Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.857.000
Beli Rp2.730.000
IHSG 7.541,612
LQ45 735,970
Srikehati 352,397
JII 515,130

"Banyak yang Lobi" Bahlil: Takkan Mundur dari Hilirisasi, Enggan Ulang Sejarah VOC

Dythia Novianty | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Kamis, 16 Oktober 2025 | 07:28 WIB
"Banyak yang Lobi" Bahlil: Takkan Mundur dari Hilirisasi, Enggan Ulang Sejarah VOC
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Jakarta, Rabu (15/10/2025)
  • Bahlil Lahadalia menegaskan tidak akan mundur dari kebijakan hilirisasi karena dianggap penting bagi kedaulatan ekonomi Indonesia.
  • Program hilirisasi terbukti meningkatkan nilai tambah dan produksi emas nasional melalui perusahaan seperti Freeport dan Amman Mineral.
  • Meski mendapat penolakan dari sejumlah pihak, Bahlil menilai hilirisasi harus diteruskan untuk membuka lapangan kerja dan menghentikan pola ekspor mentah seperti era VOC

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut, banyak pihak yang terganggu dengan program hilirisasi sektor pertambangan. 

Dia pun menegaskan tidak akan pernah mundur dari kebijakan itu. 

Sejauh ini, menurut Bahlil, program hilirisasi minerba telah berdampak positif terhadap  perekonomian. 

Dia mencontohkan PT Freeport Indonesia yang mampu memproduksi emas sebanyak 50-60 ton per tahun dari 3 juta konsentrat. 

Sementara dari  PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), mampu menghasilkan 18-20 ton emas dari 900 ribu sampai 1 juta konsentrat. 

"Dulunya ini enggak ada, inilah kekayaan kita yang harus kita kelola secara baik," kata Bahlil. 

Kini pemerintah sedang mendorong hilirisasi bauksit. 

Kompleks Smelter Freeport di Gresik, Jawa Timur. [Foto dok. PT Freeport Indonesia]
Kompleks Smelter Freeport di Gresik, Jawa Timur. [Foto dok. PT Freeport Indonesia]

Ke depan mineral tersebut tidak akan diekspor dalam bentuk barang mentah, melain diolah terlebih dahulu sehingga memberi nilai tambah. 

Namun, Bahlil menyebut sejumlah program hilirisasi diyakininya mendapat pertentangan dari sejumlah pihak. 

Padahal kebijakan itu menurutnya salah satu kunci menciptakan lapangan pekerjaan. 

"Dan percayalah Bapak-Ibu semua, ketika Indonesia mulai menuju kepada jalur yang sudah direncanakan dengan baik, pasti ada yang tidak nyaman. Baik dari kelompok luar, maupun mungkin ada kelompok dari dalam," ujar Bahlil. 

Meski demikian, Bahlil menegaskannya dirinya tidak akan mundur, sebab kebijakan itu menyangkut kedaulatan bangsa. 

Bahlil pun bercerita, sejak program hilirisasi diberlakukan, terdapat sejumlah pihak yang datang kepadanya, meminta agar kebijakan itu dibatalkan. 

"Banyak yang datang lobby ke saya, agar membuka ekspor barang mentah. Saya katakan kalau begini terus, apa bedanya kita pada zaman VOC dengan sekarang," tegasnya. 

Menurutnya, dengan membuka kembali keran ekspor barang mentah mineral, sama dengan sistem perdagangan yang pernah diberlakukan VOC di Indonesia sebelum kemerdekaan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia-Singapura Godok Task Force untuk Realisasikan Ekspor Listrik dan CCS

Indonesia-Singapura Godok Task Force untuk Realisasikan Ekspor Listrik dan CCS

Bisnis | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 14:21 WIB

Senda Gurau Bahlil Singgung Selalu Viral di Media Sosial

Senda Gurau Bahlil Singgung Selalu Viral di Media Sosial

Bisnis | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 13:48 WIB

Kejar Amerika soal Listrik Panas Bumi, Bahlil Targetkan 500 MW Terpasang di 2027

Kejar Amerika soal Listrik Panas Bumi, Bahlil Targetkan 500 MW Terpasang di 2027

Bisnis | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 13:30 WIB

Bahlil Akui Bahas Tambang dengan Muhammadiyah: Sedikit Saja

Bahlil Akui Bahas Tambang dengan Muhammadiyah: Sedikit Saja

Bisnis | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 12:43 WIB

Kementerian ESDM Tunggu Hasil Audit Sebelum Tindak Lanjuti Insiden GBC

Kementerian ESDM Tunggu Hasil Audit Sebelum Tindak Lanjuti Insiden GBC

Bisnis | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 18:34 WIB

Indonesia Tambah Kepemilikan Saham Freeport, Bayar atau Gratis?

Indonesia Tambah Kepemilikan Saham Freeport, Bayar atau Gratis?

Bisnis | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 18:23 WIB

Terkini

BEI Jatuhkan 845 Sanksi ke 494 Perusahaan Emiten Tercatat

BEI Jatuhkan 845 Sanksi ke 494 Perusahaan Emiten Tercatat

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 10:25 WIB

Ekspor 200 Ribu Ton Beras RI ke Malaysia Terganjal: Harga Penawaran Terlalu Murah!

Ekspor 200 Ribu Ton Beras RI ke Malaysia Terganjal: Harga Penawaran Terlalu Murah!

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 10:22 WIB

Dolar AS Ngamuk, Rupiah Makin Ambruk ke Level Rp17.288

Dolar AS Ngamuk, Rupiah Makin Ambruk ke Level Rp17.288

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 09:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp63.750/kg, Daging Sapi Ikut Naik

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp63.750/kg, Daging Sapi Ikut Naik

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 09:50 WIB

Alasan Kuat Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Kursi Dirjen Kemenkeu

Alasan Kuat Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Kursi Dirjen Kemenkeu

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 09:44 WIB

Saling Kunci di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah Tipis ke Level USD 101

Saling Kunci di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah Tipis ke Level USD 101

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 09:30 WIB

Emas Antam Terpeleset Jatuh Lagi, Harganya Tembus Rp 2.805.000/Gram

Emas Antam Terpeleset Jatuh Lagi, Harganya Tembus Rp 2.805.000/Gram

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 09:25 WIB

IHSG Bangkit Menghijau Kamis Pagi, Cek Saham yang Cuan

IHSG Bangkit Menghijau Kamis Pagi, Cek Saham yang Cuan

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 09:19 WIB

9 Daftar Saham RI yang Hanya Dikuasai Segelintir Orang, Jadi Catatan Merah MSCI

9 Daftar Saham RI yang Hanya Dikuasai Segelintir Orang, Jadi Catatan Merah MSCI

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 08:58 WIB

Waspada Vape Bodong! Konsumen Diimbau Pilih Produk Berpita Cukai demi Keamanan

Waspada Vape Bodong! Konsumen Diimbau Pilih Produk Berpita Cukai demi Keamanan

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 08:35 WIB