Rate (MDR). Besaran dari MDR bervariasi, tergantung dari kategori usaha dan jenis transaksinya.

Bagi Usaha Mikro (UMI), transaksi di bawah atau sama dengan Rp 500.000 dibebankan 0 persen alias gratis. Sementara di atas angka tersebut akan dikenakan 0,3 persen dari nilai transasksi.

Sedangkan untuk Usaha Kecil, Menengah dan Besar (UKE, UME, UBE) dikenakan 0,7 persen dari total transaksi.

Biaya Pencairan Dana QRIS

Pengguna QRIS juga dikenai biaya settlement atau biaya pencairan dana yang tergantung PJP dan bank tujuan.

Untuk settlement ke bank-bank besar seperti BCA, BRI, Mandiri umumnya dikenakan Rp 0 hingga Rp 3.000 per transasksi pencairan. Sedangkan untuk selain bank tersebut biasanya ditambah dengan biaya SKN/LLG sekitar Rp 2.900 per penarikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mana Lebih Unggul: QRIS Indonesia, UPI India, atau PromptPay Thailand?

Mana Lebih Unggul: QRIS Indonesia, UPI India, atau PromptPay Thailand?

Bisnis | Rabu, 21 Mei 2025 | 20:38 WIB

Kaos dari Bekasi Tembus Pasar Dunia: Perjalanan Inspiratif UMKM "MegaBlast yang Mendunia

Kaos dari Bekasi Tembus Pasar Dunia: Perjalanan Inspiratif UMKM "MegaBlast yang Mendunia

Bisnis | Rabu, 21 Mei 2025 | 19:40 WIB

Sosok Perry Warjiyo: Arsitek QRIS yang Menggebrak Dunia Pembayaran Global

Sosok Perry Warjiyo: Arsitek QRIS yang Menggebrak Dunia Pembayaran Global

Bisnis | Rabu, 21 Mei 2025 | 17:55 WIB

Terkini

Perbandingan Cushion Hanasui vs Glad2Glow Warna Pink, Lengkap dengan Review Pembeli

Perbandingan Cushion Hanasui vs Glad2Glow Warna Pink, Lengkap dengan Review Pembeli

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:41 WIB

Sejoli Kompak Gasak Motor di Kos Cipayung, Sempat Terekam CCTV

Sejoli Kompak Gasak Motor di Kos Cipayung, Sempat Terekam CCTV

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:37 WIB

Cemara: Hamsad Rangkuti dan Seni Menemukan Makna dari Hal-Hal Sepele

Cemara: Hamsad Rangkuti dan Seni Menemukan Makna dari Hal-Hal Sepele

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Alasan Merek Thailand Makin Menarik bagi Konsumen Indonesia

Alasan Merek Thailand Makin Menarik bagi Konsumen Indonesia

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:28 WIB

Sengketa Aset Sekolah di Pamulang, Menteri PPPA Soroti Dampaknya terhadap Psikologis Anak

Sengketa Aset Sekolah di Pamulang, Menteri PPPA Soroti Dampaknya terhadap Psikologis Anak

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:21 WIB

5.417 Desa Ada di Sumut, 521 Desa Masuk Kategori Sangat Tertinggal

5.417 Desa Ada di Sumut, 521 Desa Masuk Kategori Sangat Tertinggal

Sumut | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:16 WIB

Sering Kagok saat Ada Rintangan Mendadak? Ini 3 Teknik Dasar Berkendara Motor yang Wajib Dikuasai

Sering Kagok saat Ada Rintangan Mendadak? Ini 3 Teknik Dasar Berkendara Motor yang Wajib Dikuasai

Otomotif | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Setelah 5 Laga Melempem, Messi Bawa Inter Miami Pesta 7 Gol

Setelah 5 Laga Melempem, Messi Bawa Inter Miami Pesta 7 Gol

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Hearts2Hearts dan Youth Culture yang Terus Berkembang, dari Gaya Hidup hingga Tren Makanan

Hearts2Hearts dan Youth Culture yang Terus Berkembang, dari Gaya Hidup hingga Tren Makanan

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:12 WIB

Gurihnya Bebek Goreng Mas Budi, Kuliner Lokal Semarang yang Tumbuh Bersama Ekosistem Digital

Gurihnya Bebek Goreng Mas Budi, Kuliner Lokal Semarang yang Tumbuh Bersama Ekosistem Digital

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:05 WIB

×