Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Jor-joran Bangun Jalan Tol, Buat Operator Buntung: Pendapatan Seret, Pemeliharaan Terancam

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 24 September 2025 | 16:49 WIB
Jor-joran Bangun Jalan Tol, Buat Operator Buntung: Pendapatan Seret, Pemeliharaan Terancam
Ilsutrasi. Di balik masifnya pembangunan jalan tol selama satu dekade terakhir, ternyata ada 21 ruas tol yang membuat operatornya "boncos" alias merugi parah. Volume kendaraan yang melintas sangat sepi, jauh di bawah target. Foto ist.
  • Ambisi pemerintah membangun jalan tol besar-besaran kini menyisakan masalah serius. Menurut Menteri PU Dody Hanggodo, 21 ruas tol mengalami kerugian parah karena volume kendaraan yang melintas di bawah 50% dari target.
  • Rendahnya trafik kendaraan di ruas-ruas tol ini membuat pendapatan tidak sebanding dengan biaya operasional. Akibatnya, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) kesulitan membiayai pemeliharaan, yang berpotensi menurunkan kualitas pelayanan minimal.
  • Sejumlah nama besar BUMN seperti Jasa Marga, Hutama Karya, dan Waskita Karya masuk dalam daftar operator yang merugi. Ini menjadi sinyal bahwa meski pembangunan infrastruktur tampak masif, strategi pemasaran dan perencanaan lalu lintasnya masih perlu dievaluasi.

Suara.com - Sebuah fakta mengejutkan terungkap. Di balik masifnya pembangunan jalan tol selama satu dekade terakhir, ternyata ada 21 ruas tol yang membuat operatornya "boncos" alias merugi parah. Volume kendaraan yang melintas sangat sepi, jauh di bawah target.

Hal ini diungkap langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo. Menurut Dody, realisasi lalu lintas di 21 ruas tol tersebut masih berada di bawah 50% dari asumsi awal yang tertuang dalam perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT).

"Izinkan kami menyampaikan bahwa masih ada beberapa badan usaha jalan tol yang realisasi volume lalu lintas atau trafiknya jauh lebih rendah daripada yang kami asumsikan dalam perjanjian pengusahaan jalan tol," jelas Dody dalam Rapat Panja bersama Komisi V DPR RI, Rabu (24/9/2025).

Akibat sepinya pengguna, pendapatan yang diperoleh operator jalan tol tidak sebanding dengan biaya operasional dan pemeliharaan. Kondisi ini bisa berujung pada menurunnya kualitas pelayanan. Dody menambahkan, operator akan kesulitan memenuhi standar minimal pelayanan (SPM) yang sudah ditetapkan, karena tidak ada dana yang memadai.

“Pendapatan tol tidak tercapai dan BUJT mengalami kesulitan membiayai pemeliharaannya sehingga pemenuhan SPM pun tidak bisa optimal,” ujarnya.

Daftar 21 ruas tol yang merugi ini dikelola oleh sejumlah perusahaan, termasuk Jasamarga, Hutama Karya, Waskita, dan Wijaya Karya. Ruas-ruas ini tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Tol Bitung-Manado, Tol Serang-Panimbang, hingga ruas-ruas tol di Sumatra seperti Sigli-Banda Aceh dan Kuala Tanjung-Tebing Tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kerugian Garuda Indonesia Terbang Tinggi, Bengkak Rp2,42 Triliun

Kerugian Garuda Indonesia Terbang Tinggi, Bengkak Rp2,42 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 September 2025 | 13:25 WIB

Macet TB Simatupang Berkurang! Tol FatmawatiPondok Indah Tetap Gratis sampai Oktober

Macet TB Simatupang Berkurang! Tol FatmawatiPondok Indah Tetap Gratis sampai Oktober

News | Rabu, 24 September 2025 | 12:30 WIB

Pernyataan Terkini Kejagung Soal Dugaan Korupsi Tol Cawang-Pluit Seret Anak 'Raja Tol' Jusuf Hamka

Pernyataan Terkini Kejagung Soal Dugaan Korupsi Tol Cawang-Pluit Seret Anak 'Raja Tol' Jusuf Hamka

News | Kamis, 18 September 2025 | 18:54 WIB

Terkini

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:31 WIB

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:14 WIB

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:58 WIB

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:48 WIB

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:36 WIB

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:31 WIB

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:26 WIB

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:19 WIB

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:14 WIB

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:04 WIB