Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.575.000
Beli Rp2.447.000
IHSG 5.643,194
LQ45 553,105
Srikehati 276,229
JII 331,154
USD/IDR 17.957

Sebanyak 40.800 Lapangan Pekerjaan Telah Hilang, Apa Penyebabnya?

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Senin, 11 Agustus 2025 | 08:09 WIB
Sebanyak 40.800 Lapangan Pekerjaan Telah Hilang, Apa Penyebabnya?
Ilustrasi pengangguran (Pexels.com/Timur Weber)

Suara.com - Badan Statistik Kanada melaporkan Perekonomian di negaranya mengalami kehilangan puluhan ribu lapangan kerja pada bulan Juli. 

Saat ini sebanyak, 40.800 lapangan kerja telah hilang.

Hal ini menyebabkan persentase orang yang bekerja mencapai titik terendah dalam delapan bulan karena pasar tenaga belum kembali pulih. 

Apalagi, tingkat pengangguran di level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir sebesar  6,9 persen.

Sehingga,  tingkat ketenagakerjaan, atau persentase orang yang bekerja dari total penduduk usia kerja, menjadi 60,7 persen. Lantas apa penyebab lowongan pekerjaan menurun?

Dilansir Aljazeera, Senin (11/8/2025), penyebab hilangnya pekerjaan adalah tarif sektoral Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk baja, aluminium, dan mobil. 

Tarif ini telah menghantam sektor manufaktur dengan keras dan mengurangi niat perusahaan untuk merekrut karyawan.

Bank of Canada sebelumnya mengatakan, jumlah orang yang dipekerjakan di sektor manufaktur menyusut hampir 10.000 pada bulan Juli secara tahunan karena sektor-sektor yang terkait dengan baja, aluminium. 

Serta,  pembuatan mobil membatasi perekrutan dan mengalami PHK.

baca juga

Sementara itu, Marty Warren, direktur nasional United Steelworkers untuk Kanada, mengatakan bahwa sekitar 1.000 anggota telah diberhentikan.

Davenport dari Oxford Economics memprediksi lebih banyak PHK dalam beberapa bulan mendatang, memperkirakan sekitar 140.000 pekerjaan hilang dan tingkat pengangguran naik ke kisaran pertengahan 7 persen akhir tahun ini.

Data menunjukkan bahwa lapangan kerja di beberapa daerah tetap terjaga dengan baik meskipun ada tarif.

Sebagian besar kehilangan pekerjaan pada bulan Juli terjadi di kalangan pekerja berusia antara 15 dan 24 tahun – tingkat pengangguran kelompok tersebut naik tipis menjadi 14,6 persen. 

Angka ini tertinggi sejak September 2010, jika tidak termasuk tahun-tahun pandemi 2020 dan 2021.

Sedangkan, tingkat pengangguran kaum muda biasanya lebih tinggi daripada rata-rata nasional. 

Apalagi,  pekerjaan untuk kelompok ini hanya  mencakup sekitar 15 persen dari total populasi usia kerja, turun menjadi 53,6 persen, level terendah sejak November 1998 jika tahun-tahun pandemi tidak termasuk.

Ilustrasi bank (freepik)
Ilustrasi bank (freepik)

Untuk mengatasi tersebut, Bank of Canada mempertahankan suku bunga kebijakan utamanya tidak berubah minggu lalu. 

Sebagian,  karena pasar tenaga kerja yang kuat, tetapi mengindikasikan bahwa bank tersebut mungkin akan menurunkan suku bunga pinjaman jika inflasi tetap terkendali dan pertumbuhan ekonomi melemah.

“Kami sekarang sedikit lebih yakin bahwa Bank of Canada akan melanjutkan pemangkasan suku bunga bulan depan, meskipun angka CPI [Indeks Harga Konsumen] yang sangat kuat minggu depan dapat memicu jeda lagi,” kata Alexandra Brown, ekonom Amerika Utara di Capital Economics.

Selain itu, sektor budaya dan rekreasi kehilangan 29.000 pekerjaan bulan lalu, menandai penurunan terbesar, diikuti oleh 22.000 pekerjaan yang hilang di sektor konstruksi dan 19.000 di sektor bisnis, bangunan, dan layanan pendukung lainnya.

