Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

Bahlil Apresiasi Stakeholder, Dorong Pemerataan Akses Energi Nasional

Fabiola Febrinastri | RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Selasa, 28 Oktober 2025 | 14:11 WIB
Bahlil Apresiasi Stakeholder, Dorong Pemerataan Akses Energi Nasional
Malam Penganugerahan Penghargaan Subroto 2025 dalam rangka memperingati Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-80 (Dok: ESDM)

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggelar Malam Penganugerahan Penghargaan Subroto 2025 dalam rangka memperingati Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-80. Acara ini menjadi bentuk apresiasi kepada pemerintah pusat dan daerah, badan usaha, serta individu yang menunjukkan kinerja terbaik di sektor energi dan sumber daya mineral.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi pada kemajuan sektor energi selama satu tahun terakhir masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. 

"Semua itu tidak bisa kita capai kalau tanpa bantuan Bapak-Ibu pengusaha. Jadi, saya harus menyampaikan dari lubuk hati yang terdalam, terima kasih atas kontribusi Bapak Ibu," ujar Bahlil di Jakarta, Jumat (24/10/2025).

Menurut Bahlil, capaian sektor energi nasional tidak lepas dari kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Ia menyebutkan, lifting minyak bumi telah mencapai target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar 605 ribu barel per hari (bph). Peningkatan itu, kata dia, merupakan hasil perbaikan regulasi, termasuk pemberian fleksibilitas dalam skema kontrak bagi hasil yang mendorong efisiensi investasi.

Kementerian ESDM juga mengapresiasi langkah pemerintah daerah dalam mendata dan memperbaiki tata kelola sumur minyak rakyat. Tercatat sekitar 45 ribu sumur akan ditata ulang melalui kemitraan dengan UMKM, koperasi, dan BUMD.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi pada kemajuan sektor energi selama satu tahun terakhir masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto (Dok: ESDM)
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi pada kemajuan sektor energi selama satu tahun terakhir masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto (Dok: ESDM)

"Agar mereka bisa mengelola, tapi dengan syarat, lingkungan harus bagus, keselamatan kerja harus bagus. Dan KKKS harus membeli dengan harga ICP 80%. Dengan demikian, rakyat bisa melakukan pekerjaan yang baik. Tanpa harus dibarengi dengan rasa takut," ujar Bahlil.

Misi Pemerataan Energi

Di sektor ketenagalistrikan, Bahlil menugaskan PT PLN (Persero) untuk mempercepat penyediaan listrik bagi 5.700 desa dan 4.400 dusun yang belum teraliri listrik. Program Listrik Desa dan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) menjadi langkah konkret pemerintah untuk pemerataan akses energi.

"Siapa tahu, anak-anak desa-desa ini suatu saat. Mereka yang akan menjadi Presiden Republik Indonesia. Kita tidak pernah tahu. Hidup, tidak ada yang tahu. Jadi, saya pikir, masa 80 tahun Indonesia merdeka masih ada desa yang belum ada listrik. Inilah program-program pro-kerakyatan yang Bapak Presiden harapkan terus kepada kita," tuturnya.

Selain itu, pemerintah tengah menyusun peta jalan pembangunan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya). Targetnya, setiap kelurahan memiliki PLTS berkapasitas 1,5 megawatt. Jika terealisasi di seluruh 70 ribu desa, total kapasitas nasional akan mencapai 100 gigawatt (GW), sesuai arahan Presiden Prabowo.

Bahlil juga memberikan apresiasi kepada badan usaha yang telah berkontribusi terhadap Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). Ia menegaskan pentingnya tanggung jawab terhadap lingkungan di sektor tambang. Ke depan, pemerintah akan memperketat kepatuhan terhadap Jaminan Reklamasi (Jamrek) yang wajib masuk dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan.

Dalam ajang Penghargaan Subroto tahun ini, Kementerian ESDM memberikan penghargaan kepada 71 pemenang dari 52 kategori dan 18 bidang. Penghargaan diberikan kepada pemerintah daerah, badan usaha, dan individu yang dinilai berkontribusi signifikan terhadap pengembangan, penelitian, dan inovasi di bidang energi dan sumber daya mineral.

