Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Waduh, Vietnam Jadi Pesaing Berat Indonesia untuk Dapatkan Calon Investor

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Rabu, 05 November 2025 | 15:22 WIB
Waduh, Vietnam Jadi Pesaing Berat Indonesia untuk Dapatkan Calon Investor
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Citi Indonesia memprediksi tahun 2026 akan menjadi tahun yang menantang bagi investasi di Indonesia.

  • Vietnam menjadi pesaing utama karena reformasi birokrasi dan iklim investasinya lebih menarik.

  • Indonesia perlu memperbaiki iklim investasi dan mengurangi hambatan perdagangan agar mampu menarik lebih banyak FDI

Suara.com - Citibank NA Indonesia (Citi Indonesia) memperkirakan investasi di Indonesia akan menantang di 2026.

Hal ini dikarenakan beberapa negara Asia Tenggara menjadi pesaing Indonesia dalam mendapatkan calon investor

Chief Economist di Citi Indonesia Helmi Arman mengatakan, di tahun 2026 tantangan ekonomi masih cukup besar.

Termasuk dalam meraih Foreign Direct Investment (FDI) atau investasi langsung dari luar negeri.

"Kita perlu lebih banyak kebijakan-kebijakan dalam meraih global FDI itu tahun ini. Karena FDI melambat secara global itu kontraksi," ujarnya saat berbincang dengan Media di Langham Hotel, Rabu (5/12/2025).

Menurut dia, FDI untuk ASEAN masih tumbuh. Apalagi Investasi yang masuk ke ASEAN masih cukup besar.

Chief Economist di Citi Indonesia Helmi Arman saat berbincang dengan Media di Jakarta, Rabu (5/11/2025). [Suara.com/Rina]
Chief Economist di Citi Indonesia Helmi Arman saat berbincang dengan Media di Jakarta, Rabu (5/11/2025). [Suara.com/Rina]

Namun, Indonesia harus berusaha keras dikarenakan Vietnam menjadi kompetitor dalam mendapatkan calon investor.

"Tapi kita ada kompetitor berat. Jadi Vietnam. Sehingga banyak FDI yang masuk ke sana," ucap Helmi Arman.

Dia memaparkan banyaknya investasi yang masuk ke Vietnam dikarenakan birokrasi penanaman modal yang cukup mudah.

Apalagi, ekonomi Vietnam terus mengalami pertumbuhan dibandingkan Indonesia.

"Vietnam ini reformasi strukturalnya jauh lebih kencang dari kita. Dari sisi satu, reformasi birokrasi. Mereka kabinetnya itu diperkecil kemarin bulan Maret. Kementerian dibuat lebih sedikit. Supaya koordinasinya bagus," jelasnya.

Dia pun menyarankan agar Indonesia terus memperbaiki iklim investasinya.

Salah satunya mengurangi berbagai hambatan di sektor perdagangan.

"Growth nggak akan sustainable kalau investasinya seret. Yang mudah-mudahan setelah konsolidasi politik, kita menunggu fokusnya diarahkan kembali ke reformasi struktural. Misalkan dengan mengurangi berbagai hambatan perdagangan, tambahkan berusaha," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prasasti: Realisasi Investasi Naik Bukti Ekonomi Indonesia Dipandang Positif

Prasasti: Realisasi Investasi Naik Bukti Ekonomi Indonesia Dipandang Positif

Bisnis | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 13:01 WIB

Pemerintah Pede Ekonomi Indonesia Tumbuh 5 Persen, Apa Buktinya?

Pemerintah Pede Ekonomi Indonesia Tumbuh 5 Persen, Apa Buktinya?

Bisnis | Senin, 28 Juli 2025 | 17:20 WIB

Fenomena Rojali dan Rohana Justru Sinyal Positif untuk Ekonomi Indonesia

Fenomena Rojali dan Rohana Justru Sinyal Positif untuk Ekonomi Indonesia

Bisnis | Minggu, 27 Juli 2025 | 12:06 WIB

Ekonomi Indonesia Diramal Membaik, Konsumsi Rumah Tangga Bakal Digenjot

Ekonomi Indonesia Diramal Membaik, Konsumsi Rumah Tangga Bakal Digenjot

Bisnis | Senin, 21 Juli 2025 | 15:19 WIB

Bank Dunia Ramal Ekonomi Indonesia Hanya 4,8 Persen, Lapangan Kerja Makin Sedikit

Bank Dunia Ramal Ekonomi Indonesia Hanya 4,8 Persen, Lapangan Kerja Makin Sedikit

Bisnis | Selasa, 24 Juni 2025 | 07:43 WIB

OECD Ramal Ekonomi Indonesia Merosot 4,7 Persen, Pengangguran Naik Tipis di 2025

OECD Ramal Ekonomi Indonesia Merosot 4,7 Persen, Pengangguran Naik Tipis di 2025

Bisnis | Kamis, 05 Juni 2025 | 07:57 WIB

Terkini

3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?

3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 22:08 WIB

BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal

BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 21:51 WIB

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 20:04 WIB

Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 20:00 WIB

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 19:43 WIB

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:36 WIB

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:28 WIB

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:25 WIB

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:24 WIB

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:17 WIB