CEK FAKTA: Lowongan Kerja Ramayana 2025

Wakos Reza Gautama Suara.Com
Jum'at, 29 Agustus 2025 | 13:59 WIB
CEK FAKTA: Lowongan Kerja Ramayana 2025
Cek fakta lowongan kerja Ramayana. [turnbackhoax.id]

Suara.com - Di tengah gempuran informasi di media sosial, para pencari kerja harus ekstra hati-hati. Sebuah postingan di akun Instagram “lokerindonesia_2025_” pada Senin, 18 Agustus 2025, yang mengklaim adanya lowongan kerja besar-besaran di Ramayana, kini terkonfirmasi sebagai informasi palsu alias hoaks.

Unggahan yang telah disukai ratusan pengguna dan menuai puluhan komentar ini berpotensi menjerat banyak calon pelamar yang tidak waspada.

Klaim yang Bikin Tergiur Namun Patut Dicurigai

Akun “lokerindonesia_2025_” membagikan video dengan narasi yang sangat memancing perhatian: "Dibutuhkan secepatnya karyawan Ramayana sebanyak 200 orang."

Takarir postingan tersebut lebih lanjut merinci tawaran yang menggiurkan, seperti gaji Rp 4,5 juta hingga Rp 7 juta per bulan, terbuka untuk pria/wanita tanpa batasan usia, pengalaman dan ijazah tidak diutamakan, disediakan Wi-Fi, serta penempatan disesuaikan domisili.

Posisi yang ditawarkan pun beragam, mulai dari bagian produksi, gudang, SPG, kasir, hingga cleaning service. Pengunggah juga dengan jelas mengarahkan calon pelamar untuk "klik link di bio" untuk detail lebih lanjut.

Saking menggiurkannya, hingga Jumat, 29 Agustus 2025, unggahan tersebut telah disukai oleh lebih dari 400 pengguna dan memanen hampir 100 komentar. Angka ini menunjukkan betapa masifnya penyebaran dan potensi dampak dari informasi hoaks semacam ini.

Bongkar Fakta: Modus Penipuan yang Sudah Akrab

Dikutip dari laman turnbackhoax.id, Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) segera melakukan investigasi terhadap klaim ini, dan hasilnya sangat mengkhawatirkan:

Baca Juga: CEK FAKTA: Lowongan Kerja Pegadaian 2025

Tautan Phishing dan Jejak Telegram:

Langkah pertama yang dilakukan tim adalah mengakses tautan yang tertera di bio akun “lokerindonesia_2025_”. Hasilnya? Tautan tersebut tidak mengarah ke situs resmi Ramayana. Sebaliknya, pengguna dihadapkan pada laman yang meminta pengisian data pribadi seperti nama lengkap dan asal provinsi.

Setelah itu, modus klasik penipuan lowongan kerja berlanjut dengan instruksi untuk masuk ke akun Telegram. Pola ini sangat umum dalam skema penipuan yang bertujuan mengumpulkan data pribadi atau menyebarkan informasi palsu lebih lanjut.

Perbedaan Mencolok dengan Prosedur Resmi Ramayana:

Pencarian dengan kata kunci "lowongan kerja Ramayana Department Store" mengarahkan pada unggahan akun Instagram "lokermakassarsahabat" pada Maret 2025.

Saat itu, Ramayana memang membuka lowongan, namun hanya untuk posisi kepala kasir. Syaratnya pun jelas mencantumkan persyaratan pendidikan dan tidak menyebutkan nominal gaji maupun tidak adanya batasan usia, yang sangat berbeda dengan klaim akun penipu.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?