Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.830

The Fed Pangkas Suku Bunga! Ini Imbasnya ke Ekonomi Indonesia

M Nurhadi

Jum'at, 03 Oktober 2025 | 06:27 WIB
The Fed Pangkas Suku Bunga! Ini Imbasnya ke Ekonomi Indonesia
Nilai tukar dolar AS dan IDR [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Pasar global menguat setelah The Fed memangkas suku bunga acuan (FFR) sebesar 25 bps menjadi 4,00%–4,25%, mengisyaratkan dua pemotongan lagi di 2025.
  • Di Indonesia, BI ikut memotong 7DRR menjadi 4,75%. Meskipun IHSG naik 3%, investor asing mencatat outflow besar-besaran (terutama di obligasi US$2,5 Miliar), mendorong kepemilikan asing pada obligasi negara ke level terendah sejak 2008.

Suara.com - Pasar keuangan global menutup bulan dengan catatan positif setelah Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) melakukan pemotongan suku bunga pertamanya dalam siklus kebijakan moneter saat ini.

Keputusan ini, ditambah kebijakan domestik yang longgar, memberikan dorongan berbeda pada pasar global dan Indonesia.

The Fed Pangkas Suku Bunga, Isyaratkan Pelonggaran Bertahap

The Fed memangkas suku bunga Federal Funds Rate (FFR) sebesar 25 basis poin (bps), menurunkannya ke kisaran 4,00%–4,25%.

Ketua The Fed, Jerome Powell, menegaskan bahwa kebijakan moneter tidak berada di jalur yang ditetapkan sebelumnya, tetapi proyeksi ekonomi terbaru (Summary of Economic Projections/SEP) mengisyaratkan jalur pelonggaran bertahap.

SEP merevisi turun median FFR 2025 menjadi 3,50%–3,75%, yang berarti The Fed diperkirakan akan memotong suku bunga dua kali lagi pada tahun ini dan melanjutkan pelonggaran hingga 2027–2028.

Data ketenagakerjaan dan manufaktur yang lebih lunak pada awal bulan memperkuat ekspektasi pelonggaran ini, meskipun kekhawatiran fiskal dan geopolitik menjelang akhir bulan sedikit meredam selera risiko.

Respons pasar global terhadap langkah The Fed:

  • Ekuitas (Saham): Pasar utama negara maju (DM) menguat, dipimpin oleh S&P 500, Jepang, dan Kanada. Sementara itu, pasar negara berkembang (EM) bergerak terpolarisasi; Korea dan Hong Kong unggul, namun ASEAN tertinggal.
  • Obligasi & Dolar: Yield obligasi Pemerintah AS tenor 10 tahun (UST 10Y) turun 8 bps ke 4,15%, dan Indeks Dolar AS (DXY) berakhir relatif datar.
     

Sejalan dengan tren global, Bank Indonesia (BI) juga melakukan pelonggaran kebijakan. BI memotong 7 Day Reverse Repo Rate (7DRR) sebesar 25 bps menjadi 4,75% dan Deposit Facility sebesar 50 bps menjadi 3,75%. BI juga melonggarkan likuiditas dengan mengurangi penerbitan Sertifikat Bank Indonesia (SRBI).

baca juga

Di sisi fiskal, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyuntikkan dana sebesar Rp200 triliun ke bank-bank negara.

Selain itu, Kemenkeu dan BI meluncurkan kerangka kerja burden-sharing yang direvisi. Langkah signifikan lainnya adalah peluncuran Patriot Bonds oleh Danantara, yang berhasil kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga mencapai Rp50 triliun.

Meskipun sentimen kebijakan domestik positif, pasar modal Indonesia menghadapi tekanan serius dari investor asing:

IHSG berhasil naik 3% secara bulanan (month-on-month), namun saham-saham berkapitalisasi besar (large caps) tertinggal.

Total outflow asing mencapai US$602 juta di pasar saham dan US$2,5 miliar di pasar obligasi.

