Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Tak Bagikan Dividen, FORE Bidik Laba Bersih Bisa Melonjak 70 Persen di 2025

Achmad Fauzi

Kamis, 26 Juni 2025 | 19:20 WIB
Tak Bagikan Dividen, FORE Bidik Laba Bersih Bisa Melonjak 70 Persen di 2025
Direktur Utama PT Fore Kopi Indonesia Tbk. (FORE), Vico Lomar/(Suara.com/Achmad Fauzi).

Suara.com - PT Fore Kopi Indonesia Tbk. (FORE) emiten gerai kopi membidik target laba bersih pada tahun 2025 bisa naik 70 persen. Untuk mencapai itu, perseroan akan melakukan aksi ekspansi gerai atau outlet.

Direktur Utama FORE, Vico Lomar, mengatakan pada tahun ini, perseroan berencana membuka hingga 70 gerai untuk memacu kinerja pendapatan atau laba bersih.

"Kami perkirakan pendapatan akan tumbuh 40-50 persen dan laba bersih kami harapkan meningkat 70 persen pada tahun ini," tegasnya.

Dalam rangka ekspansi pembukaan gerai, perseroan telah menyiapkan belanja modal atau capital expediture (capex) sebesar Rp 220 miliar. Dana tersebut diraih dari kas internal perseroan.

Flagship Store Fore Coffee di Yogyakarta. (Dok. Fore Coffee)
Flagship Store Fore Coffee di Yogyakarta. (Dok. Fore Coffee)

"Dana itu untuk ekspansi gerai khususnya Fore Kopi dan Fore Donat. Dalam pembukaan gerai, kami akan fokuskam ke Tier 1 dan Tier 2, seperti Jabodetak, Bandung, Surabaya dan lainnya. Namun ada juga yang akan kita buka di Tier 3," jelas Direktur FORE, Tjong Pie Chen.

Adapun, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), disepakati tidak membagikan dividen tunai kepada pemegang saham. Laba bersih yang didapat perseroan akan dicatatkan sebagai laba ditahan.

"Kita tidak berencana untuk membagikan dividen dari laba yang perseroan peroleh pada tahun 2024. Laga kita tahan guna memperkuat ekuitas yang nantinya bisa kita gunakan untuk ekspansi bisnis perseroan kedepan," jelas Vico.

Vico menambahkan, tengah perlambatan ekonomi, Perseroan melihat industri makanan dan minuman, khususnya produk kopi dan minuman non-alkohol, tetap menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

"Antusiasme pelanggan terhadap inovasi produk kami seperti Butterscotch Sea Salt Latte dan Triple Peach Americano, yang sukses menjadi produk terlaris, menjadi bukti daya tarik pasar yang berkelanjutan," kata Vico.

baca juga

Vico mengungkapkan, untuk mencapai target kinerja keuangan untuk Tahun Buku 2025 didasari praktik pembukaan outlet baru yang semakin matang dan sistematis, serta adanya komitmen operational excellence sebagai pilar utama untuk menjaga kualitas dan efsiensi.

"Yang tidak kalah penting, kekuatan brand Fore yang terus berkembang dan semakin diterima oleh konsumen telah memberikan keyakinan kepada kami untuk melangkah lebih jauh di tahun 2025," kata Vico.

Untuk diketahui, perseroan mencatatkan pendapatan Rp 1,04 Triliun atau naik 115 persen. Sedangkan, laba bersih naik 4.900 persen yang mencapai Rp 58,2 Miliar pada Tahun Buku 2024.

"Kami melihat antusiasme tinggi di setiap pembukaan outlet baru Perseroan. Hingga akhir tahun 2024, jaringan kami telah menjangkau lebih dari 40 kota di Indonesia dan Singapura. Kebutuhan masyarakat akan rekreasi, yang dapat dipenuhi oleh konsumsi produk makanan dan minuman berkualitas tinggi dengan harga terjangkau seperti yang ditawarkan Fore, juga dilihat cukup berperan dalam hal ini," tambahnya.

Sepanjang tahun itu, FORE juga melakukan penambahan jumlah gerai hingga 35 persen, mencapai total 232 gerai.

