Utang Indonesia Masih Berpotensi Naik jika Rupiah Tidak Stabil

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Selasa, 17 Juni 2025 | 07:47 WIB
Utang Indonesia Masih Berpotensi Naik jika Rupiah Tidak Stabil
Ilustrasi rupiah. (Pixabay/ EmAji)

Suara.com - Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan pemerintah harus kelola utang dengan hati-hati. Apalagi, utang luar negeri (ULN) Indonesia per April 2025 tercatat sebesar 431,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp7.025 triliun.

"Untuk menjaga stabilitas utang ke depannya, pemerintah perlu menerapkan beberapa langkah strategis," katanya saat dihubungi Suara.com, Senin (16/6/2025).

Kata dia, utang Indonesi berpotensi naik jika pemerintah tidak melakuakn langkah strategis. Untuk itu pemerintah harus meningkatkan kualitas belanja publik agar lebih efektif dan produktif. Terutama dalam proyek yang memberikan dampak berganda pada perekonomian nasional.

Kedua, memperkuat penerimaan negara melalui reformasi perpajakan yang lebih progresif dan transparan. Lalu, perkembangan rupiah yang harus dijaga stabil agar tidak naik jumlah utang.

"Ketiga, menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan inflasi agar beban utang luar negeri tetap terkendali," katanya.

Terakhir, terus memperkuat koordinasi kebijakan antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan dalam mengelola utang dan fiskal secara prudent serta transparan. Sehingga, kepercayaan pasar terhadap perekonomian Indonesia tetap terjaga.

Selain itu, kondisi utang ini masih relatif sehat dan terkendali. Jika diukur menggunakan indikator internasional.

Misalnya, rasio utang terhadap PDB Indonesia tetap di bawah ambang batas internasional, yang mengindikasikan bahwa kemampuan negara dalam memenuhi kewajiban utang masih baik.

"Selain itu, mayoritas utang digunakan untuk sektor-sektor produktif seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang," bebernya.

baca juga

Terkait kemampuan Indonesia membayar utang tersebut, waktu pelunasannya tergantung pada beberapa faktor utama, seperti tingkat pertumbuhan ekonomi, pendapatan negara, serta manajemen fiskal pemerintah.

"Dengan asumsi pertumbuhan ekonomi stabil di kisaran 5%-6% per tahun serta pengelolaan fiskal yang hati-hati, Indonesia akan tetap memiliki kemampuan yang baik dalam membayar kewajiban utangnya secara bertahap," imbuhnya.

Hal ini terutama karena profil jatuh tempo utang luar negeri Indonesia yang relatif terkelola dengan baik. Di mana proporsi utang jangka panjang jauh lebih besar dibandingkan utang jangka pendek.

Dalam proyeksi tahun ini, utang Indonesia cenderung masih akan mengalami kenaikan moderat.

"Penyebab utamanya antara lain kebutuhan pembiayaan program prioritas pemerintah," jelasnya.

Kendati demikian, pemerintah kemungkinan akan tetap menjaga agar kenaikan utang tersebut tidak melampaui batas yang membahayakan stabilitas fiskal maupun makroekonomi secara keseluruhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonom Ungkap Fakta Pahit Buntut Utang Luar Negeri Indonesia Rp7.025 Triliun, Kapan Lunas?

Ekonom Ungkap Fakta Pahit Buntut Utang Luar Negeri Indonesia Rp7.025 Triliun, Kapan Lunas?

Bisnis | Senin, 16 Juni 2025 | 12:54 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 7.025 Triliun, BI Klaim Masih Sehat

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 7.025 Triliun, BI Klaim Masih Sehat

Bisnis | Senin, 16 Juni 2025 | 11:22 WIB

Utang Jatuh Tempo RI Tembus Rp178 Triliun Pada Bulan Ini, Kemenkeu Putar Otak Agar Bisa Bayar

Utang Jatuh Tempo RI Tembus Rp178 Triliun Pada Bulan Ini, Kemenkeu Putar Otak Agar Bisa Bayar

Bisnis | Sabtu, 14 Juni 2025 | 08:37 WIB

Terkini

Blok M Dibikin Jepang, Pasar Baru ala Korea, Kota Tua Bergaya Eropa

Blok M Dibikin Jepang, Pasar Baru ala Korea, Kota Tua Bergaya Eropa

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Apa Bedanya Loose Powder, Setting Powder, dan Finishing Powder? Kenali Fungsinya

Apa Bedanya Loose Powder, Setting Powder, dan Finishing Powder? Kenali Fungsinya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Ratu Dewa Bilang Enjoy saat Kabut Asap, Publik Bandingkan dengan Sikap Leonardo DiCaprio

Ratu Dewa Bilang Enjoy saat Kabut Asap, Publik Bandingkan dengan Sikap Leonardo DiCaprio

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Gelar Pahlawan Soeharto Digugat ke PTUN: Langgar TAP MPR dan Tak Punya Keteladanan!

Gelar Pahlawan Soeharto Digugat ke PTUN: Langgar TAP MPR dan Tak Punya Keteladanan!

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:47 WIB

53 Jemaah Umrah Tertahan di Bandara Sultan Hasanuddin Akibat Serangan di Arab Saudi

53 Jemaah Umrah Tertahan di Bandara Sultan Hasanuddin Akibat Serangan di Arab Saudi

Sulsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Gus Ipul Minta Jajaran Kemensos Jadi Agen Perlinsos dan Perkuat Efisiensi Anggaran

Gus Ipul Minta Jajaran Kemensos Jadi Agen Perlinsos dan Perkuat Efisiensi Anggaran

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Ketahanan Pangan Tak Bisa Diseragamkan: Saatnya Kembali ke Pangan Lokal

Ketahanan Pangan Tak Bisa Diseragamkan: Saatnya Kembali ke Pangan Lokal

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Harga Mahal di Balik Sorotan FYP, Ketika Privasi yang Diam-Diam Dijual!

Harga Mahal di Balik Sorotan FYP, Ketika Privasi yang Diam-Diam Dijual!

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:41 WIB

Curi Uang Rp20 Juta dan iPhone Bos, Apoteker Diduga Beraksi di Tiga Kota

Curi Uang Rp20 Juta dan iPhone Bos, Apoteker Diduga Beraksi di Tiga Kota

Jakarta | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Prabowo Gelar Rapat Karhutla di Istana, Bakal Bahas Tawaran Bantuan Malaysia

Prabowo Gelar Rapat Karhutla di Istana, Bakal Bahas Tawaran Bantuan Malaysia

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:31 WIB

×