Perusahaan AS Investasi Rp 130 Triliun, Bangun Kasino Mewah di Singapura

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Jum'at, 25 Juli 2025 | 13:23 WIB
Perusahaan AS Investasi Rp 130 Triliun, Bangun Kasino Mewah di Singapura
Ilustrasi meja kasino. (Pixabay/Free-Photos)

Suara.com - Las Vegas Sands (LVS) yang merupakan perusahaan besar Amerika Serikat melebarkan bisnisnya di Asia Tenggara. Salah satunya Singapura yang akan membangun sebuah resort mewah dengan dilengkapi kasino, hotel, restoran hingga ritel.

Pembangunan resor terpadu ini menelan investasi sebesar 8 miliar dolar AS di Singapura. Nantinya akan memperluas kehadiran resor terpadu Marina Bay Sands dan Las Vegas Sands di Asia.

Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong dan salah satu pendiri Las Vegas Sands, Miriam Adelson mengatakan pembangunan tersebut akan mencakup resor suite 55 lantai, toko ritel mewah, fasilitas permainan, dan ruang pertemuan seluas 200.000 kaki persegi.

"Ini adalah gedung baru dengan identitas baru," katanya dilansir CNBC International, Jumat (25/7/2025).

Resor baru ini akan mencakup 570 suite dan ruang atap seluas 76.000 kaki persegi yang disebut Skyloop yang akan memiliki dek observasi, restoran, dan taman yang terbuka untuk umum.

Area atap juga akan dilengkapi beberapa kolam renang infinity, serta cabana pribadi untuk tamu hotel.Arena berkapasitas 15.000 kursi yang dirancang oleh Populous, tim desain di balik Sphere di Las Vegas, akan dibuka di dasar resor.

Pengembangan baru ini sejalan dengan strategi "Pariwisata 2040" Singapura yang dirilis pada bulan April, yang bertujuan untuk melipatgandakan pendapatan pariwisata dari wisatawan yang disebut "Mice", atau mereka yang menghadiri pertemuan, insentif, konferensi, dan pameran.

Tujuan pariwisata jangka panjang Singapura juga sangat bergantung pada daya tarik wisatawan rekreasi dengan atraksi kelas dunia, musik live, dan hiburan olahraga.

Sebagai informasi, Las Vegas Sands adalah perusahaan yang berasal dari Amerika Serikat. Lebih tepatnya, perusahaan ini berkantor pusat di Las Vegas, Nevada.

baca juga

Perusahaan ini dikenal sebagai pengembang properti resor terpadu dan memiliki beberapa properti terkenal di berbagai lokasi, termasuk Las Vegas dan Makau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Pakar Bilang Investasi Kripto Justru Makin Menarik di 2025

Mengapa Pakar Bilang Investasi Kripto Justru Makin Menarik di 2025

Bisnis | Kamis, 24 Juli 2025 | 20:17 WIB

Modal Rp100 Ribu Bisa Jadi Jutawan? Ternyata Ini Kuncinya

Modal Rp100 Ribu Bisa Jadi Jutawan? Ternyata Ini Kuncinya

Bisnis | Kamis, 24 Juli 2025 | 19:30 WIB

Heboh Transfer Data Pribadi, Airlangga Ungkap 12 Perusahaan AS Investasi Pusat Data ke RI

Heboh Transfer Data Pribadi, Airlangga Ungkap 12 Perusahaan AS Investasi Pusat Data ke RI

Tekno | Kamis, 24 Juli 2025 | 18:54 WIB

Terkini

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:16 WIB

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:06 WIB

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

×