Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Bahlil Ingin Belajar Produksi Bioenergi Karbon dari Brasil

Liberty Jemadu | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Kamis, 23 Oktober 2025 | 20:11 WIB
Bahlil Ingin Belajar Produksi Bioenergi Karbon dari Brasil
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan pihaknya akan belajar soal pengembangan bioenergi di Brasil. [Antara]
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan akan belajar soal bioenergi dari Brasil.
  • Brasil telah berhasil menjadi negara produsen etanol terbesar kedua di dunia.
  • Kementerian ESDM akan pergi ke Brasil untuk belajar soal pengembangan bioenergi.

Suara.com - Pemerintah Indonesia dan Brasil menekan nota kesepahaman terkait energi dan sumber daya mineral (ESDM) dalam kunjungan Presiden Brasil ke Y.M. Luiz Inácio Lula da Silva ke Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis (23/10/2025).

Dalam prosesi penandatanganan MoU itu, Indonesia diwakili Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sedangkan Brasil diwakili Menteri Pertambangan dan Energi, Y.M. Alexandre Silveira.

Bahlil menjelaskan MoU itu, yang menjadikan bioenergi sebagai isu utama, adalah langkah penting untuk menerjemahkan arahan kedua presiden.

"Penandatanganan MoU hari ini menandai babak baru yang sangat strategis bagi kerja sama Indonesia dan Brasil, kita adalah dua negara besar yang kaya akan sumber daya alam. Ini adalah komitmen untuk mendorong hasil konkret yang saling menguntungkan di sektor energi dan pertambangan." kata Bahlil.

MoU itu mencakup kerja sama yang komprehensif, mulai dari kegiatan hulu dan hilir migas, energi baru dan terbarukan (termasuk bioenergi, surya, dan angin), efisiensi energi, modernisasi jaringan, sumber daya mineral, hingga pengembangan kapasitas SDM.

Bahlil menyebut, Brasil telah berhasil menjadi negara produsen etanol terbesar kedua di dunia. Brasil juga berpengalaman menghasilkan sebagian pasokan listrik yang berasal dari energi rendah karbon. Sejumlah hal itu menurut Bahlil sangat relevan dengan Indonesia.

"Brasil adalah salah satu yang terdepan di dunia dalam hal bioenergi, khususnya etanol, melalui MoU ini, kita akan serius mendorong alih teknologi dan transfer pengalaman mereka untuk mendukung percepatan program bioenergi nasional," ujarnya.

Lebih lanjut Bahlil menerangkan bahwa pihaknya akan melakukan studi ke Brasil, untuk mempelajari keberhasilan negara di Amerika Selatan itu dalam mengembangkan etanol sebagai bahan bakar.

"Sekarang mandatory di negara mereka E30, sudah ada juga yang E100 di beberapa negara bagian. Itu kita akan kolaborasi, kita akan cek ke sana," kata Bahlil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Etanol E10: Bensin Masa Depan Indonesia? Ini yang Perlu Kamu Tahu!

Etanol E10: Bensin Masa Depan Indonesia? Ini yang Perlu Kamu Tahu!

Your Say | Kamis, 23 Oktober 2025 | 10:33 WIB

Tak Semua Mobil Toyota Bisa Gunakan Etanol, Ini yang Harus Diperhatikan

Tak Semua Mobil Toyota Bisa Gunakan Etanol, Ini yang Harus Diperhatikan

Otomotif | Selasa, 21 Oktober 2025 | 16:36 WIB

Pemerintah Siapkan Lahan 1 Juta Ha Kebun Tebu untuk Implementasi BBM Campur Etanol

Pemerintah Siapkan Lahan 1 Juta Ha Kebun Tebu untuk Implementasi BBM Campur Etanol

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 16:11 WIB

3 Risiko BBM Etanol E10 yang Bisa Bikin Jebol Mesin Motor 2-Tak Kesayanganmu

3 Risiko BBM Etanol E10 yang Bisa Bikin Jebol Mesin Motor 2-Tak Kesayanganmu

Otomotif | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 16:27 WIB

Jawab Tegas Langkah Pertamina, BYD Siapkan Mobil yang Aman Tenggak Etanol

Jawab Tegas Langkah Pertamina, BYD Siapkan Mobil yang Aman Tenggak Etanol

Otomotif | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 15:31 WIB

Terkini

Klarifikasi Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematang Siantar: Bukan Bagian BNI

Klarifikasi Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematang Siantar: Bukan Bagian BNI

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 07:29 WIB

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 22:10 WIB

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 20:38 WIB

Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 19:03 WIB

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:09 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:01 WIB

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 17:14 WIB

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 16:36 WIB

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:37 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:32 WIB