Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Organisasi Internasional Sebut AI Bakal Jadi Penolong Ekonomi Dunia Bisa Tumbuh Tinggi

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Rabu, 24 September 2025 | 13:58 WIB
Organisasi Internasional Sebut AI Bakal Jadi Penolong Ekonomi Dunia Bisa Tumbuh Tinggi
Ilustrasi artificial intelligence. (Freepik)
baca 10 detik
  •    OECD meramal ekonomi dunia tumbuh lebih tinggi dari perkiraan

  •    Ekonomi Indonesia diproyeksikan menguat menjadi 4,9 persen tahun 2025

  •    Pertumbuhan global terdorong investasi AI dan belanja Tiongkok

Suara.com - Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) meramal ekonomi dunia akan tumbuh lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya tahun ini. Lantaran, meredam guncangan tarif Presiden AS Donald Trump yang membuat ekonomi dunia bisa pulih.

Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan yang berbasis di Paris tersebut telah memangkas proyeksinya dari 3,1 persen menjadi 2,9 persen, yang pada saat itu memperingatkan bahwa tarif Trump akan menghambat ekonomi dunia.

"Namun (dampaknya) semakin terlihat dalam pilihan pengeluaran, pasar tenaga kerja, dan harga konsumen," kata laporan tersebut dikutip dari Japan Today, Rabu (24/9/2025).

The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) [Shutterstock]
The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) [Shutterstock]

Sedangkan pertumbuhan ekonomi Indonesia juga diperkirakan akan menguat. Dalam laporan bertajuk OECD Economic Outlook – Interim Report September 2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan mencapai 4,9 persen pada tahun 2025.

Angka tersebut lebih tinggi 0,2 poin persentase dibandingkan laporan sebelumnya yang dirilis pada Juni 2025. Sementara untuk 2026, OECD memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 4,9 persen, naik 0,1 poin persentase dari proyeksi sebelumnya. 

Selain itu, OECD menilai perekonomian juga mendapat dorongan dari investasi terkait AI yang kuat di Amerika Serikat. Lalu tingginya  belanja pemerintah di China.

"Dampak penuh dari kenaikan tarif belum terasa dengan banyak perubahan yang diterapkan secara bertahap dari waktu ke waktu dan perusahaan-perusahaan pada awalnya menyerap sebagian kenaikan tarif melalui margin (keuntungan)," kata Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD).

OECD juga memperingatkan bahwa inflasi dapat meningkat seiring dengan kenaikan harga pangan, ketegangan geopolitik yang mendorong harga energi lebih tinggi, dan perusahaan mulai membebankan biaya tarif yang lebih tinggi kepada konsumen.

Kekhawatiran lainnya termasuk tingginya tingkat utang publik serta risiko terhadap pasar keuangan.

baca juga

"Di sisi positifnya, pengurangan pembatasan perdagangan atau pengembangan dan adopsi teknologi kecerdasan buatan yang lebih cepat dapat memperkuat prospek pertumbuhan," katanya.

Namun, OECD memperingatkan bahwa pertumbuhan di negara dengan ekonomi terbesar di dunia ini diperkirakan akan melambat karena tarif yang lebih tinggi. Hal ini membuat semakin berlaku dan ketidakpastian kebijakan tetap tinggi.

Selain itu, OECD menaikkan prospek pertumbuhan negara-negara ekonomi utama lainnya: menjadi 4,9 persen di Tiongkok, 1,2 persen di zona euro, dan 1,1 persen di Jepang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Program DigiHack Telkom Makin Diminati, 256 Tim Siap Adu Inovasi Berbasis AI

Program DigiHack Telkom Makin Diminati, 256 Tim Siap Adu Inovasi Berbasis AI

Bisnis | Rabu, 24 September 2025 | 11:07 WIB

IHSG Sempat 'Kesenggol', tapi Pakar Bilang Masih Ada Sinyal Bangkit Hari Ini

IHSG Sempat 'Kesenggol', tapi Pakar Bilang Masih Ada Sinyal Bangkit Hari Ini

Bisnis | Selasa, 23 September 2025 | 12:52 WIB

BI Sebut Ekonomi Indonesia Hanya Sanggup Tumbuh 5,1 Persen Tahun Ini

BI Sebut Ekonomi Indonesia Hanya Sanggup Tumbuh 5,1 Persen Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 23 September 2025 | 12:41 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×