Apalagi, upah rata-rata per jam karyawan tetap  sebuah tolok ukur yang dipantau ketat oleh Bank Kanada untuk memastikan tren inflasi. 

Ini tumbuh sebesar 3,5 persen pada bulan Juli menjadi 37,66 dolar Kanada  per jam, dibandingkan dengan kenaikan 3,2 persen pada bulan sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Blak-blakan! Rocky Gerung Sebut Data Pengangguran Ditutupi Demi Citra, UMKM Bukan Tanda Sukses

Blak-blakan! Rocky Gerung Sebut Data Pengangguran Ditutupi Demi Citra, UMKM Bukan Tanda Sukses

News | Senin, 14 Juli 2025 | 06:47 WIB

Investasi Triliunan Rupiah Bakal Jadi 'Mesin Uang' Baru Lombok

Investasi Triliunan Rupiah Bakal Jadi 'Mesin Uang' Baru Lombok

News | Kamis, 10 Juli 2025 | 16:39 WIB

Kerja Keras Tapi Gaji Segitu-Gitu Aja? Peneliti UGM Bongkar Alasannya

Kerja Keras Tapi Gaji Segitu-Gitu Aja? Peneliti UGM Bongkar Alasannya

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 13:49 WIB

Gletser di Kanada, AS, dan Swiss Kehilangan 12 Persen Es: Apa Artinya bagi Masa Depan?

Gletser di Kanada, AS, dan Swiss Kehilangan 12 Persen Es: Apa Artinya bagi Masa Depan?

News | Kamis, 26 Juni 2025 | 08:53 WIB

Target Nol Emisi 2050: Indonesia Belajar dari Kanada untuk Masa Depan Berkelanjutan

Target Nol Emisi 2050: Indonesia Belajar dari Kanada untuk Masa Depan Berkelanjutan

News | Kamis, 19 Juni 2025 | 20:55 WIB

Peringkat Daya Saing RI Anjlok 13 Peringkat! Perang Tarif dan Pengangguran jadi Biang Keroknya

Peringkat Daya Saing RI Anjlok 13 Peringkat! Perang Tarif dan Pengangguran jadi Biang Keroknya

Bisnis | Kamis, 19 Juni 2025 | 13:36 WIB

Terkini

Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell

Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:28 WIB

Iran Tolak Temui Utusan AS, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Iran Tolak Temui Utusan AS, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:10 WIB

Awal Bulan Juli, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS ke Level Rp17.980

Awal Bulan Juli, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS ke Level Rp17.980

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:32 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai dan Telur Kompak Turun, Minyak Goreng Kemasan Masih Merangkak Naik

Harga Pangan Hari Ini: Cabai dan Telur Kompak Turun, Minyak Goreng Kemasan Masih Merangkak Naik

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:24 WIB

Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, 1 Juli 2026

Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, 1 Juli 2026

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:23 WIB

IHSG Sempat Dibuka Melemah Tapi Langsung Hijau, BBCA Masih Dijual Asing

IHSG Sempat Dibuka Melemah Tapi Langsung Hijau, BBCA Masih Dijual Asing

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:19 WIB

Misbakhun Sebut Sentimen Negatif Jadi Penyebab IHSG Anjlok Meski Fundamental Ekonomi Kuat

Misbakhun Sebut Sentimen Negatif Jadi Penyebab IHSG Anjlok Meski Fundamental Ekonomi Kuat

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:17 WIB

Tok! Tarif Listrik Juli - September 2026 Tidak Naik!

Tok! Tarif Listrik Juli - September 2026 Tidak Naik!

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:10 WIB

Kinerja Emiten Tak Jelek, Misbakhun Heran IHSG Terus Anjlok

Kinerja Emiten Tak Jelek, Misbakhun Heran IHSG Terus Anjlok

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:57 WIB

Tarif Listrik PLN Tak Naik Juli-September, Simak Rincian Harganya per Kw

Tarif Listrik PLN Tak Naik Juli-September, Simak Rincian Harganya per Kw

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:38 WIB

×