Tarif Trump, Daging Babi dan Miras AS Akan Banjiri Indonesia?

Bernadette Sariyem

Jum'at, 18 Juli 2025 | 19:30 WIB
Tarif Trump, Daging Babi dan Miras AS Akan Banjiri Indonesia?
Ilustrasi - Pemerintah Indonesia memastikan tidak semua produk asal Amerika Serikat akan bebas bea masuk. Dua produk yang tetap dikenakan tarif adalah daging babi dan minuman keras. [Suara.Com]

Suara.com - Pemerintah Indonesia memastikan, tidak semua produk Amerika Serikat akan mendapat tarif nol persen atau bebas bea masuk ke Tanah Air.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, menegaskan bahwa ada beberapa produk sensitif yang sengaja dikecualikan dari pembebasan bea masuk.

Susiwijono menjelaskan, bahwa dari total 11.552 pos tarif barang dalam sistem Harmonized System (HS), hanya 11.474 pos tarif yang disepakati untuk mendapatkan pembebasan bea masuk.

Artinya, ada sejumlah produk yang tetap akan dikenakan tarif saat memasuki pasar Indonesia.

"Ada beberapa produk yang sekarang kita diskusikan untuk tidak dikenakan nol persen dan mereka (AS) sepakat," ucap Susiwijono kepada awak media di Jakarta, Jumat (18/7/2025).

Miras dan Daging Babi Jadi Pengecualian Utama

Dalam negosiasi tersebut, pemerintah Indonesia secara spesifik meminta agar produk-produk tertentu yang dianggap sensitif, baik dari sisi sosial, budaya, maupun keagamaan, tidak dimasukkan dalam daftar bebas tarif.

Dua contoh utama yang berhasil dikecualikan adalah minuman beralkohol (miras) dan produk daging babi.

"Contoh minuman alkohol. Kemudian yang sebenarnya tidak mungkin import kita, tapi kita juga minta tidak nol daging babi misalkan. Itu, HS-nya kan ada. Itu tidak akan nol," tegas Susiwijono.

baca juga

Langkah ini diambil untuk melindungi pasar domestik dan menghormati nilai-nilai yang ada di masyarakat.

Pengecualian ini, menurutnya, telah disetujui oleh pihak Amerika Serikat dalam diskusi yang telah berlangsung.

Konteks Tarif Rendah yang Sudah Berjalan Lama

Lebih lanjut, Susiwijono meluruskan persepsi bahwa pembebasan tarif ini adalah hal yang sepenuhnya baru.

Ia menekankan bahwa bahkan sebelum kesepakatan ini difinalisasi, sebagian besar produk AS yang diekspor ke Indonesia memang sudah dikenakan tarif yang sangat rendah, bahkan banyak yang sudah mencapai nol persen.

Menurutnya, kebijakan ini sudah berjalan cukup lama, bahkan sejak era pemerintahan Presiden AS Donald Trump.

"Selama ini enggak ada Trump, enggak ada siapapun, barang AS yang ke Indonesia itu sudah sebagian besar nol persen. Kalau dari sisi nilai 39 koma sekian, 40 persenan itu memang sudah nol persen. Jadi average rate tarif kita itu memang sudah rendah," katanya.

Dengan demikian, kesepakatan terbaru ini lebih merupakan formalisasi dan perluasan dari struktur tarif yang sudah ada, bukan sebuah perubahan drastis yang baru dimulai.

Tren Global, Bukan Hanya dengan AS

Susiwijono juga menempatkan kebijakan ini dalam konteks yang lebih luas. Ia menjelaskan bahwa penerapan tarif nol persen bukanlah hal yang eksklusif dalam hubungan dagang dengan Amerika Serikat.

Hal serupa juga berlaku dalam berbagai perjanjian dagang lain yang dimiliki Indonesia, seperti Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) dengan berbagai negara dan blok ekonomi, serta Free Trade Agreement (FTA) lainnya.

Mayoritas tarif impor dari berbagai kawasan mitra dagang Indonesia memang sudah berada di level nol persen sebagai bagian dari komitmen liberalisasi perdagangan global.

"Tidak hanya dari AS, dari kawasan lain pun memang bea masuk impornya memang sudah nol persen. Kalau dicek ke buku tarifnya Bea Cukai itu memang sebagian besar sudah nol persen," pungkasnya.

Langkah ini menunjukkan strategi pemerintah untuk terus membuka akses pasar sambil tetap melindungi sektor-sektor tertentu yang dianggap strategis dan sensitif bagi kepentingan nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puji Prabowo Berhasil Tekan Tarif Trump, Bahlil: Kemampuan Negosiasi Presiden di Atas Rata-rata

Puji Prabowo Berhasil Tekan Tarif Trump, Bahlil: Kemampuan Negosiasi Presiden di Atas Rata-rata

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 18:03 WIB

Tarif Impor AS Turun Jadi 19 Persen, Menteri UMKM Klaim Pengusaha Amerika Paling Terdampak

Tarif Impor AS Turun Jadi 19 Persen, Menteri UMKM Klaim Pengusaha Amerika Paling Terdampak

Bisnis | Jum'at, 18 Juli 2025 | 15:45 WIB

Tarif Impor AS Turun Drastis Bikin Menteri Maman Happy! Apa Untungnya Buat UMKM Indonesia?

Tarif Impor AS Turun Drastis Bikin Menteri Maman Happy! Apa Untungnya Buat UMKM Indonesia?

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 14:21 WIB

RI Cari Celah! CPO, Kopi, Hingga Nikel Bisa Dapat Tarif 0 Persen di AS

RI Cari Celah! CPO, Kopi, Hingga Nikel Bisa Dapat Tarif 0 Persen di AS

Bisnis | Jum'at, 18 Juli 2025 | 14:09 WIB

Garuda Siap Borong Pesawat Boeing Setelah Kesepakatan Tarif Trump, Berapa Banyak?

Garuda Siap Borong Pesawat Boeing Setelah Kesepakatan Tarif Trump, Berapa Banyak?

Bisnis | Jum'at, 18 Juli 2025 | 13:32 WIB

Imbas Deal Trump-Prabowo! Pertamina Siap 'Borong' Minyak Mentah & LPG dari AS

Imbas Deal Trump-Prabowo! Pertamina Siap 'Borong' Minyak Mentah & LPG dari AS

Bisnis | Jum'at, 18 Juli 2025 | 09:16 WIB

RI Kena Tarif 19% AS: Untung atau Buntung? Ini Fakta yang Bikin Tercengang!

RI Kena Tarif 19% AS: Untung atau Buntung? Ini Fakta yang Bikin Tercengang!

Video | Jum'at, 18 Juli 2025 | 12:05 WIB

Terkini

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

×