Outflow ini mendorong tingkat kepemilikan asing di pasar saham ke level terendah sejak 2011 dan di Obligasi Pemerintah Indonesia (GOI) ke level terendah sejak 2008.
 

Penurunan Valuasi dan Proyeksi Pendapatan
 

Kondisi pasar ini tercermin dalam valuasi saham. Konsensus laba tahun fiskal 2025 (FY25F earnings) direvisi turun sebesar 1,8% secara bulanan, dengan sektor-sektor siklikal memimpin penurunan. Sementara itu, valuasi pasar secara keseluruhan mengalami de-rating sebesar 5% secara bulanan, menjadikan rasio Price-to-Earnings (P/E) ke depan satu tahun berada di 10,4 kali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inflasi Tembus 0,18 Persen, Bank Indonesia : Kenaikan Harga Emas Jadi Biang Kerok

Inflasi Tembus 0,18 Persen, Bank Indonesia : Kenaikan Harga Emas Jadi Biang Kerok

Bisnis | Kamis, 02 Oktober 2025 | 13:41 WIB

Neraca Dagang Surplus Terus Selama 64 Bulan, Bank Indonesia : Ekonomi Indonesia Makin Kuat

Neraca Dagang Surplus Terus Selama 64 Bulan, Bank Indonesia : Ekonomi Indonesia Makin Kuat

Bisnis | Kamis, 02 Oktober 2025 | 10:33 WIB

Isi Revisi RUU P2SK Baru: Pejabat BI Tidak Bisa Diberhentikan, Kecuali Gara-gara Ini

Isi Revisi RUU P2SK Baru: Pejabat BI Tidak Bisa Diberhentikan, Kecuali Gara-gara Ini

Bisnis | Kamis, 02 Oktober 2025 | 09:22 WIB

Terkini

Bantu Pemulihan Gempa NTT, BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah

Bantu Pemulihan Gempa NTT, BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah

Bogor | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Sejarah Pacu Jalur, dari Alat Transportasi hingga Perayaan Ultah Ratu Belanda

Sejarah Pacu Jalur, dari Alat Transportasi hingga Perayaan Ultah Ratu Belanda

Riau | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:25 WIB

LG Perluas Pasar WashTower, Gandeng Dealer untuk Kenalkan Teknologi Mesin Cuci Berbasis AI

LG Perluas Pasar WashTower, Gandeng Dealer untuk Kenalkan Teknologi Mesin Cuci Berbasis AI

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:23 WIB

BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum

BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum

Surakarta | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:22 WIB

BRI Salurkan Bantuan dan Bangun Posko BRI Peduli Untuk Korban Gempa NTT

BRI Salurkan Bantuan dan Bangun Posko BRI Peduli Untuk Korban Gempa NTT

Sumbar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:21 WIB

BRI Pastikan Bantuan Korban Gempa NTT Tepat Sasaran Lewat Posko BRI Peduli

BRI Pastikan Bantuan Korban Gempa NTT Tepat Sasaran Lewat Posko BRI Peduli

Jogja | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:17 WIB

BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah Terdampak Gempa NTT

BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah Terdampak Gempa NTT

Jawa Tengah | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Lewat Fashion Show Ini, Luka Korban Kekerasan Seksual Diterjemahkan ke Dalam Busana

Lewat Fashion Show Ini, Luka Korban Kekerasan Seksual Diterjemahkan ke Dalam Busana

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:13 WIB

RAPBN 2027: Pemerintah Siapkan Insentif Pajak Rp 632 Triliun, Tertinggi Sejak 2022

RAPBN 2027: Pemerintah Siapkan Insentif Pajak Rp 632 Triliun, Tertinggi Sejak 2022

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:12 WIB

BRI Hadir untuk Korban Gempa NTT, Bangun Posko Logistik BRI Peduli

BRI Hadir untuk Korban Gempa NTT, Bangun Posko Logistik BRI Peduli

Jatim | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:10 WIB

×