Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Kejar Amerika soal Listrik Panas Bumi, Bahlil Targetkan 500 MW Terpasang di 2027

Liberty Jemadu, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Sabtu, 11 Oktober 2025 | 13:30 WIB
Kejar Amerika soal Listrik Panas Bumi, Bahlil Targetkan 500 MW Terpasang di 2027
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pada Jumat (10/10/2025) mengatakan listrik panas Bumi Indonesia akan terus ditingkatkan untuk menjadi yang nomor satu di dunia mengalahkan Amerika Serikat. [Antara]
  • Indonesia memiliki kapasitas terpasang listrik panas bumi sebesar 2.744 megawatt (MW).
  • Indonesia hanya berada di bawah Amerika Serikat yang memiliki 3.937 MW listrik dari panas bumi.
  • Bahlil juga akan mempercepat izin pengembangan PLTP dari setahun menjadi 3 bulan.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menargetkan penambahan kapasitas listrik dari panas bumi sebesar 500 mega watt (MG) pada 2027.

Dalam pidatonya pada agenda Indonesia Internasional Sustainability Forum Bahlil mengungkap ambisinya untuk membawa Indonesia mengalahkan Amerika Serikat sebagai penghasil listrik panas bumi terbesar di dunia.

"Indonesia salah satu negara yang mempunyai kekayaan sumber daya alam energi terbarukan yang tidak kalah dengan negara lain. Panas bumi, contohnya, kita nomor dua di dunia. Nomor pertama di Amerika. Target kami 2027, kami akan menghasilkan kurang lebih sekitar 500 MW dari panas bumi," kata Bahlil di JCC, Jakarta, Jumat (10/10/2025).

Sebagai negara produsen listrik panas bumi terbesar kedua dunia, Indonesia memiliki kapasitas terpasang sebesar 2.744 megawatt (MW). Indonesia hanya berada di bawah Amerika Serikat yang memiliki 3.937 MW listrik dari panas bumi.

Selain itu Bahlil juga mengatakan akan mempercepat izin pengembangan PLTP, dari yang biasanya membutuhkan durasi setahun menjadi tiga bulan.

“Panas bumi itu izinnya bisa sampai 1 tahun enggak selesai-selesai. Tetapi, sekarang kami sudah mulai ubah, cukup tiga bulan sudah selesai,” kata dia.

Pemangkasan durasi tersebut ditempuh melalui penyederhanaan regulasi, penyederhanaan proses tender, dan hal lain.

Bahlil juga merinci sejumlah sumber energi terbarukan yang potensial, selain panas bumi. Contohnya seperti angin dan laut. Dia pun mengungkap hingga 2025, dari 100.000 megawatt total energi yang dihasilkan, 14-15 di persen di antaranya bersumber dari energi terbarukan.

"Nah, ke depan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) tahun 2025 sampai dengan 2034 kita mengalokasikan 69,5 giga watt untuk energi terbarukan," ujar Bahlil.

Untuk itu Bahlil berharap, negara sahabat maupun investor dari luar negeri untuk tidak meragukan komitmen Indonesia dalam upaya mendorong energi terbarukan.

"RUPTL kita sudah sahkan. Silahkan sekarang ikut mengambil bagian. Kita mengundang investor untuk masuk. Kita mendorong karena energi baru terbarukan ini lokasinya di daerah-daerah yang memang jaringannya belum ada." tutup Bahlil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Akui Bahas Tambang dengan Muhammadiyah: Sedikit Saja

Bahlil Akui Bahas Tambang dengan Muhammadiyah: Sedikit Saja

Bisnis | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 12:43 WIB

Bahlil Izinkan Rakyat Kelola 45 Ribu Sumur Minyak: Dorong Kemandirian Daerah

Bahlil Izinkan Rakyat Kelola 45 Ribu Sumur Minyak: Dorong Kemandirian Daerah

Video | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 11:00 WIB

Kementerian ESDM Tunggu Hasil Audit Sebelum Tindak Lanjuti Insiden GBC

Kementerian ESDM Tunggu Hasil Audit Sebelum Tindak Lanjuti Insiden GBC

Bisnis | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 18:34 WIB

Indonesia Tambah Kepemilikan Saham Freeport, Bayar atau Gratis?

Indonesia Tambah Kepemilikan Saham Freeport, Bayar atau Gratis?

Bisnis | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 18:23 WIB

Bahlil Bertemu Purbaya, Tagih Pembayaran Kompensasi Listrik dan BBM

Bahlil Bertemu Purbaya, Tagih Pembayaran Kompensasi Listrik dan BBM

Bisnis | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 15:58 WIB

Terkini

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:24 WIB

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:09 WIB

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:07 WIB

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:01 WIB

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:52 WIB

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:48 WIB

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:47 WIB

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:44 WIB

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:18 WIB

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:00 WIB