Hingga 31 Desember 2024 jumlah ekuitas Fore Coee menjadi Rp 253,12 miliar atau melesat 227 persen (YoY), sedangkan liabilitas tercatat meningkat 48 persen (YoY) menjadi Rp 387,64 miliar. Dengan demikian, hingga akhir 2024 total aset Fore menjadi Rp 640,76 miliar atau bertumbuh 89 persen (YoY).

Sementara, Komisaris Utama Perseroan, Willson Cuaca mengatakan, perseroan mempertahankan laba operasi kotor (GOP) yang tinggi per toko melalui kontrol menyeluruh terhadap rantai pasok, mulai dari sumber bahan baku, proses produksi, hingga distribusi.

Ilustrasi - Produk Fore Coffee. ANTARA/HO.
Ilustrasi - Produk Fore Coffee. ANTARA/HO.

Teknologi internal yang dikembangkan sendiri memungkinkan optimalisasi inventaris, pengurangan limbah, serta personalisasi pengalaman pelanggan di berbagai kanal.

"Kami tetap berkomitmen untuk pertumbuhan jangka panjang melalui alokasi modal yang efsien, optimalisasi jaringan outlet, dan inovasi produk," pungkas Wilson.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emiten Pengolahan Limbah Industri MHKI Tebar Dividen Rp 2,15 per Saham

Emiten Pengolahan Limbah Industri MHKI Tebar Dividen Rp 2,15 per Saham

Bisnis | Kamis, 26 Juni 2025 | 16:46 WIB

Jadi Regulator Emiten, BEI Kantongi Laba Bersih Rp673 Miliar di 2024

Jadi Regulator Emiten, BEI Kantongi Laba Bersih Rp673 Miliar di 2024

Bisnis | Rabu, 25 Juni 2025 | 13:45 WIB

HIPMI Tekankan Inovasi dan Tata Kelola Keuangan di BUMN Agar Setoran ke Negara Meningkat

HIPMI Tekankan Inovasi dan Tata Kelola Keuangan di BUMN Agar Setoran ke Negara Meningkat

Bisnis | Sabtu, 21 Juni 2025 | 15:43 WIB

Terkini

Ibu-Ibu PNM Mekaar Jadi Wajah Perempuan Berdaya dalam Sensus Ekonomi 2026

Ibu-Ibu PNM Mekaar Jadi Wajah Perempuan Berdaya dalam Sensus Ekonomi 2026

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:48 WIB

Patriot Bond Dituding Pencucian Uang, Purbaya: Dunia Gak Hitam-Putih, Jangan Sampai Kita Rugi Banyak

Patriot Bond Dituding Pencucian Uang, Purbaya: Dunia Gak Hitam-Putih, Jangan Sampai Kita Rugi Banyak

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:40 WIB

Kemendag Beberkan Penyelamat Neraca Dagang RI Masih Surplus Secara Kumulatif

Kemendag Beberkan Penyelamat Neraca Dagang RI Masih Surplus Secara Kumulatif

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:32 WIB

INDEF: Aturan Kemasan Polos Rokok Berpotensi Hilangkan 52,8 Ribu Lapangan Kerja

INDEF: Aturan Kemasan Polos Rokok Berpotensi Hilangkan 52,8 Ribu Lapangan Kerja

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:25 WIB

Purbaya Sentil Kementerian-Lembaga Hobi Minta Tambah Anggaran, Kini Bakal Diperketat

Purbaya Sentil Kementerian-Lembaga Hobi Minta Tambah Anggaran, Kini Bakal Diperketat

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:14 WIB

Ekspor CPO Dapat Angin Segar, Pemerintah Turunkan Bea Keluar Juli 2026

Ekspor CPO Dapat Angin Segar, Pemerintah Turunkan Bea Keluar Juli 2026

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:11 WIB

Tak Hanya Sawit dan Kopi, Tembakau Dinilai Layak Jadi Komoditas Prioritas Pemerintah

Tak Hanya Sawit dan Kopi, Tembakau Dinilai Layak Jadi Komoditas Prioritas Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:03 WIB

Cegah Mati Lampu, PLN Modif PLTU Bisa Pakai Batu Bara Kelas Rendah

Cegah Mati Lampu, PLN Modif PLTU Bisa Pakai Batu Bara Kelas Rendah

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

Lahan Bekas Tambang Batu Bara Disulap Jadi PLTS

Lahan Bekas Tambang Batu Bara Disulap Jadi PLTS

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:44 WIB

Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang

Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:26 WIB

×