Prospek EMAS: Saham Anak Usaha Merdeka Copper Gold (MDKA) Resmi IPO

M Nurhadi

Kamis, 11 September 2025 | 06:00 WIB
Prospek EMAS: Saham Anak Usaha Merdeka Copper Gold (MDKA) Resmi IPO
Ilustrasi pekerja Merdeka Gold Resources (EMAS) [Ist]
Baca 10 detik
  • EMAS IPO, target dana Rp2,9-Rp4,9 triliun.
  • Dana IPO untuk proyek tambang emas Pani.
  • Perusahaan masih rugi dan belum beroperasi komersial.

Suara.com - Anak usaha Merdeka Copper Gold (MDKA), Merdeka Gold Resources (EMAS), segera melaksanakan Penawaran Umum Perdana (IPO) untuk menggalang dana bagi pengembangan proyek tambang emasnya.

Dalam IPO ini, EMAS menawarkan hingga 1,6 miliar saham baru atau setara 10% dari total saham perusahaan.

Dengan rentang harga antara Rp1.800 hingga Rp3.020 per lembar, EMAS menargetkan perolehan dana sekitar Rp2,9–Rp4,9 triliun, yang akan memberikan valuasi perusahaan sekitar Rp29–Rp49 triliun.

Dana hasil IPO ini akan dialokasikan untuk beberapa keperluan utama:

  • Rp328,4 miliar akan menjadi setoran modal ke PT Pani Bersama Tambang.
  • Rp328,4 miliar akan diberikan sebagai pinjaman kepada PT Puncak Emas Tani Sejahtera.
  • Sisanya akan digunakan untuk pelunasan utang lebih awal kepada MDKA.

Potensi Proyek Emas Pani dan Rencana Pengembangan

EMAS merupakan perusahaan yang fokus pada pengembangan proyek emas Pani di Gorontalo, dengan total area pertambangan seluas 14.670 hektare.

Hingga tahun 2024, proyek ini diperkirakan memiliki sumber daya mineral sebesar 292,4 juta ton bijih yang mengandung 7 juta troy ounce emas, serta cadangan sebesar 77,5 juta ton bijih yang mengandung 1,9 juta troy ounce emas.

Tambang ini diperkirakan memiliki umur operasional hingga 2041, dengan proyeksi puncak produksi mencapai 500 ribu troy ounce per tahun pada 2033.

Saat ini, EMAS masih dalam tahap pembangunan fasilitas pengolahan dengan metode heap leach, dan belum memulai operasi komersial.

baca juga

Hingga 30 Juni 2025, progres pembangunan fasilitas tersebut telah mencapai 67%, dengan target penyelesaian mekanikal pada November 2025 dan commissioning pada Desember 2025.

Ke depannya, EMAS memiliki rencana bertahap untuk meningkatkan kapasitas produksi:

2025–2026: Pembangunan fasilitas heap leach berkapasitas 7 juta ton per tahun dengan target produksi 145 ribu troy ounce emas per tahun.

2027–2029: Pembangunan fasilitas carbon–in–leach (CIL) berkapasitas 7,5 juta ton per tahun, dengan target produksi 355 ribu troy ounce emas per tahun.

2029–2032: Peningkatan kapasitas fasilitas CIL menjadi 12 juta ton per tahun, yang akan mendongkrak target produksi emas menjadi 500 ribu troy ounce per tahun.

Kombinasi dari kedua fasilitas ini diharapkan dapat mencapai total kapasitas pemrosesan 19 juta ton per tahun dan potensi produksi emas hingga 500 ribu troy ounce per tahun pada 2033.

Struktur Saham dan Valuasi Setelah IPO

Setelah IPO, struktur kepemilikan saham EMAS akan berubah menjadi: MDKA (56,5%), saham treasury (9%), dan masyarakat (34,5%).

Porsi kepemilikan masyarakat ini mencakup saham baru yang ditawarkan dalam IPO, serta kepemilikan oleh beberapa individu, termasuk Winato Kartono (8,36%) dan Garibaldi Thohir (5,6%).

Valuasi EMAS setelah IPO diperkirakan berada pada rasio P/BV (Price-to-Book Value) sekitar 4–5,3x, berdasarkan laporan keuangan kuartal I 2025.

Perhitungan P/E (Price-to-Earning) tidak dapat dilakukan karena EMAS masih mencatat kerugian bersih selama tiga tahun terakhir.

Kinerja Keuangan dan Poin Penting untuk Investor

Secara finansial, EMAS mencatatkan pendapatan sebesar $1,7 juta dengan rugi bersih $12,7 juta pada tahun 2024. Pada kuartal I 2025, pendapatan nihil dan kerugian bersih mencapai $9,2 juta.

Perusahaan saat ini hanya mengoperasikan segmen jasa penunjang pertambangan, sedangkan segmen pertambangan dan pengolahan masih belum beroperasi secara komersial. Tidak adanya pendapatan pada kuartal I 2025 disebabkan oleh akuisisi PT Puncak Emas Tani Sejahtera.

Menurut analisis Stockbit Sekuritas, saham EMAS dinilai paling premium di antara emiten tambang emas murni jika dilihat dari rasio EV/Reserves, tetapi tidak demikian jika menggunakan rasio EV/Resources.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Berbalik Rebound di Sesi I, Apa Pemicunya?

IHSG Berbalik Rebound di Sesi I, Apa Pemicunya?

Bisnis | Rabu, 10 September 2025 | 12:38 WIB

IHSG Rebound Awal Sesi, Tapi Reshuffle Kabinet Ancam Pelemahan

IHSG Rebound Awal Sesi, Tapi Reshuffle Kabinet Ancam Pelemahan

Bisnis | Rabu, 10 September 2025 | 09:12 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Lebih Murah Sebesar Rp 2.074.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Lebih Murah Sebesar Rp 2.074.000 per Gram

Bisnis | Rabu, 10 September 2025 | 08:50 WIB

Saham Perbankan Rontok Setelah Sri Mulyani Dicopot, OJK Minta Investor Tidak Panik

Saham Perbankan Rontok Setelah Sri Mulyani Dicopot, OJK Minta Investor Tidak Panik

Bisnis | Selasa, 09 September 2025 | 20:26 WIB

IHSG Merosot 1,78 Persen, Reshuffle Kabinet Bikin Investor Waspada

IHSG Merosot 1,78 Persen, Reshuffle Kabinet Bikin Investor Waspada

Bisnis | Selasa, 09 September 2025 | 16:56 WIB

Waspada! Kenali Ciri-ciri Penipuan Produk Emas Logam Mulia Secara Online

Waspada! Kenali Ciri-ciri Penipuan Produk Emas Logam Mulia Secara Online

Bisnis | Selasa, 09 September 2025 | 16:35 WIB

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×