Produktivitas Industri Tembakau Merosot Imbas Kebijakan Cukai Rokok

Achmad Fauzi

Selasa, 15 Juli 2025 | 18:52 WIB
Produktivitas Industri Tembakau Merosot Imbas Kebijakan Cukai Rokok
Pedagang menunjukkan bungkus rokok bercukai di Jakarta, Kamis (10/12/2020). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar]

Suara.com - Pemerintah diminta untuk melakukan moratorium kenaikan cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai. Pasalnya, dampak kenaikan cukai rokok itu membuat industri hasil tembakau terpukul.

Ketua Gabungan Perusahaan Rokok (Gapero) Surabaya, Sulami Bahar, menyatakan bahwa dampak dari kebijakan cukai selama ini telah membuat banyak pabrik rokok di Jawa Timur yang merupakan basis utama IHT terancam gulung tikar.

Beban biaya produksi yang kian tinggi tidak lagi sebanding dengan daya beli masyarakat yang melemah.

"Pabrik yang dulu menyerap ribuan tenaga kerja kini banyak yang hanya bisa bertahan dengan ratusan atau bahkan puluhan pekerja. Beberapa perusahaan terpaksa menutup usahanya," ujarnya seperti dikutip, Selasa (15/7/2025).

Buruh pabrik rokok di Kudus tengah mengolah tembakau (Antara)
Buruh pabrik rokok di Kudus tengah mengolah tembakau (Antara)

Ia berharap Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang baru dapat membuka ruang dialog dengan pelaku usaha, utamanya mereka yang selama ini menjadi tulang punggung industri tembakau nasional.

"Pabrik-pabrik di industri tembakau adalah tempat bergantungnya jutaan pekerja, petani tembakau, dan pedagang kecil. Kami ingin kebijakan yang adil, terukur, dan berpihak kepada keberlangsungan usaha rakyat," imbuhnya.

Mengenai wacana moratorium, Sulami secara terbuka mendukung penuh usulan tersebut. Ia menilai masa jeda cukai akan menjadi waktu yang krusial bagi pemerintah dan pelaku industri menyusun strategi jangka panjang yang lebih berimbang.

"Saya sangat mendukung adanya moratorium tiga tahun untuk menghentikan sementara kenaikan CHT," katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Umum Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI), I Ketut Budhyman Mudara. Ia menilai isu kenaikan CHT yang terus bergulir menambah tekanan terhadap pelaku usaha kecil, terutama petani dan pekerja tembakau.

baca juga

"Mereka beroperasi dalam tekanan tinggi, menghadapi penurunan produksi, penurunan penjualan, dan makin beratnya daya beli konsumen. Ini bukan hanya soal ekonomi, tapi menyangkut keberlangsungan mata pencaharian jutaan orang," jelasnya.

Budhyman memandang moratorium CHT sebagai langkah realistis yang akan memberi napas bagi sektor IHT untuk memperkuat daya tahan dan beradaptasi dengan dinamika pasar, sambil memberi ruang bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan fiskal yang lebih proporsional.

"Moratorium ini bukan berarti menolak kontribusi kepada negara, tapi memberi waktu agar industri bisa beradaptasi, menata ulang daya tahan, dan memastikan keberlanjutan tenaga kerja," bebernya.

Budyman juga menekankan pentingnya pelibatan seluruh pemangku kepentingan dalam proses penyusunan kebijakan, terutama mereka yang berada di garis depan industri tembakau.

"Sudah saatnya suara akar rumput didengar, bukan hanya kepentingan fiskal jangka pendek," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribuan Nyawa di Nigeria dan Kenya Selamat Karena Vape, Indonesia Kapan?

Ribuan Nyawa di Nigeria dan Kenya Selamat Karena Vape, Indonesia Kapan?

Bisnis | Selasa, 15 Juli 2025 | 07:25 WIB

Petani Tembakau Mulai Resah dengan Kebijakan Pemerintah soal Rokok

Petani Tembakau Mulai Resah dengan Kebijakan Pemerintah soal Rokok

Bisnis | Kamis, 10 Juli 2025 | 17:55 WIB

Begini Dampak Jika Kebijakan Penyeragaman Kemasan Rokok Tanpa Merek Diterapkan

Begini Dampak Jika Kebijakan Penyeragaman Kemasan Rokok Tanpa Merek Diterapkan

Bisnis | Rabu, 09 Juli 2025 | 18:09 WIB

Terkini

Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar

Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Review The Mongoose: Ketika Veteran Tangguh Menghadapi Fitnah dan Maut!

Review The Mongoose: Ketika Veteran Tangguh Menghadapi Fitnah dan Maut!

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:55 WIB

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:51 WIB

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:43 WIB

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:37 WIB

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:34 WIB

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:31 WIB

×