Pada kesempatan yang sama, Kementerian ESDM juga meluncurkan logo baru bertema “Pancar Dipa.” Logo ini melambangkan energi yang menyinari setiap aspek kehidupan, mencerminkan semangat inovasi, serta visi masa depan pengelolaan energi dan sumber daya mineral Indonesia.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil: Hilirisasi Harus Berkeadilan, Daerah Wajib Dapat Porsi Ekonomi Besar

Bahlil: Hilirisasi Harus Berkeadilan, Daerah Wajib Dapat Porsi Ekonomi Besar

Bisnis | Minggu, 26 Oktober 2025 | 16:38 WIB

Setahun Berjalan, Hilirisasi Kementerian ESDM Dorong Terciptanya 276 Ribu Lapangan Kerja Baru

Setahun Berjalan, Hilirisasi Kementerian ESDM Dorong Terciptanya 276 Ribu Lapangan Kerja Baru

Bisnis | Minggu, 26 Oktober 2025 | 15:25 WIB

ESDM Perkuat Program PLTSa, Biogas, dan Biomassa Demi Wujudkan Transisi Energi Hijau untuk Rakyat

ESDM Perkuat Program PLTSa, Biogas, dan Biomassa Demi Wujudkan Transisi Energi Hijau untuk Rakyat

Bisnis | Sabtu, 25 Oktober 2025 | 21:30 WIB

Kementerian ESDM Tata Kelola Sumur Rakyat, Warga Bisa Menambang Tanpa Takut

Kementerian ESDM Tata Kelola Sumur Rakyat, Warga Bisa Menambang Tanpa Takut

Bisnis | Sabtu, 25 Oktober 2025 | 16:19 WIB

Apresiasi Kinerja Positif & Perkuat Employee Well-being, Pegadaian Sukses Gelar The Gade Fest 2025

Apresiasi Kinerja Positif & Perkuat Employee Well-being, Pegadaian Sukses Gelar The Gade Fest 2025

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2025 | 16:25 WIB

Setahun Berdampak: Listrik Hadir di Pelosok, Warga Merasakan Terangnya Perhatian Negara

Setahun Berdampak: Listrik Hadir di Pelosok, Warga Merasakan Terangnya Perhatian Negara

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2025 | 15:50 WIB

Terkini

Pasar Lagi Goyang, Awas Emosi Bikin Cuan Melayang!

Pasar Lagi Goyang, Awas Emosi Bikin Cuan Melayang!

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:20 WIB

OCBC Kantongi Laba Bersih Rp1,36 Triliun pada Kuartal I 2026

OCBC Kantongi Laba Bersih Rp1,36 Triliun pada Kuartal I 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:19 WIB

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Brent Tembus 119 Dolar AS

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Brent Tembus 119 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:05 WIB

Lonjakan Harga Pangan Hari Ini: Bawang Merah, Cabai, hingga Telur

Lonjakan Harga Pangan Hari Ini: Bawang Merah, Cabai, hingga Telur

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:54 WIB

Anjlok Lebih Dalam Pagi Ini, Rupiah Terus Cetak Rekor Terburuk

Anjlok Lebih Dalam Pagi Ini, Rupiah Terus Cetak Rekor Terburuk

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:15 WIB

UEA Keluar OPEC: Sinyal Kiamat 'Energi' atau Harga Minyak Dunia Turun?

UEA Keluar OPEC: Sinyal Kiamat 'Energi' atau Harga Minyak Dunia Turun?

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:10 WIB

Kemenperin: Industri Kertas Untung dengan Lemahnya Nilai Tukar Rupiah

Kemenperin: Industri Kertas Untung dengan Lemahnya Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:04 WIB

Bea Masuk LPG Dihapus, Industri Petrokimia Bersukaria

Bea Masuk LPG Dihapus, Industri Petrokimia Bersukaria

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:58 WIB

Emas Laku Keras, Laba ANTAM Naik 58 Persen di Triwulan I 2026

Emas Laku Keras, Laba ANTAM Naik 58 Persen di Triwulan I 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:52 WIB

Wamenaker: Biaya Membunuh Industri Tembakau Sangat Murah, Tapi...

Wamenaker: Biaya Membunuh Industri Tembakau Sangat Murah, Tapi...

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:46 WIB