Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.378,606
LQ45 715,878
Srikehati 346,150
JII 498,926

Este Lauder PHK 3.200 Karyawan, Segini Pesangon Diterima

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Kamis, 21 Agustus 2025 | 13:33 WIB
Este Lauder PHK 3.200 Karyawan, Segini Pesangon Diterima
Ilustrasi salah satu Estee Lauder Double Powder Sheer Flattery Loose Powder. (Blibli)

Suara.com - Saham Estée Lauder anjlok sekitar 5 persen setelah produsen produk kecantikan tersebut memperingatkan akan kehilangan laba setahun penuh.

Hal ini tentunya akan berpengaruh pada pemangkasan karyawan.

Perusahaan pun telah menyetujui 3.200 pemutusan hubungan kerja (PHK).

Hal ini berdasarkan rencana restrukturisasi yang diumumkan sebelumnya.

Adapun, Estée Lauder mengatakan telah menyetujui 3.200 PHK per 13 Agustus, dengan pesangon dan biaya lainnya sebesar 747 juta dolar AS.

Sehingga, jumlah total PHK dapat mewakili hingga sekitar 12 persen dari tenaga kerja perusahaan.

"Saya telah mengatakannya berkali-kali, ini adalah transformasi organisasi terbesar yang telah kami lakukan dalam sejarah kami,. Budaya terus berkembang dan berubah, tetapi kami benar-benar mendorong ambisi dan akuntabilitas," kata Kepala Eksekutif Stéphane de La Faverie dilansir dari Market Watch, Kamis (21/8/2025).

Secara keseluruhan, perusahaan memperkirakan restrukturisasi dan perubahan lainnya berkisar antara 1,2 miliar dolar AS hingga 1,6 miliar dolar AS untuk biaya karyawan.

Lalu, biaya terkait aset, pemutusan kontrak, dan lainnya.

Restrukturisasi ini akan menghasilkan penghematan biaya tahunan sebesar 800 juta dolar AS hingga 1 miliar dolar AS untuk meningkatkan margin operasional.

Serta mendorong investasi ulang di area yang berhadapan langsung dengan konsumen guna mendorong pertumbuhan penjualan yang berkelanjutan.

Ke depannya, Estée Lauder mengatakan pihaknya memperkirakan sekitar 100 juta dolar AS mengenai hambatan terkait tarif akan memengaruhi profitabilitas tahun fiskal 2026.

Nantinya, bakal mempertimbangkan potensi kenaikan harga.

Selain itu, perusahaan menyatakan, telah memutuskan untuk mengurangi eksposurnya terhadap aktivitas pengecer.

Pasalnya, hal ini juga berdampak pada pendapatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dirut Food Station Kirim Surat Resign usai Tersangka Kasus Beras Oplosan, Pramono Respek

Dirut Food Station Kirim Surat Resign usai Tersangka Kasus Beras Oplosan, Pramono Respek

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 17:00 WIB

Stres Pikirkan Nasib Ratusan Karyawan Usai Toko Kue Lumiere Tutup, Ashanty sampai ke Psikiater

Stres Pikirkan Nasib Ratusan Karyawan Usai Toko Kue Lumiere Tutup, Ashanty sampai ke Psikiater

Entertainment | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 16:44 WIB

Viral Video Karyawan Matahari Ucapkan Selamat Tinggal di Gerai yang Tutup

Viral Video Karyawan Matahari Ucapkan Selamat Tinggal di Gerai yang Tutup

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 17:04 WIB

Dirut BUMD Pangan DKI Jadi Tersangka Kasus Beras dan TPPU, Kenapa Tak Ditahan? Ini Jawaban Polri

Dirut BUMD Pangan DKI Jadi Tersangka Kasus Beras dan TPPU, Kenapa Tak Ditahan? Ini Jawaban Polri

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 13:27 WIB

Bos Food Station Tjipinang Jadi Tersangka! Beras Oplosan Terbongkar, Ancaman Hukuman Fantastis!

Bos Food Station Tjipinang Jadi Tersangka! Beras Oplosan Terbongkar, Ancaman Hukuman Fantastis!

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 12:01 WIB

BREAKING NEWS: Dirut PT Food Station Tjipinang Jaya Jadi Tersangka Beras Oplosan

BREAKING NEWS: Dirut PT Food Station Tjipinang Jaya Jadi Tersangka Beras Oplosan

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 11:07 WIB

Terkini

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 22:22 WIB

Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem

Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 22:21 WIB

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:46 WIB

Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan

Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:41 WIB

Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI

Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:35 WIB

Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini

Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:46 WIB

Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!

Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:45 WIB

Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun

Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:42 WIB

Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja

Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:22 WIB