PIS Akui Tantangan Ekonomi Global Meningkat, Kerjasama AS Hingga China Bisa Jadi Kunci

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 11 Juni 2025 | 22:37 WIB
PIS Akui Tantangan Ekonomi Global Meningkat, Kerjasama AS Hingga China Bisa Jadi Kunci
Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Anindya Bakrie dalam sesi panel Market Outlook for Shipping di ajang Indonesia Maritime Week (IMW) 2025 di Jakarta, Rabu (28/5). [Ist]

Suara.com - Di tengah gejolak perekonomian global, pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan intensitas perdagangan internasional. Sejalan dengan strategi ini, industri maritim logistik Indonesia diyakini akan mengalami pertumbuhan signifikan dan berpotensi menjadi salah satu pusat maritim penting di kawasan Asia.

Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Anindya Bakrie, menyatakan bahwa pemerintah saat ini aktif menggenjot intensitas perdagangan berbagai sektor dengan negara-negara mitra strategis seperti China, Amerika Serikat, Uni Eropa, dan negara anggota BRICS. Dengan kondisi tersebut, Anindya optimistis industri pelayaran akan memiliki prospek yang cerah dalam beberapa tahun ke depan. "Dan saya kebutuhan itu semua akan membutuhkan ketersediaan jumlah kapal yang banyak," ujar Anindya dalam sesi panel Market Outlook for Shipping di ajang Indonesia Maritime Week (IMW) 2025 di Jakarta pada Rabu (28/5). Acara ini, yang dihadiri oleh para pemimpin kunci industri logistik, membahas tantangan dan peluang industri maritim di tengah ketidakpastian ekonomi global, termasuk konflik geopolitik, kebijakan tarif, dan krisis iklim yang mempengaruhi rantai pasok perdagangan dunia.

Strategi PT Pertamina International Shipping (PIS) Hadapi Ketidakpastian Global

Selaras dengan upaya pemerintah dalam mendorong perekonomian nasional, PT Pertamina International Shipping (PIS) selaku Sub Holding Integrated Marine Logistics (SH IML) dari PT Pertamina (Persero) menyiapkan sejumlah strategi untuk menghadapi ketidakpastian global dan menjaga performa kinerja perusahaan. Hal ini dipaparkan oleh Direktur Utama PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) I Ketut Laba, yang mewakili SH IML di panggung IMW.

I Ketut Laba memaparkan bahwa saat ini tren pertumbuhan ekonomi masih berada di sekitar 5%, diikuti dengan perkiraan kenaikan permintaan minyak domestik sekitar 4,5%, serta pertumbuhan pengapalan minyak sekitar 5%. Di tengah pertumbuhan positif tersebut, ia menilai pertumbuhan jumlah kapal di Asia belum mampu mengimbangi lonjakan pasar yang diperkirakan hanya tumbuh 2,5% per tahun, serupa dengan pertumbuhan jumlah kapal berbendera Indonesia. Ketersediaan jumlah dan keandalan kapal diperkirakan menjadi pekerjaan rumah yang perlu ditangani untuk mengejar kebutuhan pasar.

“Strategi kami di Pertamina adalah mengembangkan kekuatan armada dan menurunkan usia rata-rata kapal. Strategi ekspansi ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan domestik yang akan terus meningkat, tapi juga menangkap peluang bisnis di pasar internasional dengan menyediakan armada yang andal serta memenuhi regulasi,” imbuh I Ketut Laba.

Menjaga ketersediaan kapal bukan tanpa tantangan. Salah satu persoalan yang dihadapi industri pelayaran adalah usia armada yang semakin tua. COO Caravel Group sekaligus Chairman The Hong Kong Shipowners Association Ltd., Angad Banga, menjelaskan bahwa kondisi ini mengharuskan peremajaan armada untuk perdagangan ekspor, domestik, serta kebutuhan bahan bakar yang ditentukan untuk pengangkutan tertentu.

PT Pertamina International Shipping (PIS), yang menaungi PTK sebagai Sub Holding Integrated Marine Logistic (SH IML), saat ini tercatat mengelola lebih dari 700 kapal, dengan 106 kapal milik yang diawaki sekitar 10.000 pelaut andal. PTK sendiri berkontribusi terhadap 402 kapal dari total armada PIS.

PIS juga terus memperbarui armadanya dengan sejumlah kapal tanker baru yang dilengkapi teknologi mumpuni untuk memenuhi kebutuhan pengangkutan. Total ada 11 armada tanker baru yang PIS hadirkan sepanjang 2024, termasuk 4 kapal Very Large Gas Carrier (VLGC). Dengan penambahan unit-unit baru tahun ini, PIS kini memiliki tujuh tanker VLGC dengan rata-rata usia 3,42 tahun.

"Selain perawatan armada, kami juga terus memperbarui teknologi dan ramah lingkungan. Dengan demikian, kami tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan domestik, tapi juga dapat menangkap potensi pengangkutan internasional secara maksimal," pungkas I Ketut Laba. Komitmen terhadap teknologi ramah lingkungan menunjukkan adaptasi industri terhadap tuntutan keberlanjutan global, yang menjadi faktor penting dalam daya saing di pasar maritim internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Digasak Jepang 6 Gol, Beruntungnya Timnas Indonesia Masih Dinaungi Dewi Fortuna di Ronde Ketiga Ini

Digasak Jepang 6 Gol, Beruntungnya Timnas Indonesia Masih Dinaungi Dewi Fortuna di Ronde Ketiga Ini

Your Say | Rabu, 11 Juni 2025 | 12:56 WIB

Strategi Marketing 5.0 PGN Dorong Lonjakan Pendaftaran Pelanggan Gas Bumi

Strategi Marketing 5.0 PGN Dorong Lonjakan Pendaftaran Pelanggan Gas Bumi

Bisnis | Rabu, 11 Juni 2025 | 12:28 WIB

5 Drama China Tayang Juni 2025, Ada Drama Bai Lu dan Zeng Shunxi

5 Drama China Tayang Juni 2025, Ada Drama Bai Lu dan Zeng Shunxi

Your Say | Rabu, 11 Juni 2025 | 09:54 WIB

China Diguncang Skandal 60 Kamar Hotel Pasca Dikalahkan Timnas Indonesia

China Diguncang Skandal 60 Kamar Hotel Pasca Dikalahkan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 11 Juni 2025 | 01:09 WIB

Aktor Hidden Love Chen Zheyuan Bakal ke Jakarta: Intip Dracin Populer yang Dibintanginya

Aktor Hidden Love Chen Zheyuan Bakal ke Jakarta: Intip Dracin Populer yang Dibintanginya

Entertainment | Selasa, 10 Juni 2025 | 15:01 WIB

Stadion GBK Makin Ramah Disabilitas, Tuai Pujian di Laga Timnas Indonesia vs China

Stadion GBK Makin Ramah Disabilitas, Tuai Pujian di Laga Timnas Indonesia vs China

Bola | Selasa, 10 Juni 2025 | 14:48 WIB

Terkini

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:41 WIB

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:29 WIB

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:51 WIB

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:29 WIB

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:24 WIB

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:21 WIB

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:01 WIB

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:48 WIB

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB