Menkeu Purbaya Buka Lowongan Kerja Besar-besaran, Lulusan SMA Bisa Melamar jadi Petugas Bea Cukai

Mohammad Fadil Djailani | Dicky Prastya | Suara.com

Jum'at, 14 November 2025 | 20:29 WIB
Menkeu Purbaya Buka Lowongan Kerja Besar-besaran, Lulusan SMA Bisa Melamar jadi Petugas Bea Cukai
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (Instagram/purbayayudhi_official)
  • Kemenkeu membocorkan rencana rekrutmen CPNS besar-besaran pada tahun 2026. 
  • Menkeu Purbaya mengatakan rekrutmen ini berlaku juga bagi lulusan SMA.
  • Nantinya sebanyak 300 lowongan kerja akan menjadi petugas lapangan Bea Cukai.

Suara.com - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, membocorkan rencana rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) besar-besaran pada tahun 2026. Yang paling menarik, Kemenkeu akan membuka peluang lebar bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Purbaya memastikan, sebanyak 300 lulusan SMA dari seluruh Indonesia akan direkrut secara khusus untuk mengisi posisi sebagai tenaga lapangan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

"Bea Cukai kan perlu tenaga lapangan tuh. Sudah lihat kan kita petugas di mana-mana, sebagian juga karena kurang orang, kita akan rekrut 300 lulusan SMA dari seluruh Indonesia," kata Purbaya saat media briefing di Kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (14/11/2025).

Selain membuka jalur untuk lulusan SMA, Purbaya juga mengonfirmasi bahwa Kemenkeu akan merekrut pegawai yang berasal dari jalur Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN) sebanyak 279 orang.

Dengan adanya dua jalur rekrutmen ini dari lulusan umum (termasuk SMA) dan lulusan kedinasan Purbaya menjamin lowongan kerja CPNS Kemenkeu tahun 2026 akan dibuka secara hybrid. "Saya pikir akan terbuka hybrid. Ada STAN, ada luar STAN," jelasnya.

Rencana rekrutmen ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2025 tentang Rencana Strategis Kemenkeu Tahun 2025-2029. Kebutuhan penambahan pegawai sangat mendesak mengingat proyeksi 5.738 pegawai akan memasuki batas usia pensiun dalam kurun waktu 2025 hingga 2029.

Langkah ini diharapkan dapat mengisi kekosongan pegawai yang selama ini terjadi. Berdasarkan data per 31 Desember 2024, jumlah ASN Kemenkeu tercatat sebanyak 77.055 orang, berkurang 6,56 persen dibandingkan tahun 2019. Dengan adanya rekrutmen hybrid ini, Kemenkeu berusaha mendapatkan talenta terbaik, baik dari jalur akademik terstruktur maupun dari lulusan yang siap menjadi tenaga lapangan di garis depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pajak UMKM 0,5 Persen Bakal Permanen? Purbaya: Tapi Jangan Ngibul-ngibul Omzet!

Pajak UMKM 0,5 Persen Bakal Permanen? Purbaya: Tapi Jangan Ngibul-ngibul Omzet!

Bisnis | Jum'at, 14 November 2025 | 20:18 WIB

Menkeu Purbaya Ungkap Ada K/L yang Balikin Duit Rp3,5 T Gara-Gara Tak Sanggup Belanja!

Menkeu Purbaya Ungkap Ada K/L yang Balikin Duit Rp3,5 T Gara-Gara Tak Sanggup Belanja!

Bisnis | Jum'at, 14 November 2025 | 20:08 WIB

Purbaya Pesimis DJP Bisa Intip Rekening Digital Warga Tahun Depan, Akui Belum Canggih

Purbaya Pesimis DJP Bisa Intip Rekening Digital Warga Tahun Depan, Akui Belum Canggih

Bisnis | Jum'at, 14 November 2025 | 18:42 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB