Drama Saham DADA: Dari Terbang 1500 Persen ke ARB Berjamaah, Apa Penyebabnya?

M Nurhadi

Senin, 13 Oktober 2025 | 19:31 WIB
Drama Saham DADA: Dari Terbang 1500 Persen ke ARB Berjamaah, Apa Penyebabnya?
Ilustrasi IHSG

Suara.com - Harga saham PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) terus menyajikan drama ekstrem di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI). Setelah mencatatkan kenaikan fantastis hingga ribuan persen dalam kurun waktu singkat, saham emiten properti ini kini terperosok dalam jurang Auto Rejection Bawah (ARB) selama dua hari berturut-turut.

Volatilitas super tinggi ini dipicu oleh dua faktor kontradiktif: keputusan regulator yang menguntungkan dan serangkaian rumor akuisisi bombastis.

Pada penutupan perdagangan Senin (13/10/2025), saham DADA ambruk 14,47% atau batas maksimal ARB, menetap di level Rp130 per unit.

Nilai transaksi hari itu tercatat mencapai Rp13,63 miliar. Kondisi ini diperburuk dengan adanya antrean jual (di kolom offer) yang mencapai 6,93 juta lot, atau setara dengan nilai Rp90,12 miliar, menandakan derasnya tekanan jual yang belum terserap oleh pasar. Kapitalisasi pasar (market cap) DADA saat ini berada di angka Rp966 miliar.

Katalis Utama: Bebas dari Jerat Papan Pemantauan Khusus

Aksi jual masif yang terjadi saat ini merupakan koreksi tajam setelah DADA sempat mencapai puncak harga di level Rp240 per unit pada Jumat (10/10) pekan lalu.

Puncak euforia tersebut terjadi tak lama setelah BEI mengumumkan pencabutan status DADA dari Papan Pemantauan Khusus atau skema Full Call Auction (FCA).

Sebelumnya, DADA terperangkap di papan FCA selama berbulan-bulan akibat dua kondisi fundamental yang mengkhawatirkan: harga rata-rata sahamnya yang bertahan di bawah Rp51 dan likuiditas yang sangat rendah (nilai transaksi harian rata-rata di bawah Rp5 juta).

Saham DADA bahkan sempat terpuruk hingga menyentuh Rp4 per unit pada Maret-April 2024. Keluarnya DADA dari papan pengawasan ini mengembalikan kepercayaan pasar terhadap likuiditasnya dan memicu rally yang membuat kinerja saham DADA meroket hingga 1.528% sepanjang tahun 2025.

baca juga

Rumor Akuisisi Raksasa Memicu Lonjakan Harga Gila

Lonjakan harga yang mendahului ARB dipicu oleh spekulasi pasar yang kencang berhembus. Rumor paling panas menyebutkan adanya ketertarikan dari investor global sekelas The Vanguard Group dari Amerika Serikat (AS) untuk menanamkan modal di DADA.

Tidak hanya itu, muncul pula kabar burung mengenai rencana akuisisi strategis atau backdoor listing oleh perusahaan properti raksasa dari Jepang, seperti Mitsubishi Estate dan Kajima Corporation.

Kabar-kabar yang beredar di sejumlah media online ini, meskipun tidak berdasar, sukses memicu spekulasi liar, bahkan memproyeksikan harga saham DADA berpotensi melesat hingga Rp230.000 per saham jika akuisisi besar benar-benar terealisasi. 

Lonjakan harga yang didorong spekulasi ini meningkatkan kewaspadaan para analis.

Mereka mengingatkan bahwa rally harga yang terlalu cepat dan tidak didukung oleh fakta material resmi dari perusahaan berisiko diikuti oleh koreksi yang sama besarnya, seperti yang terlihat dalam dua hari terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat ke Level Tertinggi, IHSG Akhirnya Meloyo Karena Sentimen AS-China

Sempat ke Level Tertinggi, IHSG Akhirnya Meloyo Karena Sentimen AS-China

Bisnis | Senin, 13 Oktober 2025 | 16:59 WIB

Akuisisi Tambang di Australia, Begini Nasib Saham Bumi Resources (BUMI)

Akuisisi Tambang di Australia, Begini Nasib Saham Bumi Resources (BUMI)

Bisnis | Senin, 13 Oktober 2025 | 16:45 WIB

Proyek Rp65 Triliun Aguan Mendadak Kehilangan Status Strategis, Saham PANI Anjlok 1.100 Poin

Proyek Rp65 Triliun Aguan Mendadak Kehilangan Status Strategis, Saham PANI Anjlok 1.100 Poin

Bisnis | Senin, 13 Oktober 2025 | 15:43 WIB

Jaya Real Property (JRPT) Siapkan Dana Rp 100 Miliar untuk Buyback Saham

Jaya Real Property (JRPT) Siapkan Dana Rp 100 Miliar untuk Buyback Saham

Bisnis | Senin, 13 Oktober 2025 | 13:08 WIB

IHSG Menguat Tipis di Sesi I, Tarif Trump ke China Jadi Pemicu

IHSG Menguat Tipis di Sesi I, Tarif Trump ke China Jadi Pemicu

Bisnis | Senin, 13 Oktober 2025 | 12:45 WIB

CBRE Punya Hubungan dengan Emiten RAJA? Ini Penjelasan dan Klarifikasinya

CBRE Punya Hubungan dengan Emiten RAJA? Ini Penjelasan dan Klarifikasinya

Bisnis | Senin, 13 Oktober 2025 | 11:30 WIB

Terkini

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:03 WIB

A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia

A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:00 WIB

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:36 WIB

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Malang | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:26 WIB

×